FITNESS & HEALTH

Dermatitis Seboroik, Kondisi yang Bikin Kulitmu Bersisik

Kumara Anggita
Rabu 04 November 2020 / 11:26
Jakarta: Apakah kamu memiliki kulit yang sensitif, kemerahan, bercak bersisik, dan ketombe? Kalau memang begitu, kamu perlu waspada. Jangan-jangan kamu kena dermatitis Seboroik.

Apa sih dermatitis seboroik itu? Dikutip dari Healthline, ini adalah kondisi kulit yang paling sering memengaruhi kulit kepala. Namun kondisi ini juga bisa berkembang di area tubuh yang berminyak, seperti wajah, dada bagian atas, dan punggung.

Kondisi ini dikenal sebagai crib cap pada bayi. Biasanya berkembang dalam beberapa minggu pertama kehidupan dan secara bertahap menghilang selama beberapa minggu atau bulan.

Penyebab pasti dari eksim seboroik tidak diketahui. Namun, dokter yakin ada dua faktor utama yang dapat berkontribusi pada perkembangan kondisi tersebut yaitu:
 

1. Minyak berlebihan


Minyak yang berlebihan di kulit dapat menyebabkan iritasi, kulit menjadi merah, dan berminyak.
 

2. Malassezia


Faktor kedua adalah Malassezia, yang merupakan jenis jamur yang secara alami ditemukan di minyak kulit. Kadang bisa tumbuh tidak normal, menyebabkan kulit mengeluarkan lebih banyak minyak dari biasanya. Produksi minyak yang meningkat dapat menyebabkan eksim seboroik.
 

Dermatitis seboroik pada bayi


Kondisi ini juga bisa berkembang pada bayi karena perubahan hormonal yang terjadi pada ibu selama kehamilan. Kadar hormon yang berfluktuasi diyakini dapat merangsang kelenjar minyak bayi, yang menyebabkan produksi minyak berlebih yang dapat mengiritasi kulit.


Foto: Healthline

Eksim seboroik adalah kondisi kulit jangka panjang yang membutuhkan perawatan berkelanjutan. Namun, mengembangkan rutinitas perawatan kulit yang baik dan belajar mengenali dan menghilangkan pemicu dapat membantumu mengelola kondisi secara efektif.
 

Apa saja gejala eksim seboroik?


Gejala eksim seboroik seringkali diperburuk oleh berbagai faktor, termasuk stres, pergantian musim, dan konsumsi alkohol yang berlebihan. Jenis gejala yang berkembang dapat berbeda dari orang ke orang. Gejala juga mungkin terjadi di berbagai bagian tubuh.
 

Area yang terkena dampak


Eksim seboroik cenderung berkembang di area tubuh yang berminyak. Ini paling sering mempengaruhi kulit kepala, tetapi juga dapat terjadi di area dalam dan sekitar telinga, di alis, di hidung, di punggung, di bagian atas dada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH