KULINER
Air Cucian Beras Bisa Bantu Hilangkan Amis Ikan Kembung, Begini Caranya!
A. Firdaus
Jumat 09 Oktober 2026 / 14:09
- Air cucian beras bisa dimanfaatkan saat mengolah ikan kembung.
- Perendaman ikan kembung menggunakan air cucian beras selama 15 menit
- Air cucian beras bisa menjadi alternatif sederhana untuk dicoba saat menyiapkan ikan kembung.
Jakarta: Air cucian beras tak selalu harus berakhir di saluran pembuangan. Cairan yang kerap dianggap limbah dapur ini bisa dimanfaatkan saat mengolah ikan kembung, salah satunya melalui proses perendaman sebelum dimasak.
Bahkan, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food Science & Nutrition pada 2020 menemukan, perendaman ikan kembung menggunakan air cucian beras selama 15 menit, berkaitan dengan penurunan total senyawa perfluorinated compounds (PFC) hingga 80 persen dibandingkan sampel kontrol.
Temuan tersebut menambah alasan untuk melirik kembali pemanfaatan air cucian beras di dapur. Namun, hasil penelitian itu berfokus pada penurunan senyawa PFC, bukan pengukuran langsung terhadap berkurangnya aroma amis ikan. Karena itu, air cucian beras dapat dicoba sebagai bagian dari persiapan memasak, tetapi bukan sebagai jaminan ikan bebas kontaminan atau aman dikonsumsi jika sudah tidak segar.
Tertarik mencoba trik dapur ini? Berikut langkah sederhana yang bisa dilakukan.
- Siapkan air cucian beras. Gunakan air dari pencucian beras yang masih bersih dan tidak tercampur sabun atau bahan kimia lainnya.
- Bersihkan ikan kembung. Buang insang dan isi perut, lalu bersihkan bagian dalam ikan menggunakan peralatan yang higienis.
- Rendam selama 10–15 menit. Masukkan ikan ke dalam air cucian beras. Durasi ini merupakan panduan praktis, dengan penelitian Kim dan timnya menggunakan waktu perendaman 15 menit.
- Tiriskan ikan. Setelah direndam, tiriskan ikan dan lanjutkan proses pembumbuan sesuai selera.
Masak hingga matang. Ikan dapat digoreng, dibakar, atau dimasak dengan bumbu favorit keluarga.
Jika aroma ikan sangat menyengat, berbau busuk, atau teksturnya menunjukkan tanda kerusakan, jangan mencoba menutupinya dengan air cucian beras maupun bahan lain. Ikan tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi.
Meski air cucian beras bisa menjadi alternatif dalam persiapan memasak, kesegaran ikan tetap menjadi hal utama. Pilih ikan kembung yang disimpan dalam kondisi dingin, memiliki mata relatif jernih, insang berwarna merah hingga merah muda, serta daging yang kenyal.
Hindari membiarkan ikan terlalu lama pada suhu ruang. Setelah dibersihkan, segera olah atau simpan dalam lemari pendingin.
Pada akhirnya, air cucian beras bisa menjadi alternatif sederhana untuk dicoba saat menyiapkan ikan kembung. Dengan memilih ikan yang segar, menangani bahan makanan secara higienis, dan memasaknya hingga matang, kamu bisa menyajikan hidangan ikan yang lezat untuk keluarga.
(FIR)
Bahkan, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food Science & Nutrition pada 2020 menemukan, perendaman ikan kembung menggunakan air cucian beras selama 15 menit, berkaitan dengan penurunan total senyawa perfluorinated compounds (PFC) hingga 80 persen dibandingkan sampel kontrol.
Temuan tersebut menambah alasan untuk melirik kembali pemanfaatan air cucian beras di dapur. Namun, hasil penelitian itu berfokus pada penurunan senyawa PFC, bukan pengukuran langsung terhadap berkurangnya aroma amis ikan. Karena itu, air cucian beras dapat dicoba sebagai bagian dari persiapan memasak, tetapi bukan sebagai jaminan ikan bebas kontaminan atau aman dikonsumsi jika sudah tidak segar.
Cara Menggunakan Air Cucian Beras untuk Ikan Kembung
Tertarik mencoba trik dapur ini? Berikut langkah sederhana yang bisa dilakukan.
- Siapkan air cucian beras. Gunakan air dari pencucian beras yang masih bersih dan tidak tercampur sabun atau bahan kimia lainnya.
- Bersihkan ikan kembung. Buang insang dan isi perut, lalu bersihkan bagian dalam ikan menggunakan peralatan yang higienis.
- Rendam selama 10–15 menit. Masukkan ikan ke dalam air cucian beras. Durasi ini merupakan panduan praktis, dengan penelitian Kim dan timnya menggunakan waktu perendaman 15 menit.
- Tiriskan ikan. Setelah direndam, tiriskan ikan dan lanjutkan proses pembumbuan sesuai selera.
Masak hingga matang. Ikan dapat digoreng, dibakar, atau dimasak dengan bumbu favorit keluarga.
Jika aroma ikan sangat menyengat, berbau busuk, atau teksturnya menunjukkan tanda kerusakan, jangan mencoba menutupinya dengan air cucian beras maupun bahan lain. Ikan tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi.
Ikan Kembung Goreng. Ilustrasi Magnific
Pastikan Ikan Tetap Segar dan Aman Dikonsumsi
Meski air cucian beras bisa menjadi alternatif dalam persiapan memasak, kesegaran ikan tetap menjadi hal utama. Pilih ikan kembung yang disimpan dalam kondisi dingin, memiliki mata relatif jernih, insang berwarna merah hingga merah muda, serta daging yang kenyal.
Hindari membiarkan ikan terlalu lama pada suhu ruang. Setelah dibersihkan, segera olah atau simpan dalam lemari pendingin.
Pada akhirnya, air cucian beras bisa menjadi alternatif sederhana untuk dicoba saat menyiapkan ikan kembung. Dengan memilih ikan yang segar, menangani bahan makanan secara higienis, dan memasaknya hingga matang, kamu bisa menyajikan hidangan ikan yang lezat untuk keluarga.
(FIR)