YOUR FASHION

Lakon Indonesia Unjuk Perayaan Kebahagiaan Melalui Koleksi HARSA

Aulia Putriningtias
Kamis 16 Juli 2026 / 19:32
Ringkasnya gini..
  • HARSA sendiri diambil dalam bahasa Sanskerta dengan arti kebahagiaan.
  • Setiap busana menjadi representasi dari dedikasi.
  • Koleksi HARSA akan ditampilkan secara penuh melalui pagelaran busana JF3 Fashion Festival 2026 yang akan diadakan Rabu, 29 Juli 2026 mendatang.
Jakarta: Merek fesyen lokal ternama Lakon Indonesia kembali dengan babak baru dalam perjalanan kreatifnya. Kali ini, koleksi HARSA dipertemukan.

HARSA sendiri diambil dalam bahasa Sanskerta dengan arti kebahagiaan. Melalui koleksi ini, HARSA menjadi kelanjutan perjalanan yang dimulai melalui Urub dan Pasar Malam.

Urub berbicara tentang semangat yang terus menyala, dan Pasar Malam merayakan kehidupan serta pertemuan manusia di dalamnya. Sementara HARSA menjadi refleksi tentang menikmati perjalanan, menghargai setiap proses, dan mensyukuri segala hal yang lahir darinya.
"Selama delapan tahun membangun Lakon Indonesia, saya belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya datang ketika sebuah karya selesai," ungkap Thresia Mareta Founder Lakon Indonesia, Co-Initiator PINTU Incubator, dan Advisor to JF3 Fashion Festival, pada saat perkenalan koleksi HARSA di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

"Kebahagiaan justru hadir dalam setiap proses yang kami jalani - ketika berdiskusi, bereksperimen, menyelesaikan berbagai tantangan, hingga melihat hasilnya yang terus berkembang," lanjutnya.


HARSA menjadi kelanjutan perjalanan yang dimulai melalui Urub dan Pasar Malam. Dok. Aulia/Medcom

Di tengah kecepatan yang terus melingkupi kita, koleksi ini mengajarkan dan mengajak kita merayakan sesuatu yang tidak dapat dipercepat: proses, keterampilan, dan waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan sebuah karya. 

Hal ini juga menjadi sebuah pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu ditemukan pada tujuan akhir, melainkan pada keberanian untuk terus belajar, berkarya, dan bertumbuh. Nilai inilah yang menjadi landasan koleksi terbaru Lakon Indonesia.

Setiap busana menjadi representasi dari dedikasi, keterampilan, serta kecintaan terhadap karya tangan Indonesia yang terus dikembangkan. Hal ini melalui bahasa desain yang relevan dengan kehidupan masa kini.
 

Tahun kesembilan bersama Irsan, sang Creative Director HARSA


Sebagai salah satu desainer senior Indonesia, Irsan menghadirkan perspektif yang matang dalam membangun keseimbangan antara kreativitas, fungsi, dan kualitas eksekusi.

Melalui HARSA, Irsan membawa Lakon Indonesia memasuki babak baru. Koleksi ini dibawa dengan siluet yang lebih lembut, ringan, dan elegan dengan eksplorasi yang bergerak dari daily wear hingga daily wear deluxe.

Kekayaan batik dan bordir karya tangan Indonesia diterjemahkan ke dalam bahasa desain yang modern. Hal ini melalui permainan proporsi, konstruksi, serta eksplorasi material seperti katun poplin, katun voile, satin duchess, dan organza.

Hasilnya adalah koleksi yang terasa ringan, elegan, dan kontemporer, menghadirkan kemewahan secara subtil tanpa kehilangan fungsi sebagai pakaian yang hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Koleksi HARSA akan ditampilkan secara penuh melalui pagelaran busana JF3 Fashion Festival 2026 yang akan diadakan Rabu, 29 Juli 2026 mendatang. 

"Melalui HARSA, kami ingin merayakan proses. Merayakan sesuatu yang dijalani dengan sepenuh hati  karena mengerti tujuannya. Dan ketika semuanya berproses, kebahagiaan menemukan jalannya," jelas Thresia.

"Semoga kebahagiaan itu juga dapat dirasakan oleh setiap orang yang mengenakan karya kami," tutupnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH