YOUR FASHION

Irsan's 3rd Collection for LAKON Indonesia

Medcom
Senin 11 Oktober 2021 / 19:28
Jakarta: Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, tanggal 9 Oktober 2021 kemarin LAKON Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) menggelar GANTARI, di komplek Candi Prambanan, Jawa Tengah. 

Acara ini dilaksanakan secara hybrid dengan penonton yang sangat terbatas dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, serta ditayangkan secara daring di kanal Instagram dan YouTube Lakon Indonesia serta Kemenparekraf. 

Karena kami ingin agar lebih banyak kalangan yang dapat ikut merayakan Hari Batik Nasional, menjadikan batik benar- benar sebagai suatu kebanggaan karena ini adalah salah satu karya seni yang asli milik bangsa Indonesia.

GANTARI adalah sebuah perjalanan untuk mendalami dan menyempurnakan cerita LAKON Indonesia, sebagai kelanjutan dari Pakaiankoe yang telah digelar pada tanggal 15 November tahun lalu di area SCBD, Jakarta.

Perjalanan ini adalah cerita yang menggambarkan metamorfosa Lakon Indonesia. Melakoni peranannya dalam menggali budaya dan tradisi serta mempertahankan prinsip dasar yang telah diwariskan secara turun-temurun untuk kita semua.

Masih dengan napas yang sama, kali ini LAKON Indonesia mempresentasikan koleksi yang lebih matang dan lebih dalam berupa 130 koleksi pakaian siap pakai yang diperagakan oleh 100 orang model. 


lakon indonesia
(LAKON Indonesia adalah sebuah ekosistem yang didirikan untuk ikut serta mendorong pelestarian budaya Indonesia terutama kain tradisional Indonesia. Melalui mode, membawa kain tradisional Indonesia untuk terus terbawa dalam gaya hidup masyarakat Indonesia dari masa ke masa. Foto: Dok. LAKON Indonesia)


Mengangkat kekayaan kain hasil karya tangan pengrajin tradisional berupa batik, jumputan, dan tenun lurik, dengan bahan serat natural yang memang sangat cocok dengan iklim tropis Indonesia. 

Semua kain tersebut adalah hasil kerja sama LAKON Indonesia dengan para pengrajin di daerah Jawa yang saat ini telah menginjak tahun kedua. 

Dimana LAKON Indonesia tidak hanya membina mereka, melainkan juga membantu mereka melakukan berbagai eksperimen, memberikan ilmu-ilmu dan pandangan-pandangan baru yang akan dapat membantu mereka untuk menghasilkan karya yang lebih baik dan berkembang. Hal inilah yang akan menjadi modal bagi mereka untuk dapat terus bergerak di masa yang akan datang.

Dalam pagelaran kali ini, LAKON Indonesia mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan lebih banyak pihak, mulai dari pengrajin, artisan, seniman, Irsan - designer, Adi Purnomo - arsitek, hingga badan pemerintah dan Kemenparekraf. 

Sehingga diharapkan dapat membantu para pengrajin, UMKM, terutama dalam industri fashion dan industri kreatif lain sebagai pendukungnya untuk bergerak, terutama di dalam masa pandemi ini. 

“Kami juga ingin menyampaikan semangat bahwa pandemi ini tidak melemahkan, melainkan menyatukan kita  untuk dapat bergerak bersama dalam membuat pembaharuan yang akan terus menguatkan Indonesia,” ujar Thresia Mareta, pendiri LAKON Indonesia.

Melalui pagelaran kali ini, LAKON Indonesia juga memberikan penghormatan bagi kaum perempuan yang memiliki peran penting dalam pewarisan nilai budaya dan etika. Serta para seniman tradisional yang telah setia mengabdikan diri bagi dunia seni yang dicintainya.

LAKON Indonesia tidak hanya mempresentasikan pakaian atau kain tradisional, tetapi juga mempresentasikan budaya dan tradisi Indonesia yang memiliki nilai yang sangat tinggi dan dalam. 

Disertai dengan harapan bahwa segala eksplorasi dan eksekusi di presentasi ini dapat membawa karya Indonesia untuk bisa lebih dihargai oleh dunia International, sehingga dapat membuka peluang yang lebih besar untuk kemajuan ekonomi masyarakat luas.

Pada akhirnya seluruh perjalanan akan menuju ke satu tujuan. Tujuan yang menjadi landasan didirikannya  seluruh ekosistem LAKON Indonesia, yaitu melestarikan budaya Indonesia yang menjadi dasar kepribadian kita sebagai suatu bangsa, bangsa Indonesia.



(TIN)

MOST SEARCH