KULINER
Artisan Bakery Ternama asal Singapura Resmi Hadir di Jakarta
Elang Riki Yanuar
Rabu 29 Juli 2026 / 16:20
- Artisan bakery asal Singapura resmi membuka gerai perdana di Jakarta pada 5 Agustus 2026 di Summarecon Mall Kelapa Gading 3.
- Tiong Bahru Bakery menghadirkan konsep ruang komunitas dengan croissant berlapis, sourdough, dan kopi berkualitas di Jakarta.
- Ekspansi perdana Tiong Bahru Bakery ke Indonesia dibarengi kolaborasi dengan komunitas lokal dan menu musiman khas Jakarta.
Jakarta: Tiong Bahru Bakery, artisan bakery ternama asal Singapura, resmi memperluas jangkauannya ke Indonesia dengan membuka gerai perdana di Jakarta. Toko pertama mereka akan mulai beroperasi pada 5 Agustus 2026 di Lobby Utama Summarecon Mall Kelapa Gading 3.
Ekspansi ini menjadi tonggak baru bagi Tiong Bahru Bakery setelah lebih dari satu dekade dikenal sebagai salah satu destinasi bakery favorit di Singapura. Kehadirannya di Indonesia membawa konsep yang memadukan kualitas artisan bakery, budaya berkumpul, dan pengalaman bersantap yang nyaman dalam satu ruang.
Didirikan pada 2012, Tiong Bahru Bakery mengawali perjalanan dari sebuah toko kecil di kawasan Tiong Bahru, Singapura. Seiring waktu, merek ini berkembang menjadi jaringan bakery yang memiliki sejumlah gerai di berbagai wilayah, namun tetap mempertahankan standar tinggi dalam pembuatan roti dan kopi.
Di Jakarta, Tiong Bahru Bakery mengusung semangat "Terus Bawa yang Bahru" sebagai identitas utama. Filosofi tersebut menggambarkan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan pengalaman baru tanpa meninggalkan kehangatan dan nilai kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Konsep tersebut diwujudkan melalui tiga pilar utama. Pertama adalah Warga Bahru, sebuah ajakan bagi masyarakat untuk menjadikan bakery sebagai ruang berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati momen sederhana bersama keluarga maupun teman.
Pilar kedua adalah Experience Bahru. Lewat konsep ini, setiap gerai dirancang lebih dari sekadar tempat membeli roti. Pengunjung dapat memanfaatkan ruang yang nyaman untuk bekerja, bertemu kolega, bersantai, atau menikmati waktu sendiri di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Sementara itu, pilar ketiga adalah Rasa Bahru yang menonjolkan kualitas produk. Berbagai menu dibuat segar setiap hari dengan teknik pembuatan roti Prancis, menghadirkan croissant berlapis yang renyah, artisan sourdough, serta pilihan pastry dan hidangan lain yang menjadi ciri khas Tiong Bahru Bakery.
Desain gerai di Jakarta juga mengikuti filosofi yang diterapkan di seluruh outlet Tiong Bahru Bakery di Singapura. Setiap lokasi disesuaikan dengan karakter lingkungan sekitarnya agar mampu tumbuh bersama komunitas lokal. Filosofi tersebut dirangkum dalam semangat croissant in hand, community at heart.
Direktur Tiong Bahru Bakery Indonesia, Elvin Rahardja, mengatakan bahwa Jakarta dipilih sebagai kota pertama ekspansi di Indonesia karena memiliki potensi besar, terutama di kawasan Kelapa Gading yang dikenal sebagai pusat kuliner dan memiliki komunitas yang aktif.
“Jakarta merupakan kota pertama kami di Indonesia dan wilayah Kelapa Gading kami pilih karena memiliki komunitas yang kuat serta destinasi bagi banyak keluarga dan pecinta kuliner. Kami berharap Tiong Bahru Bakery dapat menjadi bagian dari keseharian masyarakat Jakarta, bukan hanya sebagai tempat menikmati bakery berkualitas, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan orang-orang dan menghadirkan pengalaman yang selalu ingin membuat mereka kembali," ujar Elvin Rahardja selaku Direktur Tiong Bahru Bakery Indonesia.
Sebagai bagian dari perayaan pembukaan gerai perdana, Tiong Bahru Bakery juga menyiapkan berbagai program yang melibatkan komunitas lokal. Mulai dari kolaborasi dengan seniman dan kreator Indonesia, menggandeng komunitas kuliner serta gaya hidup di Kelapa Gading, hingga menghadirkan menu musiman yang dikembangkan berdasarkan masukan dan preferensi masyarakat sekitar.
Melalui langkah ekspansi ini, Tiong Bahru Bakery tidak hanya ingin memperkenalkan artisan bakery khas Singapura kepada masyarakat Indonesia, tetapi juga membangun ruang yang dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan mengedepankan kualitas produk, kenyamanan, dan kedekatan dengan komunitas, brand ini berharap setiap kunjungan mampu menghadirkan pengalaman baru yang membuat pelanggan ingin kembali.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)
Ekspansi ini menjadi tonggak baru bagi Tiong Bahru Bakery setelah lebih dari satu dekade dikenal sebagai salah satu destinasi bakery favorit di Singapura. Kehadirannya di Indonesia membawa konsep yang memadukan kualitas artisan bakery, budaya berkumpul, dan pengalaman bersantap yang nyaman dalam satu ruang.
Didirikan pada 2012, Tiong Bahru Bakery mengawali perjalanan dari sebuah toko kecil di kawasan Tiong Bahru, Singapura. Seiring waktu, merek ini berkembang menjadi jaringan bakery yang memiliki sejumlah gerai di berbagai wilayah, namun tetap mempertahankan standar tinggi dalam pembuatan roti dan kopi.
Di Jakarta, Tiong Bahru Bakery mengusung semangat "Terus Bawa yang Bahru" sebagai identitas utama. Filosofi tersebut menggambarkan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan pengalaman baru tanpa meninggalkan kehangatan dan nilai kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Konsep tersebut diwujudkan melalui tiga pilar utama. Pertama adalah Warga Bahru, sebuah ajakan bagi masyarakat untuk menjadikan bakery sebagai ruang berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati momen sederhana bersama keluarga maupun teman.
Pilar kedua adalah Experience Bahru. Lewat konsep ini, setiap gerai dirancang lebih dari sekadar tempat membeli roti. Pengunjung dapat memanfaatkan ruang yang nyaman untuk bekerja, bertemu kolega, bersantai, atau menikmati waktu sendiri di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Sementara itu, pilar ketiga adalah Rasa Bahru yang menonjolkan kualitas produk. Berbagai menu dibuat segar setiap hari dengan teknik pembuatan roti Prancis, menghadirkan croissant berlapis yang renyah, artisan sourdough, serta pilihan pastry dan hidangan lain yang menjadi ciri khas Tiong Bahru Bakery.
Desain gerai di Jakarta juga mengikuti filosofi yang diterapkan di seluruh outlet Tiong Bahru Bakery di Singapura. Setiap lokasi disesuaikan dengan karakter lingkungan sekitarnya agar mampu tumbuh bersama komunitas lokal. Filosofi tersebut dirangkum dalam semangat croissant in hand, community at heart.
Direktur Tiong Bahru Bakery Indonesia, Elvin Rahardja, mengatakan bahwa Jakarta dipilih sebagai kota pertama ekspansi di Indonesia karena memiliki potensi besar, terutama di kawasan Kelapa Gading yang dikenal sebagai pusat kuliner dan memiliki komunitas yang aktif.
“Jakarta merupakan kota pertama kami di Indonesia dan wilayah Kelapa Gading kami pilih karena memiliki komunitas yang kuat serta destinasi bagi banyak keluarga dan pecinta kuliner. Kami berharap Tiong Bahru Bakery dapat menjadi bagian dari keseharian masyarakat Jakarta, bukan hanya sebagai tempat menikmati bakery berkualitas, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan orang-orang dan menghadirkan pengalaman yang selalu ingin membuat mereka kembali," ujar Elvin Rahardja selaku Direktur Tiong Bahru Bakery Indonesia.
Sebagai bagian dari perayaan pembukaan gerai perdana, Tiong Bahru Bakery juga menyiapkan berbagai program yang melibatkan komunitas lokal. Mulai dari kolaborasi dengan seniman dan kreator Indonesia, menggandeng komunitas kuliner serta gaya hidup di Kelapa Gading, hingga menghadirkan menu musiman yang dikembangkan berdasarkan masukan dan preferensi masyarakat sekitar.
Melalui langkah ekspansi ini, Tiong Bahru Bakery tidak hanya ingin memperkenalkan artisan bakery khas Singapura kepada masyarakat Indonesia, tetapi juga membangun ruang yang dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan mengedepankan kualitas produk, kenyamanan, dan kedekatan dengan komunitas, brand ini berharap setiap kunjungan mampu menghadirkan pengalaman baru yang membuat pelanggan ingin kembali.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)