FITNESS & HEALTH

Vaksin Cacar Mampu Cegah Penularan Cacar Monyet, Benarkah? Ini Kata Menkes

Mia Vale
Rabu 27 Juli 2022 / 18:19
Jakarta: Monkeypox atau cacar monyet, oleh WHO ditetapkan sebagai keadaan darurat kesehatan. Namun, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak terlalu panik. Pasalnya, potensi penyebaran virus cacar monyet terbilang sedikit.

Sementara itu, melalui channel YouTube Kementerian Kesehatan RI, Budi menyampaikan bahwa vaksin cacar air efektif untuk menurunkan potensi penularan monkeypox karena kedua penyakit tersebut masih tergolong dalam satu genus yang sama. 

Dengan begitu, masyarakat yang telah mendapatkan vaksin cacar (smallpox) semasa batita berpotensi terinfeksi penyakit cacar monyet lebih rendah dibandingkan masyarakat yang belum mendapat vaksin. 



(Menkes menjelaskan salah satu gejala cacar monyet adala ruam kemerahan pada tubuh. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)

Vaksinasi cacar itu antibodinya dapat bertahan selama seumur hidup, jadi masyarakat yang telah menerima vaksin cacar itu relatif lebih terlindungi dari penyakit monkeypox,” tandas Budi dikutip saat konferensi pers bertemakan Perkembangan Kasus Cacar Monyet (Monkeypox) di Indonesia melalui YouTube Kemenkes RI Rabu, 27 Juli 2022.

Budi menjelaskan bahwa monkeypox berbeda dengan covid-19. Cacar monyet baru akan menginfeksi manusia setelah ditemukan gejala.

Ruam kemerahan pada tubuh dan terjadinya kontak fisik di antara pasien terinfeksi dengan individu yang sehat, merupakan beberapa gejala pada monkeypox. Jadi, baru akan tertular kalau seseorang terkena cairan yang keluar dari ruam tersebut.

Mengenai sudah adakah masyarakat Indonesia yang terkena cacar monyet, Menkes Budi dengan tegas menuturkan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi sebanyak sembilan kasus suspek monkeypox telah teridentifikasi di Indonesia selama beberapa waktu ke belakang.

Namun, dirinya memastikan bahwa kesembilan pasien suspek tersebut telah dinyatakan negatif dan bebas dari infeksi monkeypox.

(TIN)

MOST SEARCH