KULINER

Cumi Amis Bikin Ilfeel? Begini Cara Jinakkannya!

A. Firdaus
Rabu 04 November 2026 / 13:06
Ringkasnya gini..
  • Aroma amis yang cukup kuat terkadang membuat sebagian orang enggan mengolahnya sendiri di rumah.
  • Bau amis pada cumi bisa dikurangi dengan proses pembersihan dan penanganan yang tepat.
  • Cumi segar disimpan dalam wadah kedap udara di atas es atau dalam kondisi dingin di lemari pendingin.
Jakarta: Cumi menjadi salah satu bahan seafood yang mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Mulai dari cumi goreng tepung, cumi saus tiram, cumi hitam, hingga tumis cumi pedas. Namun, aroma amis yang cukup kuat terkadang membuat sebagian orang enggan mengolahnya sendiri di rumah.

Padahal, bau amis pada cumi bisa dikurangi dengan proses pembersihan dan penanganan yang tepat. Tidak selalu membutuhkan bahan khusus, beberapa cara sederhana seperti mencuci menggunakan air dingin dan membersihkan bagian dalam cumi sudah bisa membantu menghilangkan sisa kotoran yang memengaruhi aromanya.

Mengutip panduan penanganan seafood dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Fisheries dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), seafood perlu dibersihkan dengan hati-hati serta dijaga dalam suhu dingin agar kualitasnya tetap terpelihara.
 

Lantas, bagaimana cara menghilangkan bau amis cumi sebelum dimasak? Berikut tujuh cara yang bisa dicoba:
 

1. Bersihkan Cumi dengan Air Mengalir


Cara pertama yang paling penting adalah membersihkan cumi menggunakan air dingin yang mengalir.

Buang bagian isi perut, tulang transparan atau pen, kantong tinta jika tidak digunakan, serta bagian paruh dan mata. Bersihkan juga bagian dalam tubuh cumi karena masih mungkin terdapat sisa kotoran yang menempel.

Berdasarkan panduan Washington Department of Fish and Wildlife, bagian tubuh cumi perlu dibilas menggunakan air dingin setelah isi perut dan tulang transparannya dikeluarkan.
 

2. Rendam dengan Air Dingin Selama Beberapa Menit


Merendam cumi menggunakan air bersih juga bisa menjadi pilihan untuk membantu membersihkan sisa kotoran yang masih menempel.

Gunakan air dingin dan rendam cumi sebentar, sekitar 5 menit. Jika air terlihat keruh karena kotoran, segera buang dan ganti dengan air bersih.

Namun, perlu diingat bahwa proses perendaman bukan cara untuk menghilangkan seluruh aroma amis atau membunuh bakteri. Karena itu, jangan merendam cumi terlalu lama dan segera tiriskan setelah dibersihkan.

KKP juga menyarankan penggunaan air dingin saat membersihkan hasil perikanan agar tekstur daging tidak mudah rusak akibat paparan suhu hangat.
 

3. Gunakan Perasan Jeruk Nipis


Jeruk nipis cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis seafood.
 
nyuci cumi pakai jeruk nipis
Jeruk nipis mampu menyamarkan bau amis dan menyegarkan cumi. Dok. Generated AI


Caranya, lumuri cumi yang sudah dibersihkan dengan sedikit perasan jeruk nipis. Diamkan sebentar sekitar 5 menit, kemudian bilas menggunakan air bersih.

Aroma segar jeruk nipis dapat membantu menyamarkan aroma khas seafood. Namun, bahan asam ini bukan pengganti proses pembersihan dan tidak dapat memastikan cumi bebas dari bakteri atau mikroorganisme berbahaya.
 

4. Manfaatkan Jahe untuk Mengurangi Aroma Amis


Jahe juga bisa digunakan ketika mengolah cumi. Rempah ini memiliki aroma khas yang cukup kuat sehingga cocok untuk menyeimbangkan aroma seafood.

Caranya, geprek jahe atau iris tipis, kemudian gunakan sebagai bumbu marinasi atau campuran saat memasak cumi.

Selain membantu menghadirkan aroma masakan yang lebih segar, jahe juga cocok dipadukan dengan bawang putih, cabai, dan saus tiram.
 

5. Tambahkan Bawang Putih


Bawang putih menjadi salah satu bumbu dapur yang bisa membantu mengurangi kesan amis pada masakan cumi.

Haluskan atau cincang bawang putih, kemudian gunakan untuk membumbui cumi sebelum dimasak.

Bawang putih cocok digunakan untuk berbagai hidangan, seperti cumi goreng mentega, cumi saus tiram, hingga tumis cumi pedas.
 

6. Gunakan Serai dan Daun Jeruk


Jika ingin aroma masakan cumi lebih segar, coba tambahkan serai dan daun jeruk saat memasak.

Geprek serai agar aromanya keluar, kemudian masukkan bersama daun jeruk ketika menumis bumbu.

Kedua bahan ini dapat memberikan aroma segar yang membantu menyeimbangkan aroma khas seafood. Cara ini cocok untuk membuat cumi saus padang, cumi rica-rica, maupun tumis cumi cabai hijau.
 

7. Tiriskan Cumi Sebelum Dimasak


Setelah dibersihkan dan dibilas, jangan langsung memasukkan cumi yang masih penuh air ke dalam wajan.

Tiriskan terlebih dahulu menggunakan saringan atau keringkan bagian luarnya dengan tisu dapur bersih.

Langkah ini membantu mengurangi air berlebih sehingga bumbu lebih mudah menempel dan proses memasak bisa berlangsung lebih baik.
 

Tips Memilih Cumi Segar agar Tidak Terlalu Amis


Selain mengetahui cara membersihkan cumi, penting juga memperhatikan kesegarannya sejak membeli.

University of Maine Sea Grant menjelaskan bahwa cumi segar seharusnya memiliki aroma laut yang ringan, bukan bau amis menyengat. Dagingnya juga sebaiknya terasa padat dan memiliki tampilan kulit yang mengilap.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

- Pilih cumi dengan aroma laut yang ringan dan tidak menyengat.

- Perhatikan tekstur dagingnya agar tetap padat.

- Hindari cumi yang mengeluarkan bau asam, busuk, atau menyerupai amonia.

- Segera simpan cumi di lemari pendingin setelah dibeli jika belum akan dimasak.

- Jika ingin menyimpan lebih lama, masukkan ke dalam freezer dengan wadah tertutup.

NOAA Fisheries menyarankan cumi segar disimpan dalam wadah kedap udara di atas es atau dalam kondisi dingin di lemari pendingin.

Perlu diingat, jika cumi sudah mengeluarkan bau busuk, asam, atau amonia, jangan mencoba menutupinya dengan jeruk nipis, cuka, maupun rempah-rempah. Cumi tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH