FITNESS & HEALTH
Onychophagia, Kebiasaan Menggigit Kuku yang Harus Dihentikan
Sandra Odilifia
Rabu 24 Februari 2021 / 15:07
Jakarta: Kamu mungkin mengenal beberapa orang yang menggigit kukunya, atau mungkin dirimu sendiri? Kebiasaan menggigit kuku mungkin terlihat tidak berbahaya, padahal sebenarnya kebalikannya lho!
Banyak orang memilih kebiasaan ini di masa kanak-kanak dan mengatasinya seiring bertambahnya usia. Namun ada kalanya menggigit kuku menjadi kebiasaan seumur hidup dan saat itulah kamu perlu memerhatikannya.
Sebenarnya, tidak ada alasan khusus mengapa orang suka menggigit kuku, tetapi ada beberapa kemungkinan penyebabnya seperti dinukil dari Timesofindia antara lain:
1. Jika kamu frustrasi, bosan, atau tidak sabar, menggigit kuku bisa menjadi cara mudah untuk membuat diri kamu sibuk
2. Ketika kamu melakukan sesuatu dengan konsentrasi penuh, kamu mungkin tidak menyadari dan menggigit kuku kamu saat itu
3. Menggigit kuku dapat meredakan kegugupan dan kecemasan untuk sementara waktu
4. Dalam beberapa kasus, kebiasaan tersebut dapat menjadi gejala dari kondisi kesehatan mental seperti ADHD, gangguan depresi, OCD dan gangguan kecemasan perpisahan
Ada alasan mengapa kamu perlu menghentikan kebiasaan menggigit kuku, salah satunya karena menggigit kuku sering kali dapat merusak kutikula dan jaringan di sekitarnya.
Meskipun tidak ada kerusakan jangka panjang, kamu mungkin akan mengalami nyeri di sekitar kuku.
Kemudian, kuku kamu mulai terlihat tidak normal dan kamu menjadi lebih rentan terhadap infeksi jamur karena bakteri yang berpindah dari jari ke mulut kamu. Selain itu, menelan kuku yang tergigit tidak baik untuk lambung dan usus kamu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Banyak orang memilih kebiasaan ini di masa kanak-kanak dan mengatasinya seiring bertambahnya usia. Namun ada kalanya menggigit kuku menjadi kebiasaan seumur hidup dan saat itulah kamu perlu memerhatikannya.
Sebenarnya, tidak ada alasan khusus mengapa orang suka menggigit kuku, tetapi ada beberapa kemungkinan penyebabnya seperti dinukil dari Timesofindia antara lain:
1. Jika kamu frustrasi, bosan, atau tidak sabar, menggigit kuku bisa menjadi cara mudah untuk membuat diri kamu sibuk
2. Ketika kamu melakukan sesuatu dengan konsentrasi penuh, kamu mungkin tidak menyadari dan menggigit kuku kamu saat itu
3. Menggigit kuku dapat meredakan kegugupan dan kecemasan untuk sementara waktu
4. Dalam beberapa kasus, kebiasaan tersebut dapat menjadi gejala dari kondisi kesehatan mental seperti ADHD, gangguan depresi, OCD dan gangguan kecemasan perpisahan
Mengapa harus menghentikan kebiasaan menggigit kuku?
Ada alasan mengapa kamu perlu menghentikan kebiasaan menggigit kuku, salah satunya karena menggigit kuku sering kali dapat merusak kutikula dan jaringan di sekitarnya.
Meskipun tidak ada kerusakan jangka panjang, kamu mungkin akan mengalami nyeri di sekitar kuku.
Kemudian, kuku kamu mulai terlihat tidak normal dan kamu menjadi lebih rentan terhadap infeksi jamur karena bakteri yang berpindah dari jari ke mulut kamu. Selain itu, menelan kuku yang tergigit tidak baik untuk lambung dan usus kamu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)