FITNESS & HEALTH

Gejala Diabetes: 3 Bau Badan Jadi Tanda Kadar Gula Darah Tinggi

Mia Vale
Minggu 18 September 2022 / 14:00
Jakarta: Orang yang didiagnosis dengan diabetes perlu memastikan bahwa mereka mampu mengelola penyakitnya dengan mengikuti obat yang diresepkan dokter, diet, dan olahraga yang tepat. 

Ini akan mengurangi dampak penyakit pada kesehatannya. Di sisi lain, diabetes yang tidak dikelola dengan baik dapat memperburuk kadar gula darah dan bahkan dapat naik ke tingkat yang berbahaya dan mematikan.

Salah satu tanda gula darah tinggi adalah bau badan yang aneh, terutama pada napas. Sangat penting untuk menyadari tanda-tanda ini dan mencari perawatan medis segera. Diabetes yang terabaikan dapat meningkatkan risiko stroke, amputasi, dan serangan jantung.
 

Kok, bisa bau?


Diabetes ketoasidosis adalah salah satu efek samping diabetes yang mematikan. Komplikasi diabetes ini berkembang ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk memungkinkan gula darah masuk ke sel untuk digunakan sebagai energi. 

Kemudian hati memecah lemak untuk bahan bakar, yang menghasilkan asam yang disebut keton. Ketika terlalu banyak keton diproduksi terlalu cepat, mereka dapat menumpuk ke tingkat yang berbahaya dalam darah dan urine. Reaksi ini terjadi di dalam hati, yang menyebabkan darah menjadi asam.

Kondisi ini dapat menghasilkan tiga jenis bau, utamanya bau napas. Ini adalah tanda toksisitas. Keton meninggalkan tubuh melalui napas dan keringat kita, yang menyebabkan bau badan.


(Selain bergantung pada obat, ada baiknya bola penderita diabetes melakukan diet harian dan konsultasikan secara teratur di penyedia kesehatan. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Mengidentifikasi bau terkait diabetes bau-bauan ini terkait dengan keton yang berlebihan dalam tubuh mungkin termasuk: 

- Bau buah pada napas
- Napas yang berbau seperti kotoran

Ini bisa disebabkan oleh muntah yang berkepanjangan atau obstruksi usus. Napas dengan bau seperti amonia, yang biasanya terjadi pada orang yang mengalami gagal ginjal kronis. 

Orang dengan diabetes tipe 1 dapat mengembangkan ketoasidosis karena infeksi, cedera, penyakit serius, stres operasi atau dosis suntikan insulin yang hilang. Namun lebih jarang dan parah pada orang dengan diabetes tipe 2.
 

Tanda-tanda dari ketoasidosis


Melansir dari Times of India, selain bau napas, tanda-tanda lain dari kondisi ini meliputi:

- Napas lebih dalam
- Kelelahan
- Buang air kecil berlebihan
- Penurunan berat badan
- Mual
- Muntah
- Sakit perut
 

Yuk, cegah diabetes ketoasidosis


Penderita diabetes disarankan untuk sering memeriksa gula darahnya untuk mengetahui kadarnya dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah kondisi memburuk.

Selain bergantung pada obat, ada baiknya bola penderita diabetes melakukan diet harian, di mana makanan yang dikonsumsi harus rendah kalori, lemak jenuh, lemak trans, gula, dan garam. 

Makan lebih banyak makanan kaya serat seperti sereal gandum utuh, roti, kerupuk, nasi, atau pasta. Mengganti soda dan jus kemasan dengan air biasa. Dapat menambahkan beberapa rasa menggunakan jeruk, lemon, mentimun, atau stroberi yang baru dipotong. 

Sertakan banyak buah dan sayuran dalam diet. Jangan lupa konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk rencana makan ramah diabetes.

(TIN)

MOST SEARCH