Jakarta: WHO mendefinisikan pandemi sebagai wabah patogen baru yang menyebar dengan mudah dari orang ke orang di seluruh dunia dalam skala yang besar.
Ini adalah penyakit-penyakit yang menular dan memiliki garis infeksi yang berkelanjutan misalnya seperti kolera, wabah pes, cacar, dan influenza.
Mengacu pada sejarah dunia, setiap beberapa tahun selalu muncul pandemi yang meresahkan di beberapa belahan dunia. Kira-kira apa saja pandemi terburuk yang pernah terjadi sejauh ini?
Pandemi HIV / AIDS (2005-2012)
Total kematian : 36 juta
Penyebab: HIV / AIDS
Penyakit ini pertama kali ditemukan di Republik Demokratik Kongo pada tahun 1976 dan telah menewaskan lebih dari 36 juta orang sejak 1981. Saat ini ada sekitar 31 dan 35 juta orang yang mengidap HIV dan sebagian besar dari mereka berada di Afrika Sub-Sahara. Saat ini perawatan baru semakin berkembang sehingga HIV jauh lebih mudah untuk ditangani. Banyak penderita HIV tetap bisa menjalani kehidupan yang produktif. Antara 2005 dan 2012, kematian global tahunan akibat HIV / AIDS turun dari 2,2 juta menjadi 1,6 juta.
Flu Pandemi (1918)
Total kematian: 20 -50 juta
Penyebab: Influenza
Sekitar tahun 1918 dan 1920, wabah influenza telah menggemparkan dunia karena mampu menginfeksi lebih dari sepertiga populasi dunia dan mengakhiri kehidupan 20 - 50 juta orang. Dari 500 juta orang yang terinfeksi pandemi 1918, angka kematian diperkirakan 10 persen hingga 20 persen. Ditemukan kematian sebanyak 25 juta dalam 25 minggu pertama. Yang membedakan pandemi flu 1918 dari wabah influenza lainnya adalah pada korbannya. Influenza sebelumnya hanya membunuh remaja dan orang tua atau pasien yang sudah lemah. Namun yang ini juga ikut menyerang orang dewasa muda yang kuat dan benar-benar sehat.
Pandemi Kolera Keenam (1910-1911)
Total kematian: 800.000
Penyebab: Kolera
Pandemi Kolera Keenam berasal dari India. Penyakit ini menewaskan lebih dari 800.000 jiwa. Kolera keenam telah menyebar ke Timur Tengah, Afrika Utara, Eropa Timur, dan Rusia. Tak hanya itu pandemi Kolera Keenam juga merupakan sumber wabah Kolera Amerika pada 1910–1911. Karena sudah sempat terjadi, Otoritas kesehatan Amerika dengan cepat berusaha untuk mengisolasi yang terinfeksi, dan pada akhirnya hanya ada 11 kematian yang terjadi di AS. Pada tahun 1923, kasus-kasus kolera telah berkurang secara aignifikan, meskipun masih konstan di India.

(Mengacu pada sejarah dunia, setiap beberapa tahun selalu muncul pandemi yang meresahkan di beberapa belahan dunia. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)
The Black Death (1346-1353)
Total kematian: 75 - 200 juta
Penyebab: Penyakit pes
Dari tahun 1346 hingga 1353 wabah ini telah menghancurkan Eropa, Afrika, dan Asia, dengan perkiraan korban jiwa antara 75 dan 200 juta orang. Diduga berasal dari Asia, wabah kemungkinan besar melompat benua melalui kutu yang hidup di tikus yang hidup di atas kapal dagang. Pelabuhan menjadi pusat kota besar pada saat itu menjadi tempat berkembang biak yang sempurna untuk tikus dan kutu, dan dengan demikian bakteri berbahaya berkembang, menghancurkan tiga benua.
Antonine Plague (165 M)
Total kematian: 5 juta
Penyebab: Tidak dikenal
Penyakit ini juga dikenal sebagai Wabah Galen. Dia adalah pandemi kuno yang mempengaruhi Asia Kecil, Mesir, Yunani, dan Italia dan diduga juga sebagai cacar atau campak, meskipun penyebab sebenarnya masih belum diketahui. Penyakit tak dikenal ini dibawa kembali ke Roma oleh tentara yang kembali dari Mesopotamia sekitar 165 M; tanpa sadar, mereka telah menyebarkan penyakit yang akhirnya menewaskan lebih dari 5 juta orang dan menghancurkan tentara Romawi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)