FITNESS & HEALTH

Normalkah Vagina Gatal saat Haid?

Kumara Anggita
Senin 02 November 2020 / 08:38
Jakarta: Vagina terasa gatal adalah salah satu keluhan yang kerap dialami wanita saat menstruasi. Hal ini tentu saja membuat kamu tidak nyaman ya. Apalagi, jika gatal menyerang saat kamu sedang beraktivitas. Duh, rasanya pasti ganggu banget ya kan! 

Menurut seorang Dermatologist, dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp.KK, rasa gatal saat menstruasi termasuk kondisi yang tidak normal. Biasanya ini terjadi karena kamu tidak menjaga kebersihan area kewanitaan dengan benar. 

Nah, untuk mengatasi rasa gatal pada vagina, kamu harus memerhatikan kebersihan area tersebut dengan cara: 

1. Sering mengganti pembalut

Pastikan kamu tidak malas untuk mengganti pembalut saat sedang menstruasi. Perlu diingat, saat mendtruasi darah yang kelaur adlah darah kotor. Pada usia produktif, biasanya darag yang keluar kental, jika tidak sempat mengganti pembalut maka darah kental tadi akan menempel di permukaan kemaluan. Bila nempelnya terlalu lama hingga mengiritasi, tentu dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada vagina. 

“Biasanya kalau sudah siangan tak ganti pembalut atau besoknya demikian, dan celana dalam terlalu ketat jadi akan gatal karena nempel sama basah. Jadi kalau normal harusnya menstruasi tidak gatal. Menstruasi biasa-biasa saja. Maka, sebaiknya kamu mengganti pembalut setiap 2-3 jam sekali," tutur dr. Dewi. 

2. Hindari pakaian dalam yang ketat

Saat menstruasi biasanya daerah kewanitaan semakin lembap. Untuk itu, sebaiknya kamu menggunakan pakaian dalam yang nyaman. Jangan pakai celana dalam yang ketat dari bahan nilon. Celananya pun juga jangan yang ketat. 


(dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp.KK. Foto: Dok. Istimewa)

3. Pakai pembalut yang cocok denganmu

Bahan pembalut beragam dan pastikan kamu memakai bahan yang cocok dengan kulitmu. Umumnya bahan pembalut lembut dan tipis sehingga kulit tak mudah iritasi.

“Pakai pembalut yang berbahan lembut atau yang kamu cocok,” jelasnya.

4. Boleh pakai pembersih kewanitaan

Bila menstruasi membuat kulit gatal, kamu boleh memakai pembersih kewanitaan yang cocok denganmu. Namun, dr. Dewi menyarankan agar kamu memakainya pada waktu itu saja. Ketika gatal sudah hilang hentikan pemakaian. 

"Pembersih kewanitaan sebetulnya tidak perlu rutin digunakan. Kalau misal memang mau menggunakan boleh, mungkin saat menstruasi atau ada keluhan keputihan tapi gunakannya hanya saat keluhan.  Idealnya, daerah kewanitaan dibersihkan hanya dengan menggunakan air mengalir saja. Kalau mau pakai sabun, boleh dengan sabun yang lembut,” paparnya dalam Ngobrol Asyik di Instagram Medcom.id.

(yyy)

MOST SEARCH