Jakarta: Lompat tali adalah salah satu jenis olahraga yang sering dilakukan kebanyakan orang. Dan, lompat tali diyakini lebih efektif dibandingkan olahraga kardio lainnya.
Dilansir dari Insider, berikut sejumlah manfaat olahraga lompat tali yang perlu kamu ketahui, diantaranya:
Membakar kalori
Lompat tali dapat membakar 200 – 300 kalori dalam waktu 15 menit. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan olahraga lari atau bersepeda.
“Lompat tali membakar lebih banyak kalori daripada jenis kardio lainnya,” kata celebrity trainer Jillian Michaels sekaligus pendiri The Jillian Michaels Fitness App.
Meningkatkan kemampuan koordinasi
“Lompat tali meningkatkan koordinasi karena membutuhkan beberapa bagian tubuh untuk berkomunikasi dalam menyelesaikan satu lompatan. Kaki harus melompat tepat waktu dengan pergelangan tangan berputar untuk menciptakan gerakan melompat terus menerus," ujar Morgan Rees, seorang personal trainer.

(Lompat tali juga dapat membuat tulangmu menjadi lebih sehat dan mengurangi risiko mengalami osteoporosis di kemudian hari terutama pada wanita. Foto: Ilustrasi. Dok. Unsplash.com)
Mengurangi risiko cedera
Dengan peningkatan kemampuan koordinasi saat melakukan lompat tali, risiko kamu untuk cedera pada saat berolahraga atau melakukan kegiatan sehari-hari akan berkurang, menurut Michaels.
"Lompat tali memaksa Anda untuk mengoordinasikan gerakan tubuh bagian atas dan bawah sehingga Anda lebih gesit dan kesadaran tubuh Anda meningkat pesat. Ini membuat Anda lebih sedikit mengalami cedera," jelasnya.
Meningkatkan kesehatan jantung
Berlatih lompat tali dapat membuat detak jantung menjadi terpacu, yang membuatnya baik untuk kesehatan sistem kardiovaskular.
Sebuah studi pada tahun 2019 yang dipublikasikan dalam Journal of Pharmacy and Technology menemukan bahwa seseorang yang melakukan lompat tali dua sesi setiap harinya akan memiliki fungsi jantung yang lebih baik dibandingkan yang tidak melakukannya.
Memperkuat kepadatan tulang
Lompat tali juga dapat membuat tulangmu menjadi lebih sehat. Kepadatan tulang bergantung pada kandungan mineral, seperti kalsium pada tulang. Dan, tulang merupakan bagian yang sangat ringkih serta mudah sekali patah. Dengan semakin padatnya tulang, maka dapat mengurangi risiko mengalami osteoporosis di kemudian hari terutama pada wanita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)