WISATA
Hadirnya Mövenpick Resort Carita Diyakini Menteri Yandri Bikin Wisata Anyer-Carita Makin Naik Kelas
A. Firdaus
Selasa 19 Mei 2026 / 12:11
- Menteri Yandri mendorong pengembangan desa wisata di kawasan Banten, khususnya di wilayah Anyer, Carita, dan Cinangka.
- Kawasan pesisir Banten memiliki potensi wisata besar yang bisa dikembangkan.
- Wisatawan yang menginap di kawasan Carita nantinya dapat diajak menikmati berbagai aktivitas di desa sekitar.
Banten: Pariwisata Banten, tepatnya di kawasan Pantai Anyer dan Carita bakal naik kelas. Hal itu didukung dengan kehadiran Mövenpick Resort Carita yang pada Minggu 17 Mei 2026 telah resmi dibuka.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, mendorong pengembangan desa wisata di kawasan Banten, khususnya di wilayah Anyer, Carita, dan Cinangka.
Hal tersebut disampaikan Yandri saat menghadiri pembukaan Mövenpick Resort Carita. Menurutnya, kawasan pesisir Banten memiliki potensi wisata besar yang bisa dikembangkan agar wisatawan tidak hanya datang menikmati pantai, tetapi juga mengeksplorasi desa-desa wisata di sekitarnya.
Yandri mengatakan, Kementerian Desa memiliki program pengembangan desa wisata yang akan diarahkan untuk memperkuat daya tarik kawasan wisata di Banten.
“Kami punya program desa wisata. Jadi desa-desa nanti akan kita bangun supaya wisatawan yang menginap di sini bisa tinggal lebih lama, minimal seminggu,” ujarnya.
Menurut Yandri, banyak desa di kawasan tersebut memiliki potensi alam yang belum tergarap maksimal. Mulai dari air terjun hingga wisata arung jeram dan wisata alam pegunungan.
Ia menilai, ke depan wisata Banten tidak boleh hanya dikenal lewat pantainya saja. Wisatawan juga perlu mendapatkan pengalaman lain seperti wisata budaya, kuliner, hingga kehidupan desa.
“Jadi orang tidak bosan hanya lihat pantai saja, tapi bisa bergeser ke arah gunung, ke desa-desa yang punya daya tarik lain,” katanya.
Yandri juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, BUMDes, kelompok sadar wisata, hingga masyarakat lokal agar pengembangan desa wisata bisa berjalan maksimal.
Menurutnya, wisatawan yang menginap di kawasan Carita nantinya dapat diajak menikmati berbagai aktivitas di desa sekitar, mulai dari wisata kuliner, budaya, hingga pertunjukan seni tradisional khas Banten.
“Banten ini kaya budaya. Kalau ada pertunjukan budaya atau atraksi khas daerah, tentu daya tarik wisatanya akan semakin meningkat,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi para investor dan pelaku usaha yang mulai berani mengembangkan kawasan wisata di Carita. Kehadiran hotel dan resort baru dinilai bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
“Ini luar biasa karena bisa membangkitkan pariwisata Banten agar semakin berkembang,” tutup Yandri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Yandri Susanto, mendorong pengembangan desa wisata di kawasan Banten, khususnya di wilayah Anyer, Carita, dan Cinangka.
Hal tersebut disampaikan Yandri saat menghadiri pembukaan Mövenpick Resort Carita. Menurutnya, kawasan pesisir Banten memiliki potensi wisata besar yang bisa dikembangkan agar wisatawan tidak hanya datang menikmati pantai, tetapi juga mengeksplorasi desa-desa wisata di sekitarnya.
Yandri mengatakan, Kementerian Desa memiliki program pengembangan desa wisata yang akan diarahkan untuk memperkuat daya tarik kawasan wisata di Banten.
Baca Juga :
Mövenpick Resort Carita Resmi Dibuka, Hadirkan Pengalaman Liburan Tepi Pantai Bernuansa Modern di Banten
“Kami punya program desa wisata. Jadi desa-desa nanti akan kita bangun supaya wisatawan yang menginap di sini bisa tinggal lebih lama, minimal seminggu,” ujarnya.
Menurut Yandri, banyak desa di kawasan tersebut memiliki potensi alam yang belum tergarap maksimal. Mulai dari air terjun hingga wisata arung jeram dan wisata alam pegunungan.
Ia menilai, ke depan wisata Banten tidak boleh hanya dikenal lewat pantainya saja. Wisatawan juga perlu mendapatkan pengalaman lain seperti wisata budaya, kuliner, hingga kehidupan desa.
“Jadi orang tidak bosan hanya lihat pantai saja, tapi bisa bergeser ke arah gunung, ke desa-desa yang punya daya tarik lain,” katanya.
Yandri juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, BUMDes, kelompok sadar wisata, hingga masyarakat lokal agar pengembangan desa wisata bisa berjalan maksimal.
Menurutnya, wisatawan yang menginap di kawasan Carita nantinya dapat diajak menikmati berbagai aktivitas di desa sekitar, mulai dari wisata kuliner, budaya, hingga pertunjukan seni tradisional khas Banten.
“Banten ini kaya budaya. Kalau ada pertunjukan budaya atau atraksi khas daerah, tentu daya tarik wisatanya akan semakin meningkat,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi para investor dan pelaku usaha yang mulai berani mengembangkan kawasan wisata di Carita. Kehadiran hotel dan resort baru dinilai bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
“Ini luar biasa karena bisa membangkitkan pariwisata Banten agar semakin berkembang,” tutup Yandri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)