FITNESS & HEALTH
Inventing Anna: 7 Pelajaran yang Dapat Dipelajari dari 'Pewaris Palsu'
Mia Vale
Minggu 20 Maret 2022 / 13:30
Jakarta: Kalau kamu mengikuti serial Netflix yang sedang tren, Inventing Anna, tentu akan tahu semua tentang Anna Sorokin, pewaris Jerman palsu yang berhasil mencuri perhatian dan harta para kaum elite di New York.
Sebenarnya, Sorokin atau Anna Delvey, begitu dia memutuskan untuk menyebut dirinya sendiri hanya merupakan gadis muda penipu ulung. Anna berhasil menipu kira sebanyak USD200 ribu (berkisar Rp2,8 Miliar). Wow!
Serial yang terinspirasi dari artikel New York Magazine "How Anna Delvey Tricked New York's Party People" oleh Jessica Pressler, mencoba menceritakan dari sudut pandang seorang jurnalis bernama Vivian (Anna Chlumsky) yang berusaha menyelidiki kasus Anna Delvey (Julia Garner).
Ia kemudian menulisanya menjadi sebuat artikel yang mengungkapkan siapa sosok Anna Delvey sebenarnya. Melnsir dari Times of India, berikut beberapa 'pelajaran' yag bisa diambil dari seorang Anna. Tapi bukan untuk ditiru tindak kejahatannya, ya!

(Dalam drama yang diangkat dari kisah nyata Inventing Anna, kita belajar untuk tak selalu percaya mentah-mentah dari media sosial. Karena bisa jadi ia penipu seperti Anna. Foto: Dok. Netflix/IMDB)
Ya, Anna Sorokin yang menyamar sebagai putri seorang taipan Jerman, selalu tampil percaya diri saat memasuki dan berjalan di hotel, restoran, dan klub malam mewah Manhattan. Tak hanya bak aktris yang sedang memainkan perannya, ia juga selalu mengenakan pakaian mahal untuk menunjang penampilannya.
Dalam melancarkan aksi penipuannya, Anna Delvey selalu memulai dengan melakukan komunikasi yang baik dengan orang yang ingin diajak bermitra. Ia dengan cerdik berteman dengan sosialita, desainer mode tinggi, dan VIP teknologi kaya, menyamar sebagai ahli waris.
Semua aksi tipuannya benar-benar sempurna. Mulai dari cara Anna berkenalan dan berbicara dengan orang baru kenal, sampai membuat orang tersebut tertarik dan setuju dengan apa yang disampaikan olehnya.
Kadang banyak kita lihat kehidupan yang ditampilkan oleh orang-orang begitu sempurna. Jangan percaya begitu saja! Karena apa yang ditampilkan di medsos belum tentu kehidupan yang sebenarnya. Begitu pula yang dilakukan Anna.
Mungkin saja seseorang itu mempunyai pribadi yang kasar atau tidak disukai dalam segala hal. Namun, apa yang dilakukan Anna benar-benar menakjubkan. Ia mampu 'menaklukan' orang-orang yang dijumpainya.
Anna memiliki cukup kecerdasan dan karisma untuk bisa menyesuaikan diri dengan kelompok di mana ia berada dan menarik orang tersebut masuk perangkapnya.
Boleh dibilang penampilan Anna dalam setiap akan menjalankan aksinya tidak tanggung-tanggung. Mulai dari gaya busana, tas, sampai aksesori pun semua dari merek kenamaan.
Bahkan untuk penampilan santai lun Anna tetap mengenakan baju kasual dari rumah mode terkenal. Inilah yang membuat banyak irang percaya bahwa ia anak bangsawan. Nah, dari segi positifnya, kamu bisa melakukan hal ini. Bila mempunyai impian, usaha dengan konsisten tanpa kenal lelah.
Bila kamu mempunyai suatu mimpi, jangan pernah takut untuk menggapainya. Jangan biarka mimpi itu memudar. Bahkan jika itu terlihat tidak dapat didekati, berusahalah untuk mewujudkannya. Tapi, mimpi yang positif, ya!
Tidak ada manusia yang sempurna. Sepandai-pandainya Anna melakukan aksi tipu-tipunya, kadang ia membawanya ke beberapa situasi buruk. Ya, Anna juga mempunyai kelemahan. Kelemahan utama Anna adalah ia naif dan ceroboh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Sebenarnya, Sorokin atau Anna Delvey, begitu dia memutuskan untuk menyebut dirinya sendiri hanya merupakan gadis muda penipu ulung. Anna berhasil menipu kira sebanyak USD200 ribu (berkisar Rp2,8 Miliar). Wow!
Serial yang terinspirasi dari artikel New York Magazine "How Anna Delvey Tricked New York's Party People" oleh Jessica Pressler, mencoba menceritakan dari sudut pandang seorang jurnalis bernama Vivian (Anna Chlumsky) yang berusaha menyelidiki kasus Anna Delvey (Julia Garner).
Ia kemudian menulisanya menjadi sebuat artikel yang mengungkapkan siapa sosok Anna Delvey sebenarnya. Melnsir dari Times of India, berikut beberapa 'pelajaran' yag bisa diambil dari seorang Anna. Tapi bukan untuk ditiru tindak kejahatannya, ya!

(Dalam drama yang diangkat dari kisah nyata Inventing Anna, kita belajar untuk tak selalu percaya mentah-mentah dari media sosial. Karena bisa jadi ia penipu seperti Anna. Foto: Dok. Netflix/IMDB)
1. Pertunjukan harus berjalan
Ya, Anna Sorokin yang menyamar sebagai putri seorang taipan Jerman, selalu tampil percaya diri saat memasuki dan berjalan di hotel, restoran, dan klub malam mewah Manhattan. Tak hanya bak aktris yang sedang memainkan perannya, ia juga selalu mengenakan pakaian mahal untuk menunjang penampilannya.
2. Penipu ulung
Dalam melancarkan aksi penipuannya, Anna Delvey selalu memulai dengan melakukan komunikasi yang baik dengan orang yang ingin diajak bermitra. Ia dengan cerdik berteman dengan sosialita, desainer mode tinggi, dan VIP teknologi kaya, menyamar sebagai ahli waris.
Semua aksi tipuannya benar-benar sempurna. Mulai dari cara Anna berkenalan dan berbicara dengan orang baru kenal, sampai membuat orang tersebut tertarik dan setuju dengan apa yang disampaikan olehnya.
3. Jangan selalu percaya dengan media sosial
Kadang banyak kita lihat kehidupan yang ditampilkan oleh orang-orang begitu sempurna. Jangan percaya begitu saja! Karena apa yang ditampilkan di medsos belum tentu kehidupan yang sebenarnya. Begitu pula yang dilakukan Anna.
4. Tidak harus selalu menyenangkan
Mungkin saja seseorang itu mempunyai pribadi yang kasar atau tidak disukai dalam segala hal. Namun, apa yang dilakukan Anna benar-benar menakjubkan. Ia mampu 'menaklukan' orang-orang yang dijumpainya.
Anna memiliki cukup kecerdasan dan karisma untuk bisa menyesuaikan diri dengan kelompok di mana ia berada dan menarik orang tersebut masuk perangkapnya.
5. Konsisten
Boleh dibilang penampilan Anna dalam setiap akan menjalankan aksinya tidak tanggung-tanggung. Mulai dari gaya busana, tas, sampai aksesori pun semua dari merek kenamaan.
Bahkan untuk penampilan santai lun Anna tetap mengenakan baju kasual dari rumah mode terkenal. Inilah yang membuat banyak irang percaya bahwa ia anak bangsawan. Nah, dari segi positifnya, kamu bisa melakukan hal ini. Bila mempunyai impian, usaha dengan konsisten tanpa kenal lelah.
6. Kejar mimpimu
Bila kamu mempunyai suatu mimpi, jangan pernah takut untuk menggapainya. Jangan biarka mimpi itu memudar. Bahkan jika itu terlihat tidak dapat didekati, berusahalah untuk mewujudkannya. Tapi, mimpi yang positif, ya!
7. Setiap orang punya kelemahan
Tidak ada manusia yang sempurna. Sepandai-pandainya Anna melakukan aksi tipu-tipunya, kadang ia membawanya ke beberapa situasi buruk. Ya, Anna juga mempunyai kelemahan. Kelemahan utama Anna adalah ia naif dan ceroboh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)