FITNESS & HEALTH

Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Hari Ini

Yatin Suleha
Kamis 11 Juni 2026 / 19:48
Ringkasnya gini..
  • Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Pesisir Barat, Lampung.
  • Didampingi Menkes Budi G. Sadikin, langkah ini jadi bukti komitmen pemerintah buat bikin akses kesehatan yang lebih oke.
  • Terutama buat warga di daerah 3T yang aksesnya masih terbatas.
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6). 

Didampingi Menkes Budi G. Sadikin, langkah ini jadi bukti komitmen pemerintah buat bikin akses kesehatan yang lebih oke, terutama buat warga di daerah 3T yang aksesnya masih terbatas.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan merata.
"Saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai. Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan agar rakyat mendapatkan layanan yang lebih baik," ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan nasional melalui pembangunan dan renovasi rumah sakit di seluruh Indonesia, serta modernisasi puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

"Kita sudah merencanakan dalam 3 tahun ke depan pembangunan dan renovasi sekitar 350 hingga 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia. Kita juga akan memodernisasi 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia," kata Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah menjalankan program modernisasi layanan kesehatan nasional dengan mendistribusikan hampir 1.000 unit alat kesehatan modern ke rumah sakit daerah di 514 kabupaten/kota.

Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin menjelaskan bahwa pembangunan RSUD KH Muhammad Tohir merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas 66 rumah sakit daerah yang difokuskan untuk menangani 5 penyebab kematian utama di Indonesia, yaitu stroke, penyakit jantung, kanker, penyakit ginjal, serta kesehatan ibu dan anak.


(Dengan beroperasinya RSUD KH Muhammad Tohir, masyarakat Kabupaten Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan kesehatan rujukan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

"Rumah sakit ini dibangun agar masyarakat Pesisir Barat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan spesialistik. Harapannya, kasus-kasus stroke, jantung, kanker, ginjal, serta layanan ibu dan anak dapat ditangani dan diselesaikan di sini," ujar Menkes Budi.

Menurut Menkes, pembangunan fisik rumah sakit telah selesai dan saat ini pemerintah tengah melengkapi berbagai alat kesehatan modern serta pemenuhan tenaga medis spesialis.

"Peralatan kesehatan untuk layanan stroke, jantung, kanker, dan ginjal sedang dalam proses pengiriman. Kami menargetkan dalam beberapa bulan ke depan seluruh alat dapat beroperasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lengkap dan berkualitas di daerahnya sendiri," katanya.

RSUD KH Muhammad Tohir akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang layanan rujukan, di antaranya CT Scan untuk penanganan stroke, peralatan kateterisasi jantung, mamografi untuk deteksi kanker payudara, fasilitas kemoterapi, serta layanan hemodialisis atau cuci darah bagi pasien penyakit ginjal.

Menkes juga menegaskan pentingnya tata kelola rumah sakit yang profesional dan berkelanjutan agar fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
 
"Kami tidak hanya membangun gedung dan menyediakan alat kesehatan, tetapi juga memperkuat tata kelola rumah sakit, kualitas pelayanan, serta pendampingan dari rumah sakit rujukan nasional agar layanan kesehatan di daerah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan," ujarnya.

Dengan beroperasinya RSUD KH Muhammad Tohir, masyarakat Kabupaten Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan kesehatan rujukan, sekaligus mendukung pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas di seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH