FITNESS & HEALTH
Apa Itu Kolonoskopi? Prosedur yang Lula Lahfah Sempat Jalani sebelum Meninggal
Fatha Annisa
Minggu 25 Januari 2026 / 10:55
Jakarta: Selebgram Lula Lahfah dikabarkan meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari di apartemennya. Sebelumnya, ia mengungkapkan kepada sang sahabat, Keanu Angelo, harus menjalani prosedur kolonoskopi.
Hal ini terungkap dari tangkapan layar ruang obrolan virtual antara Lula dan Keanu, yang diunggah oleh Keanu. Mendiang Lula mengaku takut karena harus menjalani prosedur kolonoskopi untuk memeriksa dinding ususnya yang mengalami penebalan.
“Usus gw masih bengkak penebalan, terus gw harus colonoscopy," ucap Lula, dikutip dari Instagram KEANU.
Sementara itu, kolonoskop dilengkapi oleh kamera kecil yang berfungsi mengirim gambar ke monitor sehingga dokter bisa melihat kondisi dalam usus besar. Jika ada jaringan abnormal yang terlihat saat pemeriksaan, dokter akan mengambil sampel jaringan tersebut.
Prosedur ini biasanya disarankan dilakukan untuk tujuan mendeteksi kanker usus besar, terutama pada orang berusia 50 tahun ke atas. Selain itu, mencari tahu penyebab buang air besar berdarah, sembelit kronis, diare kronis, nyeri perut, mendeteksi dan memotong tumor usus atau polip usus, sekaligus menurunkan risiko terserang kanker usus besar.
Dalam proses kolonoskopi, udara akan ditiupkan melalui selang saat sudah mencapai usus besar. Ini dilakukan agar usus pasien mengembang dan dinding usus terlihat jelas pada monitor. Pada tahap ini, pasien akan merasakan kram, tetapi dapat diredakan dengan menarik napas panjang.
Prosedur ini umumnya berlangsung sekitar 30-60 menit. Namun, dokter bisa kembali mengulang prosedur kolonoskopi apabila kualitas gambar yang dihasilkan dinilai kurang jelas.
Pasien yang hendak menjalani prosedur kolonoskopi juga perlu mengonsumsi sejumlah obat (berdasarkan anjuran dokter), supaya tidak terjadi gangguan selama pemeriksaan. Adapun obat-obatan yang dimaksud antara lain:
1. Obat radang sendi
2. Aspirin atau obat lain yang mengandung aspirin
3. Obat pengencer darah
4. Obat diabetes
5. Obat antiinflamasi non-steroid (NSAIDs), seperti ibuprofen atau naproxen
6. Suplemen atau vitamin yang mengandung zat besi
Sebelum kolonoskopi, usus juga harus bersih dari feses sehingga kondisinya dapat terlihat jelas saat pemeriksaan. Untuk itu, pasien harus mengonsumsi obat pencahar di malam hari sebelum kolonoskopi dan di pagi hari sebelum pelaksanaan kolonoskopi
Pasien juga harus menjalani diet khusus dengan hanya mengonsumsi makanan lunak dan minum air putih sehari sebelum kolonoskopi, berpuasa setelah tengah malam sebelum menjalani prosedur kolonoskopi, serta menghentikan atau mengurangi dosis obat-obatan yang sedang dikonsumsi, termasuk suplemen dan vitamin, setidaknya 1 minggu sebelum kolonoskopi.
Demikian informasi terkait kolonoskopi. Semoga bermanfaat!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(PRI)
Hal ini terungkap dari tangkapan layar ruang obrolan virtual antara Lula dan Keanu, yang diunggah oleh Keanu. Mendiang Lula mengaku takut karena harus menjalani prosedur kolonoskopi untuk memeriksa dinding ususnya yang mengalami penebalan.
“Usus gw masih bengkak penebalan, terus gw harus colonoscopy," ucap Lula, dikutip dari Instagram KEANU.
| Baca juga: Lula Lahfah Ditemukan Meninggal di Apartemen, Ini Riwayat Penyakit GERD yang Dialaminya |
Apa Itu Kolonoskopi?
Melansir laman Alodokter, kolonoskopi merupakan prosedur yang dilakukan dengan menggunakan kolonoskop, yaitu selang lentur berdiameter sekitar 1,5 sentimeter. Prosedur ini diawali dengan pemberian obat bius kepada pasien, lalu selang tersebut dimasukan melalui dubur pasien dan didorong sampai ke usus besar.Sementara itu, kolonoskop dilengkapi oleh kamera kecil yang berfungsi mengirim gambar ke monitor sehingga dokter bisa melihat kondisi dalam usus besar. Jika ada jaringan abnormal yang terlihat saat pemeriksaan, dokter akan mengambil sampel jaringan tersebut.
Prosedur ini biasanya disarankan dilakukan untuk tujuan mendeteksi kanker usus besar, terutama pada orang berusia 50 tahun ke atas. Selain itu, mencari tahu penyebab buang air besar berdarah, sembelit kronis, diare kronis, nyeri perut, mendeteksi dan memotong tumor usus atau polip usus, sekaligus menurunkan risiko terserang kanker usus besar.
Dalam proses kolonoskopi, udara akan ditiupkan melalui selang saat sudah mencapai usus besar. Ini dilakukan agar usus pasien mengembang dan dinding usus terlihat jelas pada monitor. Pada tahap ini, pasien akan merasakan kram, tetapi dapat diredakan dengan menarik napas panjang.
Prosedur ini umumnya berlangsung sekitar 30-60 menit. Namun, dokter bisa kembali mengulang prosedur kolonoskopi apabila kualitas gambar yang dihasilkan dinilai kurang jelas.
| Baca juga: 10 Kebiasaan yang Bisa Bikin Usus Lebih Cepat Tua |
Peringatan sebelum Kolonoskopi
Tidak semua orang bisa menjalani prosedur kolonoskopi. Misalnya, ibu hamil dianjurkan untuk menghindari prosedur ini karena bisa memicu keguguran. Selain itu, penderita megakolon dan penderita radang usus dengan luka berat juga tidak disarankan lantaran dapat meningkatkan risiko usus robek.Pasien yang hendak menjalani prosedur kolonoskopi juga perlu mengonsumsi sejumlah obat (berdasarkan anjuran dokter), supaya tidak terjadi gangguan selama pemeriksaan. Adapun obat-obatan yang dimaksud antara lain:
1. Obat radang sendi
2. Aspirin atau obat lain yang mengandung aspirin
3. Obat pengencer darah
4. Obat diabetes
5. Obat antiinflamasi non-steroid (NSAIDs), seperti ibuprofen atau naproxen
6. Suplemen atau vitamin yang mengandung zat besi
Sebelum kolonoskopi, usus juga harus bersih dari feses sehingga kondisinya dapat terlihat jelas saat pemeriksaan. Untuk itu, pasien harus mengonsumsi obat pencahar di malam hari sebelum kolonoskopi dan di pagi hari sebelum pelaksanaan kolonoskopi
Pasien juga harus menjalani diet khusus dengan hanya mengonsumsi makanan lunak dan minum air putih sehari sebelum kolonoskopi, berpuasa setelah tengah malam sebelum menjalani prosedur kolonoskopi, serta menghentikan atau mengurangi dosis obat-obatan yang sedang dikonsumsi, termasuk suplemen dan vitamin, setidaknya 1 minggu sebelum kolonoskopi.
Demikian informasi terkait kolonoskopi. Semoga bermanfaat!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)