FITNESS & HEALTH

Terampil dalam Penderitaan, Apa Makna dan Manfaatnya?

A. Firdaus
Sabtu 07 Oktober 2023 / 11:11
Jakarta: Ketika penderitaan datang, sebagian besar orang terburu-buru untuk menghilangkannya. Hal itu karena sudah ada mode dalam diri seseorang, bahwa sesegara mungkin penderitaan itu hilang.

Akan tetapi, jika itu terus yang dilakukan, maka menurut dr. Jiemi Adrian, Psychiatrist, justru berujung pada kecanduan. Misalnya lari ke sosial media, makan atau apapun pelariannya. 

Untuk itu, dr. Jiemi Adrian menyarankan, yang seharusnya dilakukan adalah bagaimana kamu harus terampil dalam penderitaan. Memang punya tujuan yang sama, yaitu mengurangi penderitaan, tapi caranya tidak terburu-buru atau bukan dengan cara yang instan.

Terampil menderita juga tidak terbatas dengan cara-cara yang pada umumnya, seperti sadar apa yang dipikirkan, apa perasaan yang muncul, atau apa sensasi fisiknya. Terampil dalam penderitaan di sini bermanfaat agar kita lebih memilih secara bijak cara-cara mengurangi penderitaan.

"Terampil dalam penderitan bukan mengganti jadi senang, tapi mengurangi penderitaan, atau cara-cara yang lain bukan cara mainfull nya saja. Misalnya dalam konseling itu, seseorang disuruh untuk merapikan proses berpikirnya yang keliru, itu memang sulit bukan menghilangkan penderitan, tapi supaya sadar. Bagian mana yang dicengkram. Nah nanti bagian itu yang dilonggarkan, bukan hanya dilonggarkan tapi mengganti," ujar dr. Jiemi dalam Seminar Wealth Wisdom by Permata Bank.

Jadi bicara soal cara, ada banyak. Tapi, kata dr. Jiemi, terampil menderita artinya punya cara yang tidak instan. Sedangkan, pada cara ini lebih bermanfaat seseorang dalam kebijaksanaan dan kesadaran yang lebih diluaskan, supaya sadar jebakan yang membuatmu menderita itu apa.

Sementara itu, melatih terampil dalam menderita tidak mengharuskanmu berdamai dengan penderitaan. Sebab melatih terampil dalam penderitaan bukan mau menjadi masokis, tapi bagaimana seseorang itu tetap berada di sini tentang penderitaan.

"Disamping itu saya tetap hidup, saya tetap survive dan yakin bahwa sebenarnya ini akan berlalu. Jadi kita tidak absorve di dalam penderitaan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH