WISATA

Bosan Hangout di Mal? Pemprov DKI Ajak Warga Explore 'Namu Balai Kota'

Yatin Suleha
Minggu 04 Oktober 2026 / 14:31
Ringkasnya gini..
  • Pemprov DKI Jakarta baru aja ngerilis program kece bernama Namu Balai Kota!
  • Program ini ngajak kita semua buat main dan kenalan lebih dekat sama area Balai Kota DKI Jakarta.
  • lewat tur seru, edukasi, pameran seni, pertunjukan budaya, berburu kuliner, kumpul komunitas, sampai ngurus layanan publik.
Jakarta: Pemprov DKI Jakarta baru aja ngerilis program kece bernama Namu Balai Kota! Program ini ngajak kita semua buat main dan kenalan lebih dekat sama area Balai Kota DKI Jakarta lewat tur seru, edukasi, pameran seni, pertunjukan budaya, berburu kuliner, kumpul komunitas, sampai ngurus layanan publik.

Mulai uji coba sejak Sabtu (3/10) kemarin, program ini bakal rutin dibuka setiap hari Sabtu dari jam 08.00–17.30 WIB. Siapa aja boleh banget mampir dan ikutan berbagai aktivitas seru yang udah disiapin. Pilihan spot hangout baru yang pas banget buat weekend-an!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan kalau Namu Balai Kota ini jadi langkah Pemprov DKI buat ngebangun pemerintahan yang lebih terbuka dan makin dekat sama warganya.
 
Menurutnya, Balai Kota itu gak cuma sekadar tempat ngantor para pejabat, tapi juga menyimpan perjalanan panjang dan banyak cerita bersejarah tentang perkembangan Jakarta.

“Balai Kota bukan hanya tempat aparatur pemerintah bertugas, tetapi juga bagian dari sejarah panjang perjalanan Jakarta. Melalui Namu Balai Kota, kami ingin membuka kesempatan bagi warga untuk datang, berinteraksi, dan melihat secara langsung bagaimana pemerintah bekerja melayani kebutuhan mereka,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (1/10).

Program Namu Balai Kota merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta menjadi leading sector bersama Jakarta City Branding (JCB).

Kolaborasi tersebut menghadirkan berbagai pengalaman dalam satu rangkaian kunjungan, mulai dari sejarah dan budaya, kreativitas, perkembangan kota, hingga pelayanan publik.

Melalui tur Balai Kota, pengunjung dapat menyusuri sejumlah ruang penting, seperti Pendopo, Ruang Tamu Gubernur, hingga pusat pengelolaan Jakarta Smart City. 

Pengalaman dilanjutkan dengan Jakarta Cinema Experience di Ruang Pola yang menghadirkan sisi kreatif dari perjalanan Jakarta.

 
namu 3
(Pemprov DKI hadirkan Namu Balai Kota, ajak warga nikmati wisata sejarah, komunitas, hingga layanan publik. Foto: Dok. Istimewa)

Bagi anak-anak, tersedia Kids on Air di Studio Berita Jakarta. Di sini, mereka dapat merasakan pengalaman menjadi reporter cilik sekaligus mengenal aktivitas di balik produksi berita.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan, Balai Kota memiliki banyak cerita tentang Jakarta yang dapat dikenalkan kepada masyarakat melalui pengalaman langsung.

“Balai Kota punya banyak cerita tentang Jakarta yang mungkin belum diketahui. Datanglah bersama keluarga, ajak anak-anak, kenali ruang-ruang yang menjadi bagian dari perjalanan kota ini, lalu nikmati karya seni, kegiatan komunitas, dan kuliner,” tuturnya.

Selain tur, Namu Balai Kota menghadirkan Mini Mall Pelayanan Publik yang memungkinkan masyarakat mengakses sejumlah layanan dalam satu lokasi. Layanan tersebut antara lain pengurusan paspor dari Direktorat Jenderal Imigrasi, SIM Keliling dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Perpustakaan Keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, serta Samsat Keliling dari Bapenda Provinsi DKI Jakarta.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, kegiatan pilah sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup, pembukaan rekening Bank Jakarta, serta layanan perizinan berusaha dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Layanan kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan turut tersedia dalam rangkaian kegiatan.

Tidak hanya layanan pemerintahan, Namu Balai Kota juga menyediakan Community Playground sebagai ruang interaksi bagi warga dan komunitas. Area ini dilengkapi Community Stage yang dapat digunakan untuk pertunjukan musik dan permainan tradisional.

Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan pengalaman kunjungan tersebut turut didukung kanal digital untuk membantu masyarakat memperoleh informasi sebelum datang ke Balai Kota. Informasi mengenai Namu Balai Kota dapat diakses melalui laman smartcity.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI.

“Kami berharap akses ini dapat membantu masyarakat merencanakan kunjungan dan menikmati berbagai pengalaman yang tersedia di Balai Kota,” jelas Marulina.

Lewat program Namu Balai Kota, Pemprov DKI Jakarta pengin merubah stigma Balai Kota yang kaku jadi public space yang makin terbuka buat siapa aja. 
 
Warga gak cuma ngeliat Balai Kota sebagai pusat pemerintahan doang, tapi juga bisa sekalian explore sejarah, ngerasain vibes kreatif, kumpul bareng komunitas, sampai ngeliat langsung gimana pelayanan publik bekerja.

Program ini sekaligus jadi langkah nyata Pemprov DKI buat makin connect dan dekat sama warganya. Pokoknya, ini bagian dari perjalanan Jakarta menuju kota yang makin ramah, inklusif, dan beneran berorientasi buat melayani warganya!

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(TIN)

MOST SEARCH