Ilustrasi jemaah haji. Medcom.id/Pythag Kurniati
Ilustrasi jemaah haji. Medcom.id/Pythag Kurniati

Calhaj Embarkasi Surabaya Gelombang Kedua Mulai Diberangkatkan

Haji Haji 2019
Amaluddin • 20 Juli 2019 12:35
Surabaya: Embarkasi Surabaya, Jawa Timur, telah memberangkatkan 17.800 jemaah haji gelombang pertama yang terbagi ke 40 kloter. Masih ada 20.025 jemaah haji gelombang kedua mulai kloter 41 hingga 85 yang akan diberangkatkan.
 
"Mudah-mudahan berjalan lancar dan tertib," kata Sekertaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Jamal, dikonfirmasi, Sabtu, 20 Juli 2019.
 
Pemberangkatan jemaah haji untuk gelombang kedua akan dimulai hari ini, Sabtu. Jika gelombang satu penerbangan dari Bandara Juanda menuju Madinah, gelombang kedua justru dari Bandara Juanda langsung ke Jeddah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jemaah haji gelombang kedua diharuskan mengenakan kain ihrom ketika diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya menuju Bandara Juanda. Hal itu untuk mempermudah jemaah haji ketika mendarat di Jeddah.
 
"Ini demi mempermudah JCH. Jadi sampai Jeddah tidak membuka-buka kopernya lagi," kata Jamal.
 
Jamal mengatakan pemberangkatan jemaah haji gelombang pertama diwarnai beberapa hal. Selain karena sakit, banyak jemaah yang melanggar aturan barang bawaan. "Berbeda dengan kloter akhir yang justru berjalan dengan tertib," ujarnya.
 
Pihaknya terus berupaya mensosialisasikan ke jemaah calon haji (JCH) maupun Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) untuk memahami bentuk barang yang boleh dibawa ke Tanah Suci. Jamal berharap JCH maupun KBIH yang mendampingi betul-betul memerhatikan aturan.
 
"Mudah-mudahan pemberangkatan gelombang kedua tidak tersendat, karena barang bawaan yang bermasalah. Takutnya nanti psikologisnya terganggu," kata Jamal.
 
Pada gelombang pertama mulai kloter 1 hingga 40, tercatat ada 13 calon haji yang mengalami kendala. Sebanyak tujuh calon haji di antaranya karena hamil muda, sehingga keberangkatannya ke Tanah Suci ditunda tahun depan (2020).
 
Enam calon haji sakit dan dirawat di Rumah Sakit Asrama Haji. Dua diantaranya sudah bisa dikembalikan ke Asrama Haji. "Kami bersama KKP akan terus memantau kondisi JCH ini untuk dipastikan benar-benar bisa layak terbang," kata Jamal.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif