FITNESS & HEALTH

Covid-19 Sub Varian Omicron XBB, 4 Kasus Ditemukan

Medcom
Rabu 26 Oktober 2022 / 19:45
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui dr. Mohammad Syahril mengonfirmasi kasus positif sub varian Covid-19 XBB. Ada penambahan tiga orang yang dinyatakan positif sub-varian baru ini. Artinya, sudah empat kasus positif XBB sejauh ini.

Penambahan tiga kasus ini berasal dari transmisi lokal dan diduga karena penularan yang cepat. Seluruh penderita berasal dari DKI Jakarta.

"Di Indonesia hingga Selasa 25 Oktober kemarin tercatat penambahan tiga kasus ya XBB di Indonesia. Ketiganya merupakan transmisi lokal," ujar dr. Syahril dalam konferensi pers virtual yang disiarkan pada YouTube Kemenkes, Rabu, 26 Oktober 2022.

Kemudian, dr. Syahril mengatakan, bahwa keempat pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dengan melakukan isolasi mandiri, tidak dirawat di rumah.

“Kita di Indonesia ada empat kasus konfirmasi ya, tapi semua sudah sembuh dan kemarin melalui isolasi mandiri ya tidak dirawat,” kata Syahril.

Setidaknya 3 dari 4 kasus Covid-19 sub-varian XBB ini adalah transmisi lokal yang mana tidak ada jejak perjalanan ke luar negeri. Sementara 1 pasien lainnya memiliki riwayat perjalanan dari Singapura.

Gejala yang dialami oleh para penderita pun dapat dikatakan ringan, seperti batuk dan pilek. Para pasien yang teridentifikasi pun berada di usia 32 tahun, 52 tahun, 34 tahun, dan juga 29 tahun.

Dr. Syahril menilai bahwa XBB lebih cepat menular, namun untuk tingkat fatalitasnya adalah rendah. Hingga saat ini, dr. Syahril menegaskan tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia terus menurun.

"Dan kami tegaskan ulang sub-varian XBB ini lebih cepat menular seperti halnya subvarian Omicron yang lalu BA.4 dan BA.4, namun fatality atau tingkat kematiannya rendah," kata dr, Syahril.

Covid-19 sub-varian Omicron XBB sejauh ini telah teridentifikasi di 26 negara. Varian ini diketahui yang menyebabkan angka lonjakan kasus positif Covid-19 di Singapura akhir-akhir ini.

Aulia Putriningtias
 
(FIR)

MOST SEARCH