FITNESS & HEALTH

Pertolongan Pertama jika Anak Mengalami Sariawan

Raka Lestari
Sabtu 17 Oktober 2020 / 06:04
Jakarta: Sariawan merupakan peradangan yang terjadi di dalam rongga mulut, yang ditandai dengan kemerahan, bengkak, atau luka yang dapat disertai dengan perdarahan. Anak-anak dan bayi juga bisa mengalami sariawan.

“Pertolongan pertama pada anak dan bayi jika mereka mengalami sariawan minor, yang paling pertama harus dilakukan adalah menjaga hidrasi jika belum ada obat-obatan yang bisa digunakan,” dr. Herwanto, Sp.Adari  RS   Mitra  Keluarga  Kalideres, Jakarta, dalam edukasi media “Kenali Sariawan Bayi dan Anak”  pada Kamis, 15 Oktober 2020.

Menurut dr. Herwanto, ketika anak mengalami sariwan biasanya cenderung akan kurang makan dan minum. “Jumlah minum yang berkurang ini bisa menyebabkan dehidrasi. Pertama adalah atasi dulu dengan minum yang banyak untuk menjaga hidrasi, barulah jika terasa nyeri bisa digunakan obat-obatan pereda nyeri yang aman,” kata dr. Herwanto. 

“Pada anak yang sudah cukup besar, bisa diberikan obat kumur untuk sariwannya. Kalau anak yang masih bayi atau terlalu kecil lebih baik diberikan obat oles saja karena kalau diberikan obat kumur dikhawatirkan malah bisa tertelan,” saran dr. Herwanto. 

Dan yang terpenting menurut dr. Herwanto adalah untuk selalu menjaga kebersihan mulut yang terdapat sariawan itu, sehingga tidak terjadi infeksi pada daerah yang sariawan tersebut.

“Usahakan juga agar lukanya tidak semakin membesar. Dan jika ingin memberi makan pada anak, sebisa mungkin bentuknya disesuaikan. Jika biasanya mereka bisa makan apapun, anak yang sariawan bisa diberikan makanan yang memiliki tekstur lunak,” ujarnya. 

“Bisa diberikan makanan cair seperti susu atau yang berkuah seperti sup. Setelah itu barulah segera diatasi karena jika orang dewasa mengalami sariawan tentu bisa bersabar, tetapi kalau anak-anak yang mengalaminya pasti sulit untuk bersabar,” ujar dr. Herwanto. 

Mengatasinya pun bisa dengan cara alami seperti berkumur dengan air garam. “Berkumur dengan air garam memang bisa mengatasi. Air garam memang memiliki sifat antiseptik dan jika tidak ada obat di rumah bisa digunakan,” ujar dr. Herwanto. 

“Akan tetapi, berkumur dengan air garam ini jangan dilakukan secara terus-menerus karena garam bisa membuat mulut menjadi kering. Selain itu juga kan perih ya, kalau anak yang masih kecil mungkin tidak mau. Kalau mereka tidak mau bisa pakai pengobatan biasa,” tutup dr. Herwanto.
(YDH)

MOST SEARCH