FITNESS & HEALTH

Moms, Ini Pilihan dan Pantangan Makanan Usai Melahirkan

Yuni Yuli Yanti
Jumat 18 Maret 2022 / 13:00
Jakarta: Seorang ibu baru mungkin dilema tentang apa yang harus dan tidak boleh dikonsumsi setelah melahirkan. Pasalnya, ada begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Seperti ingin kembali bugar, menurunkan berat badan, dan mendapatkan energi. Namun, biasanya terkendala karena harus menyusui sang buah hati. 

Seperti diketahui, seorang ibu menyusui perlu mengonsumsi berbagai makanan sehat yang dapat menunjang produksi ASI-nya. Sehingga, ia tidak disarankan untuk mengonsumsi menu diet, dan lain sebagainya. 

Mengutip dari HealthShots, Vidhi Chawla seorang ahli diet dan pendiri Klinik Diet Fisico menyebutkan ada beberapa hal yang harus dan tidak boleh dikonsumsi ibu yang baru melahirkan. 

 

4 hal yang wajib dikonsumsi:


1. Kalori
Setelah melahirkan, ibu perlu menyusui oleh karena itu penting untuk memberikan nutrisi yang tepat bagi tubuh. Tambahan 300-400 kalori adalah semua yang perlu dikonsumsi per hari.


2. Protein
Protein ekstra perlu dikonsumsi secara teratur. Tidak hanya dalam satu kali makan dari satu sumber, setiap makan harus memiliki porsi protein dari sumber yang berbeda.
 

3. Galactagogues

Galactagogues yang meningkatkan produksi susu dalam tubuh, bisa didapatkan dari makanan seperti pepaya, kacang-kacangan, biji-bijian, buncis, buncis, jahe, dan lain sebagainya. 
 

4. Mineral

Mineral penting seperti seng dan folat. Apalagi, ibu menyusui pastikan kamu mendapatkan asupan ini setiap kali mengonsumsi makanan atau minuman. 


(Telur merupakan salah satu makanan berprotein yang bagus dikonsumsi ibu usai melahirkan. 
Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com) 


 

4 Hal yang wajib dihindari:


1. Makan bukan untuk dua orang
Mitos seputar nutrisi pasca-kehamilan adalah bahwa kamu perlu makan untuk dua orang. Nyatanya, itu tidak benar ya!


2. Hindari alkohol
Konsumsi alkohol atau tembakau dapat membahayakan tubuh dan memperlambat proses pemulihan.


3. Kurang gerak
Istirahat total tidak disarankan, tergantung pada persalinan karena dapat membuat tubuh terlalu rileks dan pemulihan mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Oleh karena itu, sebaiknya kamu lebih aktif dan banyak bergerak untuk melemaskan otot-otot yang tegang usai melahirkan.  


4. Hindari penurunan berat badan yang cepat
Setelah melahirkan, biasanya wanita ingin kembali ke bentuk semula dan memiliki berat badan yang ideal. Memang, hal itu sangat wajar, namun pastikan kamu tidak terburu-buru sehingga melakukan diet penurunan berat badan dengan cara instan. Berikan tubuhmu waktu untuk pulih secara perlahan tetapi dengan cara yang sehat.
(yyy)

MOST SEARCH