YOUR FASHION

Barely There Banget! Sandal Chanel Ini Bikin Semua Garuk Kepala

A. Firdaus
Sabtu 02 Mei 2026 / 11:16
Ringkasnya gini..
  • Dunia fashion memang tak pernah kehabisan cara untuk mencuri perhatian.
  • Sepasang sandal dengan konsep yang tidak biasa.
  • Sandal ini merupakan karya dari direktur artistik Chanel, Matthieu Blazy.
Jakarta: Dunia fashion memang tak pernah kehabisan cara untuk mencuri perhatian. Setiap musim, selalu ada saja desain baru yang memancing rasa kagum sekaligus kebingungan. Kali ini, sorotan datang dari Chanel yang kembali membuat gebrakan lewat koleksi terbarunya. 

Bukan gaun megah atau tas ikonik, melainkan sepasang sandal dengan konsep yang tidak biasa. Desainnya yang sangat minimalis, bahkan membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah ini masih bisa disebut alas kaki? 

Meski terlihat sederhana, justru di situlah letak keunikannya, karena menggabungkan sebuah eksperimen mode, yang mendorong batas antara fungsi dan estetika.

Dalam koleksi Cruise 2026/2027 yang dipresentasikan di Prancis, Chanel memperkenalkan sandal dengan konsep “barely-there” alias nyaris tak terlihat. Pada peragaan tersebut, model berjalan mengenakan sandal yang hanya menampilkan bagian tumit berupa platform tipis, dipadukan dengan tali yang melilit di pergelangan kaki. 
 
Tidak ada struktur jelas yang menopang bagian depan kaki, sehingga jari dan telapak kaki tampak sepenuhnya terbuka, seolah tidak menjadi bagian dari desain sepatu itu sendiri.

Sandal ini merupakan karya dari direktur artistik Chanel, Matthieu Blazy. Ia dikenal lewat sentuhan modern pada desain klasik, termasuk interpretasinya terhadap sepatu cap-toe. Namun, rancangan terbarunya ini dinilai sebagai langkah paling berani, sepanjang kariernya.

Fenomena desain yang ekstrem dan minimalis seperti ini, sebenarnya bukan hal baru di industri mode. Sebelumnya, Mugler juga sempat memicu perbincangan hangat dalam ajang Paris Fashion Week Spring/Summer 2026. Dalam peragaan tersebut, desainer asal Portugal, Miguel Castro Freitas, menampilkan karya bertajuk “Stardust Aphrodite” berupa gaun transparan, dengan detail tindik di area dada model.



Koleksi tersebut menuai beragam reaksi. Sebagian menganggapnya sebagai bentuk keberanian dan eksplorasi artistik yang segar, sementara yang lain menilai desain tersebut terlalu jauh melampaui batas, dan kurang layak secara estetika maupun fungsi.

Hal yang sama juga terjadi pada sandal terbaru Chanel ini. Ada yang menyebutnya sebagai karya jenius yang inovatif, tetapi tidak sedikit pula yang menganggapnya aneh dan tidak praktis, untuk digunakan sehari-hari.

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, sandal ini tetap dirancang dengan tujuan tertentu, yaitu melengkapi gaya resort yang santai dan effortless. Dengan segala keunikannya, bukan tidak mungkin desain ini justru akan menjadi salah satu item fashion paling ramai diperbincangkan, sepanjang tahun 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH