WISATA

Gas ke China! Vietjet Tambah 5 Rute Baru, Traveler Indonesia Ikut Untung

A. Firdaus
Selasa 21 April 2026 / 10:16
Ringkasnya gini..
  • Vietnam bisa jadi hub alternatif untuk terbang ke China dengan opsi harga yang lebih kompetitif.
  • Vietjet juga memperkuat armadanya lewat kerja sama dengan SPDB Financial Leasing.
  • ietjet menggandeng AVIC Cabin Systems untuk mengembangkan interior pesawat dan industri pendukung aviasi.
Jakarta: Kabar baik buat kamu yang punya wishlist liburan ke China. Maskapai asal Vietnam, Vietjet, resmi membuka lima rute penerbangan baru yang menghubungkan Vietnam dan China. Langkah ini bukan cuma memperluas jaringan, tapi juga bikin akses ke berbagai destinasi di Negeri Tirai Bambu makin gampang, termasuk buat traveler dari Indonesia.

Pengumuman ini dilakukan bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Vietnam, To Lam, ke China atas undangan Presiden Xi Jinping. Momentum ini sekaligus menegaskan makin eratnya hubungan kedua negara, termasuk di sektor aviasi, keuangan, dan teknologi.
 

Rute baru, peluang liburan baru


Dalam ajang Investment Cooperation Conference di Beijing, Vietjet memperkenalkan lima rute anyar: Hanoi–Hangzhou, Hanoi–Enshi, Hanoi–Huangshan, Ho Chi Minh City–Guilin, dan Ho Chi Minh City–Huangshan.

Dua rute di antaranya, Hanoi–Enshi dan Ho Chi Minh City–Guilin, bahkan sudah mulai beroperasi sejak awal April 2026. Artinya, pilihan destinasi makin beragam, dari kota modern sampai kawasan wisata alam yang Instagramable.
 
Selama lebih dari satu dekade, Vietjet telah mengoperasikan 131 rute antara Vietnam dan China, dengan total hampir 70.000 penerbangan dan melayani sekitar 14,5 juta penumpang. Jaringan ini menghubungkan 55 kota di China dengan berbagai destinasi populer di Vietnam.
 

Vietnam jadi “Hub” baru traveler Indonesia


Ekspansi ini juga membuka peluang baru buat masyarakat Indonesia. Vietnam bisa jadi hub alternatif untuk terbang ke China dengan opsi harga yang lebih kompetitif dan rute yang fleksibel.



Buat kamu yang sering cari tiket murah atau itinerary anti-mainstream, strategi ini bisa jadi 'travel hack' baru untuk menjelajahi Asia Timur.
 

Perkuat armada & teknologi


Nggak cuma soal rute, Vietjet juga memperkuat armadanya lewat kerja sama dengan SPDB Financial Leasing untuk pembiayaan hingga 10 pesawat COMAC C909.

Selain itu, Vietjet menggandeng AVIC Cabin Systems untuk mengembangkan interior pesawat dan industri pendukung aviasi. Kolaborasi ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus mendorong transfer teknologi di sektor penerbangan.
 

Dorong ekosistem aviasi Asia-Pasifik


Langkah Vietjet ini mencerminkan tren kolaborasi yang makin kuat antara maskapai, institusi keuangan, dan pelaku industri. Tujuannya jelas: memperkuat rantai industri sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik.

Chairwoman Vietjet, Nguyen Thi Phuong Thao, bahkan mendapat penghargaan Distinguished Professor dari COMAC University atas kontribusinya di bidang riset dan teknologi penerbangan.

Menurutnya, kolaborasi lintas negara ini bukan hanya membuka peluang bisnis, tapi juga memperkuat ekosistem ekonomi secara luas.
 

Makin mudah, makin terjangkau


Dengan ekspansi rute dan penguatan kerja sama di berbagai sektor, Vietjet semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penghubung utama di kawasan.

Bagi traveler Indonesia, ini berarti satu hal: pilihan perjalanan ke China kini makin mudah, fleksibel, dan tentunya lebih ramah di kantong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH