FITNESS & HEALTH

Hindari Makanan dan Minuman yang Bisa Bikin Kamu Pikun

Raka Lestari
Selasa 08 Juni 2021 / 17:37
Jakarta: Otak adalah organ terpenting dalam tubuh. Otak berfungsi untuk membuat jantung berdetak, paru-paru bernapas dan semua sistem di tubuh tetap berfungsi.

Itulah mengapa penting untuk menjaga otak agar bekerja dalam kondisi optimal dengan pola makan yang sehat. Beberapa makanan dan minuman memiliki efek negatif pada otak, memengaruhi memori dan suasana hati, serta meningkatkan risiko demensia.

Dilansir dari Healthline, berikut ini adalah makanan dan minuman yang buruk bagi kesehatan otak terutama untuk daya ingat:
 

1. Minuman manis


Minuman manis di antaranya adalah minuman bersoda, minuman olahraga, minuman energi dan jus buah kemasan. Asupan minuman manis yang tinggi tidak hanya menaikkan berat badan dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2 serta penyakit jantung, tetapi juga memiliki efek negatif pada otak.

Asupan minuman manis yang berlebihan meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2, yang telah terbukti meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.
 

2. Karbohidrat olahan


Karbohidrat olahan di antaranya adalah gula dan biji-bijian yang diproses, seperti tepung terigu. Karbohidrat jenis ini umumnya memiliki indeks glikemik (GI) yang tinggi.

Berarti tubuh mencernanya dengan cepat, menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin. Juga, ketika dimakan dalam jumlah yang lebih besar, makanan ini sering memiliki beban glikemik (GL) yang tinggi. Makanan yang tinggi GI dan tinggi GL dianggap dapat merusak fungsi otak.
 

3. Makanan tinggi lemak trans


Lemak trans adalah jenis lemak tak jenuh yang dapat berdampak buruk pada kesehatan otak. Lemak trans terjadi secara alami dalam produk hewani seperti daging dan susu, bukan masalah utama.

Sebaliknya, lemak trans yang diproduksi secara industri, juga dikenal sebagai minyak nabati terhidrogenasi yang menjadi masalah. Lemak trans buatan ini dapat ditemukan dalam margarin, frosting, makanan ringan, kue siap pakai, dan kue kering kemasan.
 

4. Makanan yang diproses


Makanan olahan cenderung tinggi gula, lemak dan garam. Contohnya adalah keripik, permen, mie instan, popcorn microwave, saus siap pakai, dan makanan siap saji.

Makanan ini biasanya tinggi kalori dan rendah nutrisi lainnya. Mereka adalah jenis makanan yang menyebabkan penambahan berat badan, yang dapat memiliki efek negatif pada kesehatan otak.
 

5. Alkohol


Penggunaan alkohol berlebihan menghasilkan pengurangan volume otak, perubahan metabolisme, dan gangguan neurotransmiter, yang merupakan bahan kimia yang digunakan otak untuk berkomunikasi.

Orang yang mengonsumsi alkohol berlebihan juga biasanya kekurangan vitamin B1. Hal ini dapat menyebabkan gangguan otak yang disebut ensefalopati Wernicke, yang pada gilirannya dapat berkembang menjadi sindrom Korsakoff.
(FIR)

MOST SEARCH