Tas Hermès. Foto: Instagram/hermes.we.addict
Tas Hermès. Foto: Instagram/hermes.we.addict

Vietnam Akan Melelang Tas Hermès Birkin Milik Taipan untuk Tutupi Kerugian Penipuan

Annisa ayu artanti • 31 Januari 2026 15:17
Ringkasnya gini..
  • Vietnam akan menjual tas Birkin dan yacht milik Truong My Lan untuk ganti rugi penipuan.
  • Aset mewah taipan Vietnam disita negara usai vonis penjara seumur hidup.
  • Skandal keuangan raksasa Vietnam berujung lelang tas Hermès dan kapal pesiar.
Jakarta: Pemerintah Vietnam bersiap melelang sejumlah aset mewah milik taipan Truong My Lan sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara akibat kasus penipuan finansial berskala besar. Di antara aset yang akan dijual, terdapat dua tas Hermès Birkin dan sebuah kapal pesiar mewah.
 
Langkah ini dilakukan setelah Truong My Lan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan diperintahkan mengembalikan dana miliaran dolar yang digelapkan dari sektor perbankan Vietnam.
 
Melansir BBC, Sabtu, 31 Januari 2026, taipan yang tercoreng reputasinya ini menjalani hukuman seumur hidup karena menggelapkan uang dari sebuah bank besar di Vietnam dan telah diperintahkan untuk mengembalikan USD27 miliar (£19 miliar) sebagai ganti rugi.

Badan Penegakan Putusan Sipil Kota Ho Chi Minh mengatakan pekan ini bahwa mereka sedang mencari ahli untuk menilai nilai dua tas Hermès Birkin kulit buaya yang disita dari Truong My Lan, menurut laporan media lokal.
 
Sementara itu, kapal pesiarnya akan dilelang bulan depan dengan harga awal 49,3 miliar dong Vietnam (USD1,9 juta; £1,4 juta).
 
Baca juga: Fashionista, Ini Lho Alasannya Harga Tas Birkin Hermès Dibanderol Sangat Mahal

Hukuman bagi taipan

Truong My Lan dijatuhi hukuman mati pada April 2024 setelah pengadilan memutuskan bahwa ia secara diam-diam mengendalikan Saigon Commercial Bank, bank terbesar kelima di negara itu, dan mengambil pinjaman serta uang tunai selama lebih dari 10 tahun melalui jaringan perusahaan fiktif, dengan total mencapai USD44 miliar.
 
Jaksa penuntut mengatakan USD27 miliar dari jumlah tersebut telah disalahgunakan, dan USD12 miliar dinilai telah digelapkan merupakan salah satu kejahatan keuangan terbesar yang pernah terjadi di dunia.
 
Truong My Lan membantah tuduhan tersebut dan mencoba mengajukan banding atas hukuman matinya, meskipun gagal, namun hukuman tersebut diubah menjadi penjara seumur hidup pada Juni lalu, setelah Vietnam menghapus hukuman mati untuk berbagai kejahatan.
 
Lebih dari 80 orang termasuk suami dan keponakannya diadili bersamanya dan semuanya dinyatakan bersalah.
 
Persidangannya, yang paling dramatis dalam penindakan keras terhadap korupsi di Vietnam, menarik perhatian negara dan dunia.
 
Aset milik taipan tersebut kini menjadi pusat upaya resmi untuk memberikan kompensasi kepada para korbannya dan mengimbangi kerugian miliaran dolar akibat penipuan. Pihak berwenang telah menyita lebih dari 1.200 asetnya, termasuk kepemilikan perusahaan dan real estatnya, menurut laporan media lokal.
 
Minggu ini, Departemen Penegakan Putusan Sipil Kota Ho Chi Minh mengatakan telah menyita beberapa aset Truong My Lan - termasuk dua tas Hermès, pakaian, dan sebuah jam tangan.
 
Selama persidangannya, Truong My Lan berusaha mempertahankan dua tas Hermès miliknya, dengan mengatakan kepada pengadilan bahwa ia membeli salah satunya di Italia dan yang lainnya adalah hadiah dari seorang pengusaha Malaysia. Ia mengatakan ingin meninggalkan tas-tas tersebut sebagai "kenang-kenangan" untuk anak-anak dan cucu-cucunya.
 
Namun, permohonannya ditolak oleh pengadilan, yang memutuskan bahwa tas-tas tersebut diperoleh secara ilegal.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan