YOUR FASHION
Cara Menyimpan Tas Branded agar Tampilannya Selalu Baru, Bisa Jadi Investasi Lho!
Yuni Yuli Yanti
Senin 26 Januari 2026 / 09:00
Jakarta: Saat membeli tas mewah, tentu kita berharap tas tersebut awet dan tahan lama selama bertahun-tahun. Tidak seperti barang-barang trendi lainnya, tas branded memiliki nilai tersendiri, bahkan belakangan ini tas tersebut menjadi pilihan tepat untuk investasi.
Namun, harga yang kamu bayarkan untuk tas mewah tidak selalu menjamin masa pakainya. Jika kamu memilih untuk membawa tas branded setiap hari, tas tersebut akan mengalami 'keausan'.
Memang, harga yang mahal menjamin kualitas tertentu, tetapi tas tersebut tetap perlu dirawat agar tahan lama.
Menurut Marisa Tumbuan, Founder Irresistible Bazaar sekaligus Owner toko barang-barang preloved branded, GINGER LUXTHINGS, beberapa tas mewah dengan merek tertentu memiliki nilai jual yang sangat tinggi, sehingga bisa dijadikan investasi, seperti merek Chanel, Louis Vuitton, Dior, YSL, dan Balenciaga.
"Namun, balik lagi ke masing-masing orang. Bagaimana cara dia nyimpen dan pakainya. Kalau cara menyimpan dan merawatnya saja salah, itu bisa mengubah kondisi tasnya," ujar Marisa saat ditemui pada acara Irresistible Bazaar, Kamis (22/1/2026) di BXChange Mall 2, Bintaro, Tangerang Selatan.

(Marisa Tumbuan, Founder Irresistible Bazaar. Foto: Dok. Yuni)
Nah, supaya tas branded favoritmu bisa juga menjadi investasi di kemudian hari, Marisa membagikan cara menyimpan yang tepat. Check this out!
1. Pastikan suhu lemari tidak lembap. Kamu bisa menggunakan silica atau kapur antiserap. Karena udara di Indonesia cenderung lembap, sering kali menyebabkan munculnya jamur yang membuat kondisi tas berubah. Baik kamu sering pakai atau pun tidak sama sekali.
2. Rutin cek dan mengganti silica, misalnya sebulan sekali.
3. Disimpan pada lemaki kaca atau kayu itu sama saja. Yang perlu diperhatikan adalah suhu udara yang baik agar tidak lembap.
Tas branded adalah cerminan gaya dan juga cara kamu menghargai investasi fashion. Dengan mengenali bahan dasar tasmu, kamu bisa memberikan perawatan yang sesuai dan memperpanjang usia pakai secara signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Namun, harga yang kamu bayarkan untuk tas mewah tidak selalu menjamin masa pakainya. Jika kamu memilih untuk membawa tas branded setiap hari, tas tersebut akan mengalami 'keausan'.
Memang, harga yang mahal menjamin kualitas tertentu, tetapi tas tersebut tetap perlu dirawat agar tahan lama.
Menurut Marisa Tumbuan, Founder Irresistible Bazaar sekaligus Owner toko barang-barang preloved branded, GINGER LUXTHINGS, beberapa tas mewah dengan merek tertentu memiliki nilai jual yang sangat tinggi, sehingga bisa dijadikan investasi, seperti merek Chanel, Louis Vuitton, Dior, YSL, dan Balenciaga.
"Namun, balik lagi ke masing-masing orang. Bagaimana cara dia nyimpen dan pakainya. Kalau cara menyimpan dan merawatnya saja salah, itu bisa mengubah kondisi tasnya," ujar Marisa saat ditemui pada acara Irresistible Bazaar, Kamis (22/1/2026) di BXChange Mall 2, Bintaro, Tangerang Selatan.

(Marisa Tumbuan, Founder Irresistible Bazaar. Foto: Dok. Yuni)
Nah, supaya tas branded favoritmu bisa juga menjadi investasi di kemudian hari, Marisa membagikan cara menyimpan yang tepat. Check this out!
1. Pastikan suhu lemari tidak lembap. Kamu bisa menggunakan silica atau kapur antiserap. Karena udara di Indonesia cenderung lembap, sering kali menyebabkan munculnya jamur yang membuat kondisi tas berubah. Baik kamu sering pakai atau pun tidak sama sekali.
2. Rutin cek dan mengganti silica, misalnya sebulan sekali.
3. Disimpan pada lemaki kaca atau kayu itu sama saja. Yang perlu diperhatikan adalah suhu udara yang baik agar tidak lembap.
Tas branded adalah cerminan gaya dan juga cara kamu menghargai investasi fashion. Dengan mengenali bahan dasar tasmu, kamu bisa memberikan perawatan yang sesuai dan memperpanjang usia pakai secara signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)