Sodiqin dan istri bersiap ibadah haji. Medcom.id/Patricia Vicka
Sodiqin dan istri bersiap ibadah haji. Medcom.id/Patricia Vicka

Tukang Koran Menabung 14 Tahun Demi Berhaji

Haji Haji 2019
Patricia Vicka • 13 Juli 2019 18:09
Sleman: Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit. Pepatah inilah yang dilakukan oleh Sodiqin Zainuddin Sholeh, 53, untuk menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. Pria yang berprofesi sebagai tukang koran ini menyisihkan pendapatannya setiap hari selama 14 tahun.
 
Bapak empat orang anak ini menceritakan kegigihannya dalam menabung. Ia biasa menjajakan koran di Jalan Mangkubumi dekat tugu Yogyakarta sejak pagi buta.
 
"Saya mengambil dan mempersiapkan koran sejak pukul tiga pagi. Mulai menjajakan koran dari pukul 05.00 sampai pukul 09.00," kata Sodiqin ditemui di rumahnya di jalan Onggomertan, Maguwoharjo-Sleman DIY, Sabtu, 13 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sehari penghasilannya tidak lebih dari Rp300 ribu. Terkadang saat sedang sepi orderan ia hanya membawa pulang puluhan ribu saja.
 
Istri Sodikin, Indah Kurniasih Sutikno (33) juga bekerja sebagai tukang koran. Indah biasa menjual koran di dekat Ambarukmo plaza sejak pukul 03.00 hingga 05.00 WIB. Penghasilan yang ia dapatkan pun tidak jauh berbeda dengan sang suami.
 
Keduanya mendisiplinkan diri menabung beberapa puluh ribu dari penghasilannya sejak tahun 2005 demi bisa naik haji.
 
"Kadang sehari nambung cuma bisa Rp5.000. Kadang Rp10.000. Kadang bisa lebih. Yang penting setiap hari selalu disisihkan,"jelas dia.
 
Dalam sebulan uang tabungan itu dapat terkumpul sekitar Rp300.000 hingga Rp500.000. Mereka kemudian menyimpan uang tersebut ke tabungan haji.
 
Agar bisa segera berhaji, Sodiqin terkadang rela untuk makan seadanya. Terkadang ia kerap melewatkan jadwal makan demi menabung. Tekadnya begitu kuat untuk bisa berdoa di depan Ka'bah bersama sang istri.
 
"Saya sering lihat di televisi kalau orang banyak orang mampu yang bisa naik haji karena rajin menabung. Di situ saya berkata dalam hati saya harus bisa juga seperti mereka," tutur Sodiqin.
 
Niat dan kerja kerasnya ini pun berbuah manis. Hasil tabungan haji sudah mencapai Rp60 juta pada 2011. Keduanya pun mendaftarkan diri ke program haji reguler di kantor Kementerian Agama Wilayah Sleman. Kanwil Kemenag Sleman menghubungi mereka di 2018 untuk ikut program Ibadah Haji 2019.
 
Sodiqin dan istri pun mantap untuk menunaikan ibadah haji 2019. Mereka segera mempersiapkan diri salah satunya dengan mengikuti manasik haji, rajin berolahraga dan memeriksakan kesehatan. Tak lupa mereka melakukan syukuran dan pamitan kepada tetangga sekitar.
 
"Tetangga banyak yang kaget begitu tahu saya dan istri mau naik haji. Mereka banyak yang menanyakan bagaimana tips dan resep menabung,"ujarnya sambil terkekeh.
 
Keduanya masuk kelompok terbang kloter 27 SOC yang akan berangkat pada Minggu 14 Juli 2019 sekitar pukul jam 14.00 WIB. Sodiqin berharap usai pulang dari tanah suci, keimanan dan ketakwaan dirinya dan keluarga bertambah.
 
"Semoga rezeki pun lebih melimpah. Semoga kisah saya juga bisa memacu umat muslim lainnya untuk mau menabung demi ke tanah suci,"pungkasnya.

 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif