KULINER

Lebih Hemat Gas, Ini Cara Memasak Ketupat yang Cepat Matang

Aulia Putriningtias
Kamis 19 Maret 2026 / 14:41
Ringkasnya gini..
  • Memasak ketupat lebih mudah saat ini karena tidak perlu memakan waktu banyak!
  • Ketupat adalah makanan khas Asia Tenggara berbahan dasar beras.
  • Memasak ketupat dengan waktu yang singkat.
Jakarta: Ketupat adalah salah satu makanan yang wajib hadir saat momen Lebaran Idulfitri. Namun, banyak yang merasa bahwa memasak ketupat membutuhkan waktu lama.

Ketupat adalah makanan khas Asia Tenggara berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda (janur). Makanan ini kemudian direbus hingga matang.

Memasak ketupat lebih mudah saat ini karena tidak perlu memakan waktu banyak! Ditambah tak perlu menghabiskan banyak gas di rumah. Bagaimana caranya, ya?
Inilah beberapa rekomendasi untuk memasak ketupat dengan waktu yang singkat dan lebih hemat gas, antara lain:
 

1. Memilih beras yang tepat


Pemilihan jenis beras menjadi langkah krusial dalam memastikan ketupat cepat matang dan memiliki tekstur yang diinginkan. Kamu bisa menggunakan beras pulen seperti jenis rojolele, pandan wangi, atau mentik spesial.
 

2. Memilih janur yang tepat


Kualitas janur atau kulit ketupat sangat memengaruhi ketahanan ketupat agar tidak mudah basi. Jadi, lebih baik pilih janur (daun kelapa muda) yang berwarna kuning muda kehijauan.

Kamu perlu hindari janur yang terlalu muda karena dapat membuat ketupat lembek, atau janur yang terlalu tua, sebab teksturnya akan kaku dan warnanya kusam. 

Pastikan juga anyaman janur cukup rapat untuk menahan beras agar tidak keluar dan bersih dari kotoran.
 

3. Pengisian beras yang tepat


Pengisian beras juga memengaruhi. Untuk beras pulen, ketupat diisi sekitar 2/3 hingga 3/4 bagian dari volume selongsong. Takaran ini ideal agar beras memiliki ruang yang cukup untuk mengembang sempurna saat dimasak, menghasilkan ketupat yang padat dan empuk.

Jika menggunakan beras pera, isi hanya sekitar 1/3 dari ukuran daun ketupat. Beras pera cenderung lebih mengembang dibandingkan beras pulen, sehingga membutuhkan ruang lebih banyak agar tidak terlalu padat dan tetap matang merata.
 

4. Gunakan teknik perebusan


Metode perebusan ketupat seringkali memakan waktu berjam-jam. Namun, kini ada beberapa teknik hemat gas yang bisa kamu terapkan. Salah satu metode hemat gas yang populer adalah teknik 10-30-15. 

Pertama, rebus ketupat yang sudah diisi beras dengan api besar selama 10 menit hingga air mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan ketupat terendam dalam panci tertutup selama 30 menit, memanfaatkan panas sisa untuk terus mematangkan ketupat.

Terakhir, nyalakan kembali kompor dan rebus ketupat selama 15 menit dengan api sedang. Metode ini efektif untuk menghemat gas tanpa mengorbankan kematangan.
 

5. Ketupat diademkan dengan tepat


Setelah ketupat matang sempurna, segera angkat dan siram dengan air dingin mengalir. Hal ini berguna untuk membersihkan lendir dari janur yang mungkin menempel pada ketupat.

Setelah disiram air dingin, tiriskan ketupat hingga benar-benar kering. Kemudian, gantung ketupat di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik dan diangin-anginkan pada suhu ruang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH