KULINER

Deddy Corbuzier Bawa Masakan Padang ke Level Baru Lewat Gadang Barubah

A. Firdaus
Jumat 29 Mei 2026 / 10:01
Ringkasnya gini..
  • Nama “Gadang Barubah” sendiri memiliki makna besar yang terus berkembang.
  • Gadang Barubah memadukan cita rasa autentik Minang dengan suasana restoran modern.
  • Gadang Barubah juga menghadirkan konsep tempat makan, yang lebih modern dibanding rumah makan Padang pada umumnya.
Jakarta: Deddy Corbuzier kembali mencuri perhatian publik, kali ini lewat dunia kuliner. Setelah sukses dengan berbagai bisnis dan konten digital, Deddy kini menghadirkan rumah makan Padang modern bernama Gadang Barubah, yang langsung ramai diperbincangkan pecinta kuliner.

Kecintaan Deddy Corbuzier terhadap masakan Padang bermula sejak kecil, karena sang ayah sering mengajaknya makan di rumah makan Minang. Kenangan itu kemudian menjadi inspirasi lahirnya Gadang Barubah. 

Nama “Gadang Barubah” sendiri memiliki makna besar yang terus berkembang, sejalan dengan visi restoran untuk menghadirkan inovasi, tanpa meninggalkan akar budaya dan tradisi kuliner Minangkabau, yang kaya akan nilai dan cita rasa.
 
Mengusung konsep “tradisi yang terus berkembang”, Gadang Barubah memadukan cita rasa autentik Minang dengan suasana restoran modern, yang nyaman untuk keluarga hingga anak muda. Cabang kedua yang berlokasi di Bintaro bahkan disebut menjadi salah satu destinasi makan Padang, yang sedang viral karena menghadirkan menu khas dengan sentuhan berbeda.

“Mas Deddy memang dari dulu suka makanan Padang. Bahkan beliau riset sampai kurang lebih satu tahun untuk mendapatkan rasa yang benar-benar pas dan tetap autentik,” ujar Henny Puspitasari, Head of PR Gadang Barubah kepada tim Medcom.id di Gadang Barubah Bintaro, Kamis (28/05/26).

Menurut Henny, proses pencarian rasa dilakukan dengan serius bersama para chef berpengalaman, agar setiap menu tetap mempertahankan karakter asli masakan Minang, tanpa kehilangan kenyamanan di lidah masyarakat modern.
 

Rendang dan Tunjang Hotplate jadi andalan


Salah satu menu yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah Tunjang Hotplate, yang disajikan di atas hot plate panas dengan tekstur tunjang lembut dan bumbu gurih khas Padang. Selain itu, Telur Barendo, Ayam Pop, Sate Padang Hotplate, hingga Rendang khas Gadang Barubah, juga menjadi menu favorit pelanggan.

“Kalau rendangnya memang dimasak lama, bisa sampai delapan jam supaya bumbunya benar-benar meresap, dan menghasilkan rasa seperti rendang zaman dulu,” kata Henny.



Ia menjelaskan, Gadang Barubah ingin menghadirkan rasa rumahan khas Minang yang tetap nyaman dinikmati semua kalangan, termasuk anak-anak. Oleh karena itu, tingkat kepedasan menu dibuat lebih bersahabat, tanpa menghilangkan kekayaan rempah khas Padang.

“Kita tidak mau orang langsung kepedasan sampai enggak bisa menikmati makanannya. Jadi dibuat tetap kaya rasa, tapi comforting,” lanjutnya.

Selain makanan utama, restoran ini juga menghadirkan berbagai menu pelengkap dan minuman kekinian seperti Regal Blended, Es Tebak, Es Teler, macam-macam minuman kopi, hingga Es Durian yang menjadi favorit pengunjung.
 

Konsep modern untuk anak muda dan keluarga


Tidak hanya mengandalkan rasa, Gadang Barubah juga menghadirkan konsep tempat makan, yang lebih modern dibanding rumah makan Padang pada umumnya. Area restoran dibuat nyaman untuk keluarga, dilengkapi area kafe hingga ruang privat untuk pertemuan dan acara komunitas.

“Sekarang orang datang bukan cuma makan, tapi juga cari pengalaman. Makanya konsepnya dibuat modern, supaya bisa masuk ke keluarga sekaligus anak-anak muda,” ujar Henny.

Menurutnya, keberadaan area kafe menjadi salah satu daya tarik tersendiri, karena banyak pengunjung muda yang datang untuk nongkrong setelah makan. Bahkan beberapa komunitas juga mulai menggunakan area tersebut untuk gathering dan talkshow kecil.

Henny mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap Gadang Barubah cukup tinggi sejak pertama kali dibuka. Banyak pelanggan datang dari luar daerah seperti Bogor, Depok, hingga Bekasi hanya untuk mencoba menu yang viral di media sosial.

“Ada yang datang jauh-jauh cuma penasaran sama tunjang hotplate dan telur barendonya. Bahkan beberapa pelanggan sampai rela antre,” katanya.

Saat ini Gadang Barubah telah memiliki outlet pertama di Pollux Mall Cikarang dan cabang kedua di Bintaro. Dalam waktu dekat, cabang ketiga direncanakan hadir di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat.

“Kita memang pelan-pelan berkembang, tapi yang paling penting kualitas makanan dan pelayanan tetap dijaga,” ujar Henny.

Selain restoran, Gadang Barubah juga mulai mengembangkan layanan catering, nasi box, hingga frozen food, seperti rendang yang bisa dikirim ke berbagai daerah.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH