FITNESS & HEALTH

Jangan Remehkan Lutut yang Sakit di Malam Hari, Ini Alasannya

Sandra Odilifia
Selasa 23 Maret 2021 / 00:13
Jakarta: Ketegangan otot dan nyeri sendi mengganggu kebanyakan orang di malam hari. Bagi sebagian orang, ini adalah peristiwa sporadis, yang terjadi setelah hari yang panjang dan kacau, sementara bagi yang lain itu adalah kebiasan sehari-hari.

Menganggapnya sebagai peristiwa normal, sebagian besar orang mengambil obat pereda nyeri dan kembali tidur. Tetapi kadang-kadang rasa sakit dan nyeri ini adalah akibat dari masalah yang lebih serius lho!

Jika sakit lutut itu sering terjadi dan mengganggu tidurmu setiap malam, sebaiknya segera kunjungi dokter karena itu bukan sesuatu yang dapat kamu abaikan!
 

Apa yang menyebabkan lutut sakit di malam hari?


Setiap orang yang sehat dapat mengalami nyeri lutut, yang tidak akan terasa sakit terutama di malam hari. Merupakan hal yang umum untuk berpikir bahwa nyeri lutut disebabkan oleh semua aktivitas fisik yang melelahkan. Sayangnya, nyeri lutut yang berulang di malam hari juga bisa menjadi tanda osteoartritis.


lutut
(Konsultasikan ke dokter kamu, karena sebaiknya tidak boleh meremehkan rasa sakit yang berulang karena bisa bertambah buruk seiring berjalannya waktu. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


Apa itu Osteoartritis?

Melansir Times of India, osteoartritis adalah bentuk radang sendi yang paling umum. Berdasarkan data Kemenkes tahun 2012, sebanyak 11,5 persen penduduk Indonesia mengalami osteoartritis. Artinya, pada
setiap 10 penduduk di Indonesia terdapat satu orang penderita osteoartritis.

Kondisi ini terjadi ketika tulang rawan pelindung yang melindungi ujung tulang melemah seiring waktu. Kondisi ini dapat merusak persendian bagian mana pun dari tubuh, namun area tangan, lutut, pinggul, dan tulang belakang adalah yang paling sering terkena. Nyeri, kaku, dan hilangnya kelenturan adalah beberapa gejala umum osteoartritis.

Masalah osteoartritis lebih mungkin menyerang pada malam hari yang membuat kebanyakan orang tetap terjaga. Berdasarkan data, sekitar 70 persen orang dengan masalah sendi ini memiliki masalah jatuh atau tertidur di malam hari.
 

Penyebab osteoartritis


Meskipun orang dewasa di atas 45 tahun paling rentan mengalami kondisi sendi ini, orang yang lebih muda memiliki risiko yang sama untuk terkena osteoartritis.

Seiring bertambahnya usia, persendian menjadi lemah dan umum untuk mengembangkan masalah ini. Tetapi berat badan, gen, jenis kelamin, tingkat stres, cedera, atletik, dan penyakit lain juga dapat menyebabkan masalah persendian ini.
 

Pengobatan osteoartritis


Osteoartritis tidak menunjukkan gejala apa pun pada tahap awal, sehingga sulit untuk didiagnosis sampai mulai menimbulkan gejala yang menyakitkan atau melemahkan.

Dokter mungkin meminta kamu untuk melakukan rontgen atau MRI scan untuk mendiagnosis kondisimu dan akan mengikuti prosedur perawatan yang sesuai.

Pada tahap awal, orang biasanya disarankan untuk melakukan beberapa latihan, menerapkan terapi panas atau dingin dan mengatur berat badan mereka untuk membuat sendi kuat dan mengurangi beban darinya.

Pengobatan, akupunktur, terapi pijat adalah beberapa pilihan pengobatan efektif lainnya. Pembedahan direkomendasikan hanya untuk orang-orang di tahap keempat.

Meski demikian, beberapa kondisi lain juga dapat menyebabkan lututmu sakit. Hal utama yang harus diingat adalah kamu tidak boleh meremehkan rasa sakit yang berulang karena bisa bertambah buruk seiring berjalannya waktu.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH