Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Calhaj Diimbau Tak Bawa Makanan ke Tanah Suci

Haji Haji 2019
Patricia Vicka • 09 Juli 2019 12:04
Yogyakarta: Sebanyak 3.630 calon haji (Calhaj) Daerah Istimewa Yogyakarta mulai berangkat ke tanah suci pada 12 Juli 2019. Para Calhaj diimbau tidak membawa bahan makanan ke tanah suci.
 
Kepala Kantor Kementerian Agama wilayah DIY (Kanwil Kemenag DIY) Edhi Gunawan mengatakan panitia sudah menyiapkan makanan yang memadai untuk para calon haji.
 
"Bahan makanan enggak perlu (dibawa). Karena sudah disiapkan pemerintah," kata Edhi saat acara pamitan haji di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Senin, 8 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada program haji tahun ini, menu makanan yang disiapkan panitia lebih beragam. Tidak hanya menu khas nusantara, panitia turut menyajikan menu khas daerah. Menu makanan ini akan dikirimkan sesuai asal calon haji berasal.
 
Selain bahan makanan, para calhaj diimbau tidak membawa barang-barang yang tidak berhubungan dengan ibadah haji. Barang-barang tersebut di antaranya benda yang mengandung besi seperti gunting serta cairan melebihi 200 ml.
 
"Kami imbau semua calon haji harus disiplin mengikuti aturan termasuk soal bawaan. Biar tidak menyulitkan saat pemeriksaan nanti di tanah suci," tegasnya.
 
Berdasarkan catatan Kemenag Kanwil DIY, ke 3630 calhaj terbagi ke dalam 11 kloter. Keberangkatan calhaj DIY mulai 12-15 Juli 2019. Sementara untuk calhaj kuota tambahan akan berangkat pada 4 Agustus 2019.
 
Calhaj tertua bernama Supiah Moh Awar 96 tahun 3 bulan asal Kembaran Bantul. Sementara Calhaj termuda bernama Glenn Muhammad Ansof Kukuh Wicaksono usia 19 tahun 7 bulan asal Sleman.
 
Seluruh calhaj DIY akan berangkat dari Bandara Adisumarno Boyolali Jawa Tengah. Mereka mulai masuk ke asrama Donohudan, Boyolali Jawa Tengah hari ini.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif