COMMUNITY
Bukan Cuma Alamnya Indah, Papua Juga Punya Potensi Pertanian Besar
A. Firdaus
Rabu 06 Mei 2026 / 12:15
- Fakhiri menegaskan bahwa panen raya ini menunjukkan besarnya potensi Papua dalam mengembangkan komoditas unggulan.
- Sektor pertanian berbasis masyarakat dapat menjadi salah satu penggerak utama.
- Pemprov Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi komoditas strategis guna memperkuat ketahanan pangan daerah.
Keerom: Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menghadiri Panen Raya Jagung Nasional di Kampung Sanggaria, Arso 1, Kabupaten Keerom, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong kemandirian pangan di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Fakhiri menegaskan bahwa panen raya ini menunjukkan besarnya potensi Papua dalam mengembangkan komoditas unggulan, khususnya jagung. Menurutnya, sektor pertanian berbasis masyarakat dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Hasil panen kali ini mencapai sekitar 30 ton dari lahan seluas enam hektare. Ini membuktikan bahwa sektor pertanian mampu memberikan hasil signifikan jika dikelola dengan baik,” ujar Fakhiri.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi komoditas strategis guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Jagung dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani lokal.
“Papua tidak hanya harus mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi bagi kebutuhan pangan nasional,” katanya.
Selain fokus pada peningkatan produksi, pemerintah daerah juga menegaskan dukungannya terhadap para petani melalui berbagai program strategis. Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana pertanian, pendampingan teknis, hingga membuka akses pasar agar hasil panen dapat terserap secara optimal.
Menurut Fakhiri, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan. Ia berharap panen raya ini dapat meningkatkan semangat para petani untuk terus mengembangkan pertanian di Papua.
“Dengan adanya panen raya ini, kami berharap sektor pertanian Papua terus tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi daerah,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Dalam sambutannya, Fakhiri menegaskan bahwa panen raya ini menunjukkan besarnya potensi Papua dalam mengembangkan komoditas unggulan, khususnya jagung. Menurutnya, sektor pertanian berbasis masyarakat dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Hasil panen kali ini mencapai sekitar 30 ton dari lahan seluas enam hektare. Ini membuktikan bahwa sektor pertanian mampu memberikan hasil signifikan jika dikelola dengan baik,” ujar Fakhiri.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi komoditas strategis guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Jagung dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani lokal.
“Papua tidak hanya harus mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi bagi kebutuhan pangan nasional,” katanya.
Selain fokus pada peningkatan produksi, pemerintah daerah juga menegaskan dukungannya terhadap para petani melalui berbagai program strategis. Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana pertanian, pendampingan teknis, hingga membuka akses pasar agar hasil panen dapat terserap secara optimal.
Menurut Fakhiri, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan. Ia berharap panen raya ini dapat meningkatkan semangat para petani untuk terus mengembangkan pertanian di Papua.
“Dengan adanya panen raya ini, kami berharap sektor pertanian Papua terus tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi daerah,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)