End Google Analytics -->
FITNESS & HEALTH

Pentingnya Menjaga Kesehatan Usus

Medcom
Minggu 22 Januari 2023 / 10:00
Jakarta: Menjaga kesehatan usus dan menjaga keseimbangan mikrobioma menjadi sangat penting dilakukan bagi kamu yang ingin mendapatkan kesehatan optimal. Apalagi, para ahli menyakini bahwa hampir 90% penyakit berkaitan dengan usus dan kesehatan mikrobioma.

Lingkungan yang beracun, makanan yang kekurangan nutrisi, dan gaya hidup yang membuat stres bisa merusak kesehatan usus. Mikrobioma adalah kumpulan dari triliunan mikroba yang mendiami tubuh manusia, seperti bakteri dan virus. Ukurannya sangat kecil, tapi bila dijumlahkan berat dari seluruh mikrobioma ini sekitar 2-3 kg dari berat tubuh manusia.

Kesehatan usus yang buruk bisa menyebabkan penumpukan racun tubuh. Hal itu bisa mengakibatkan aroma keringat jadi kurang sedap, tidur tidak nyenyak, mudah lelah dan tidak fokus.

"Minuman herbal ini memiliki tiga fungsi utama yaitu mengeluarkan atau membersihkan racun tubuh, membersihkan atau menyehatkan pencernaan serta menyeimbangkan mikrobioma," kata konsultan produk Synergy, dr Vania Ibrahim.

"Oleh karena itu, ini dapat memberikan manfaat menyehatkan pencernaan dan usus, membersihkan racun tubuh dan menyeimbangkan bakteri baik didalam tubuh, menurunkan gula darah dan kolesterol, melancarkan buang air besar dan menjaga berat badan ideal," lanjutnya.

Menurut Vania, menjaga kesehatan usus dan meningkatkan bakteri baik bisa dilakukan dengan mengonsumsi serat yang cukup dan mengonsumsi bahan-bahan penyubur bakteri baik yang disebut prebiotik. Mengonsumsi beragam sayur dan buah, minum yang cukup, dan membatasi makanan yang tinggi kalori dan lemak juga bisa dilakukan untuk membuat kesehatan usus tetap terjaga.

Apalagi, menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sebanyak 95,5 persen orang Indonesia masih kurang mengonsumsi buah dan sayur dengan porsi yang cukup.

"Ini berarti tubuh menjadi kurang serat, yang dapat menyebabkan peningkatan angka penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan obesitas," tutupnya.





 
(ELG)

MOST SEARCH