FITNESS & HEALTH
Viral Minuman Kopi Lemon di Medsos, Benarkah Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?
Yuni Yuli Yanti
Senin 23 Maret 2026 / 09:00
- Kopi dengan campuran air lemon ini dianggap sebagai minuman pembakar lemak.
- Kopi dan lemon dapat meningkatkan metabolisme dan kaya antioksidan.
- Namun, keduanya dapat menyebabkan asam lambung dan gangguan pencernaan.
Jakarta: Belakangan ini jagat media tengah diramaikan dengan tren mengonsumsi kopi lemon di kalangan generasi muda. Kopi dengan campuran air lemon ini dianggap sebagai minuman pembakar lemak.
Sekilas, idenya terdengar sederhana, menggabungkan dua bahan (kopi dan lemon) yang meningkatkan metabolisme. Namun, apakah minuman viral ini benar-benar efektif?
Menurut ahli Ayurveda dan kesehatan usus, Dimple Jangda dari laman Health Shots, tren ini lebih banyak sensasi daripada bukti ilmiah. Meskipun kopi dan lemon masing-masing menawarkan manfaat kesehatan tersendiri, mencampurnya tidak secara otomatis menciptakan formula penurunan berat badan yang ampuh.
Bahkan, kombinasi ini dapat mengiritasi perut dan memengaruhi kesehatan gigi jika dikonsumsi secara rutin.
Kopi mengandung kafein, yang dikenal dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Sebuah studi tahun 2023 yang diterbitkan dalam Clinical Nutrition mengaitkan konsumsi kopi dengan penurunan total lemak tubuh.
Nah, lemon juga dikaitkan dengan manfaat metabolisme yang moderat, menurut penelitian dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition (2008).
Namun, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa menggabungkan kopi dan lemon mempercepat penurunan berat badan.
"Kopi dapat meningkatkan tingkat energi dan membantu Anda bekerja lebih keras selama latihan, tetapi menambahkan lemon tidak secara ajaib meningkatkan efek tersebut," ujar Jangda kepada Health Shots.
Ingat, penurunan berat badan yang berkelanjutan tetap bergantung pada pola makan seimbang, gerakan, dan konsistensi, bukan solusi cepat.

(Kopi dan lemon bermanfaat sendiri-sendiri. Foto: Dok. Gemini AI)
Jangda secara khusus memperingatkan untuk tidak menambahkan lemon ke kopi yang mengandung susu, karena hal ini dapat memperburuk masalah pencernaan.
Selain itu, kesehatan gigi juga menjadi perhatian. Sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan di PLOS One menemukan bahwa jus lemon memiliki potensi tinggi untuk menyebabkan erosi gigi, lebih tinggi daripada banyak minuman lainnya.
Paparan rutin terhadap campuran asam ini dapat melemahkan enamel gigi seiring waktu, terutama pada orang dengan gigi sensitif.
Kopi dan lemon bermanfaat sendiri-sendiri, tetapi saat digabungkan, keduanya bukanlah jalan pintas untuk penurunan lemak yang lebih cepat.
Jangda menyarankan untuk menikmati kopi hitam untuk energi dan air lemon untuk hidrasi pada waktu yang berbeda dalam sehari. Jika kamu mengalami masalah asam lambung, refluks, atau gigi sensitif, duo asam ini sebaiknya dihindari ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Sekilas, idenya terdengar sederhana, menggabungkan dua bahan (kopi dan lemon) yang meningkatkan metabolisme. Namun, apakah minuman viral ini benar-benar efektif?
Menurut ahli Ayurveda dan kesehatan usus, Dimple Jangda dari laman Health Shots, tren ini lebih banyak sensasi daripada bukti ilmiah. Meskipun kopi dan lemon masing-masing menawarkan manfaat kesehatan tersendiri, mencampurnya tidak secara otomatis menciptakan formula penurunan berat badan yang ampuh.
Bahkan, kombinasi ini dapat mengiritasi perut dan memengaruhi kesehatan gigi jika dikonsumsi secara rutin.
Kopi mengandung kafein, yang dikenal dapat meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Sebuah studi tahun 2023 yang diterbitkan dalam Clinical Nutrition mengaitkan konsumsi kopi dengan penurunan total lemak tubuh.
Nah, lemon juga dikaitkan dengan manfaat metabolisme yang moderat, menurut penelitian dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition (2008).
Namun, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa menggabungkan kopi dan lemon mempercepat penurunan berat badan.
"Kopi dapat meningkatkan tingkat energi dan membantu Anda bekerja lebih keras selama latihan, tetapi menambahkan lemon tidak secara ajaib meningkatkan efek tersebut," ujar Jangda kepada Health Shots.
Ingat, penurunan berat badan yang berkelanjutan tetap bergantung pada pola makan seimbang, gerakan, dan konsistensi, bukan solusi cepat.

(Kopi dan lemon bermanfaat sendiri-sendiri. Foto: Dok. Gemini AI)
Potensi efek samping
Baik kopi maupun lemon bersifat asam. Jika dikonsumsi bersamaan, terutama saat perut kosong, keduanya dapat menyebabkan asam lambung dan sensasi terbakar, gangguan pencernaan atau diare, dan perut terasa tidak nyaman.Jangda secara khusus memperingatkan untuk tidak menambahkan lemon ke kopi yang mengandung susu, karena hal ini dapat memperburuk masalah pencernaan.
Selain itu, kesehatan gigi juga menjadi perhatian. Sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan di PLOS One menemukan bahwa jus lemon memiliki potensi tinggi untuk menyebabkan erosi gigi, lebih tinggi daripada banyak minuman lainnya.
Paparan rutin terhadap campuran asam ini dapat melemahkan enamel gigi seiring waktu, terutama pada orang dengan gigi sensitif.
Lantas, adakah manfaat dari campuran kopi dan lemon?
Meskipun klaim penurunan berat badan kurang bukti, kedua bahan tersebut memiliki keunggulan masing-masing, antara lain:1. Kaya antioksidan
Kopi mengandung asam klorogenik, sedangkan lemon menyediakan vitamin C dan antioksidan jeruk. Penelitian yang diterbitkan dalam Antioxidants (2013) menemukan kopi sebagai salah satu sumber antioksidan terkaya di antara minuman.2. Meningkatkan kekebalan tubuh
Lemon mengandung sekitar 53 mg vitamin C per 100 gram (menurut Departemen Pertanian AS), mendukung fungsi kekebalan tubuh.3. Meningkatkan kesehatan kulit
Sebuah studi tahun 2017 dalam Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry menemukan kopi dapat meningkatkan hidrasi kulit dan fungsi penghalang. Vitamin C dalam lemon juga membantu melawan stres oksidatif, berkontribusi pada kulit yang tampak lebih sehat.Kopi dan lemon bermanfaat sendiri-sendiri, tetapi saat digabungkan, keduanya bukanlah jalan pintas untuk penurunan lemak yang lebih cepat.
Jangda menyarankan untuk menikmati kopi hitam untuk energi dan air lemon untuk hidrasi pada waktu yang berbeda dalam sehari. Jika kamu mengalami masalah asam lambung, refluks, atau gigi sensitif, duo asam ini sebaiknya dihindari ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)