FITNESS & HEALTH

4 Tips Ukur Kemampuan Berolahraga saat Pandemi bagi Pasien Penyakit Jantung

Kumara Anggita
Selasa 13 Oktober 2020 / 07:13
Jakarta: Olahraga menjadi salah satu kegitan yang baik dilakukan di tengah pandemi covid-19 ini. Namun untuk orang dengan penyakit jantung, olahraga harus dilakukan dengan hati-hati. Kuncinya adalah tahu mengukur kemampuan pasien.

Dr. Rien Afrianti, Sp.PD, Sp.JP, FIHA dalam acara bincang BaBe 1-on-1 menjelaskan bahwa, pada pasien yang sudah pernah mengalami serangan jantung boleh tetap olahraga. Ini justru dapat membantu agar serangan itu tidak terjadi lagi.

Berikut adalah beberapa tips dari Dr. Rien untuk mengukur kemampuan berolahraga bagi penderita penyakit jantung selama pandemi ini:

1. Lakukan olahraga berintensitas ringan (maksimal 150 menit/minggu) atau intensitas sedang (75 menit/minggu).

2. Perhatikan denyut jantung selama melakukan olahraga. Cara menghitung maksimal denyut jantung adalah 220 dikurangi usia. Dalam olahraga intensitas sedang, denyut jantung ideal adalah 50%-70% dari jumlah maksimal, sedangkan intensitas ringan di bawahnya. Jika denyut jantung sudah melebihi hitungan ini, maka olahraga harus dihentikan.

3. Tetap menerapkan protokol kesehatan 3M selama berkegiatan yaitu memakai masker, jaga jarak minimal 1,5 meter, serta cuci tangan dengan sabun.

4. Tetap mengonsumsi obat rutin untuk penyakit jantung.

Dengan seperti itu, olahraga bisa berjalan aman dan pasien bisa merasakan manfaatnya. Dan, Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.
(FIR)

MOST SEARCH