FITNESS & HEALTH
Bantu Turunkan Berat Badan, Coba Deh 5 Rempah yang Ada di Dapur Kamu
Mia Vale
Minggu 27 Agustus 2023 / 13:00
Jakarta: Memiliki berat badan ideal pastinya menjadi impian semua orang, terlebih kaum hawa. Untuk mendapatkan itu, ada yang harus kamu perhatikan. Salah satunya, apa yang kamu masukkan ke dalam piring memainkan peranan penting pada penurunan berat badan.
Pun dengan penggunaan bumbu dan rempah yang telah terbukti melawan nafsu makan, meningkatkan pembakaran lemak serta menurunkan berat badan.
Ya, selain menambahkan rasa pada makanan favorit kamu, banyak bumbu dan rempah telah terbukti meningkatkan metabolisme, meningkatkan pembakaran lemak, dan meningkatkan perasaan kenyang.
Tak perlu beli produk pelangsing, mendiversifikasi lemari bumbu adalah cara sederhana dan mudah untuk meningkatkan penurunan berat badan dengan sedikit usaha.
Pastikan untuk menggabungkan ramuan ini dengan pola makan yang lengkap, seimbang, dan gaya hidup sehat untuk mendapatkan hasil maksimal dalam penurunan berat badan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu menurunkan berat badan. Satu ulasan yang dikutip Healthline, dari 14 penelitian pada manusia menunjukkan bahwa suplementasi jahe secara signifikan menurunkan berat badan dan lemak perut.
Tinjauan lain terhadap 27 penelitian pada manusia, hewan, dan tabung reaksi juga menyimpulkan bahwa jahe dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak sekaligus menurunkan penyerapan lemak dan nafsu makan.
.jpg)
(Kandungan serat pada kayu manis juga bisa memperlancar proses pencernaan, lho. Dengan demikian, kamu bisa buang air besar (BAB) lebih lancar dan teratur, sehingga kamu terhindar dari risiko sembelit yang bisa menyebabkan perut buncit. Foto: Ilustrasi/Dok. Pexels.com)
Rempah ini kaya akan antioksidan dan menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa kayu manis dapat meningkatkan penurunan berat badan. Ini sangat efektif dalam menstabilkan gula darah, yang dapat membantu mengurangi nafsu makan dan rasa lapar.
Kayu manis juga dapat menurunkan kadar enzim pencernaan tertentu untuk memperlambat pemecahan karbohidrat. Cukup tambahkan kayu manis ke dalam teh pagi atau ke olahan masakan. Bisa juga dengan merebus kayu manis lalu tambahkan madu.
Sebagian besar manfaat kesehatannya disebabkan oleh adanya kurkumin, bahan kimia yang telah dipelajari secara ekstensif untuk mengetahui pengaruhnya terhadap segala hal mulai dari peradangan hingga penurunan berat badan. Cara membuat ramuan ini adalah dengan merebus rempah kunyit ke dalam air atau menambahkannya ke dalam masakan.
Terkenal dengan rasa pedasnya yang khas tetapi juga memiliki manfaat kesehatan, termasuk potensi untuk mempercepat penurunan berat badan dan pembakaran lemak.
Sebuah penelitian kecil selama tiga bulan menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi yoghurt dengan 3 gram jinten dua kali sehari kehilangan lebih banyak berat badan dan lemak tubuh.
Kamu cukup merendam dua sendok makan biji jinten ke dalam air dan diamkan semalaman. Esok harinya, rebus biji jinten, saring, dan buang bijinya. Untuk menambah rasa, tambahkan perasan lemon dan konsumsilah sebelum sarapan.
Merupakan cabai yang populer digunakan untuk memberikan rasa pedas pada banyak masakan. Ini mengandung senyawa capsaicin, yang membuat cabai rawit terasa pedas dan memberikan banyak manfaat kesehatan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa capsaicin dapat sedikit meningkatkan metabolisme, meningkatkan jumlah kalori yang dibakar sepanjang hari. Capsaicin juga dapat mengurangi rasa lapar untuk mendorong penurunan berat badan.
Satu penelitian kecil menemukan bahwa mengonsumsi kapsul capsaicin meningkatkan tingkat rasa kenyang dan menurunkan total asupan kalori.
Yang harus diingat, jangan berlebihan saat mengonsumsi rempah atau herbal ini. Tidak lebih dari satu sendok makan (14 gram) per hari dan pastikan untuk memadukannya dengan makanan utuh yang kaya nutrisi untuk membantu meningkatkan penurunan berat badan lebih banyak lagi.
Jika mengonsumsi herbal dalam bentuk suplemen, penting untuk tetap berpegang pada dosis yang dianjurkan pada kemasan untuk mencegah efek samping.
Bila mengalami efek samping negatif atau gejala alergi makanan, segera hentikan penggunaan dan bicarakan dengan dokter. Dan, perlu kamu ingat, semua itu harus juga dibarengi dengan olahraga rutin ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Pun dengan penggunaan bumbu dan rempah yang telah terbukti melawan nafsu makan, meningkatkan pembakaran lemak serta menurunkan berat badan.
Ya, selain menambahkan rasa pada makanan favorit kamu, banyak bumbu dan rempah telah terbukti meningkatkan metabolisme, meningkatkan pembakaran lemak, dan meningkatkan perasaan kenyang.
Tak perlu beli produk pelangsing, mendiversifikasi lemari bumbu adalah cara sederhana dan mudah untuk meningkatkan penurunan berat badan dengan sedikit usaha.
Pastikan untuk menggabungkan ramuan ini dengan pola makan yang lengkap, seimbang, dan gaya hidup sehat untuk mendapatkan hasil maksimal dalam penurunan berat badan.
1. Jahe
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu menurunkan berat badan. Satu ulasan yang dikutip Healthline, dari 14 penelitian pada manusia menunjukkan bahwa suplementasi jahe secara signifikan menurunkan berat badan dan lemak perut.
Tinjauan lain terhadap 27 penelitian pada manusia, hewan, dan tabung reaksi juga menyimpulkan bahwa jahe dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak sekaligus menurunkan penyerapan lemak dan nafsu makan.
.jpg)
(Kandungan serat pada kayu manis juga bisa memperlancar proses pencernaan, lho. Dengan demikian, kamu bisa buang air besar (BAB) lebih lancar dan teratur, sehingga kamu terhindar dari risiko sembelit yang bisa menyebabkan perut buncit. Foto: Ilustrasi/Dok. Pexels.com)
2. Kayu manis
Rempah ini kaya akan antioksidan dan menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa kayu manis dapat meningkatkan penurunan berat badan. Ini sangat efektif dalam menstabilkan gula darah, yang dapat membantu mengurangi nafsu makan dan rasa lapar.
Kayu manis juga dapat menurunkan kadar enzim pencernaan tertentu untuk memperlambat pemecahan karbohidrat. Cukup tambahkan kayu manis ke dalam teh pagi atau ke olahan masakan. Bisa juga dengan merebus kayu manis lalu tambahkan madu.
3. Kunyit
Sebagian besar manfaat kesehatannya disebabkan oleh adanya kurkumin, bahan kimia yang telah dipelajari secara ekstensif untuk mengetahui pengaruhnya terhadap segala hal mulai dari peradangan hingga penurunan berat badan. Cara membuat ramuan ini adalah dengan merebus rempah kunyit ke dalam air atau menambahkannya ke dalam masakan.
4. Jinten
Terkenal dengan rasa pedasnya yang khas tetapi juga memiliki manfaat kesehatan, termasuk potensi untuk mempercepat penurunan berat badan dan pembakaran lemak.
Sebuah penelitian kecil selama tiga bulan menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi yoghurt dengan 3 gram jinten dua kali sehari kehilangan lebih banyak berat badan dan lemak tubuh.
Kamu cukup merendam dua sendok makan biji jinten ke dalam air dan diamkan semalaman. Esok harinya, rebus biji jinten, saring, dan buang bijinya. Untuk menambah rasa, tambahkan perasan lemon dan konsumsilah sebelum sarapan.
5. Cabai rawit
Merupakan cabai yang populer digunakan untuk memberikan rasa pedas pada banyak masakan. Ini mengandung senyawa capsaicin, yang membuat cabai rawit terasa pedas dan memberikan banyak manfaat kesehatan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa capsaicin dapat sedikit meningkatkan metabolisme, meningkatkan jumlah kalori yang dibakar sepanjang hari. Capsaicin juga dapat mengurangi rasa lapar untuk mendorong penurunan berat badan.
Satu penelitian kecil menemukan bahwa mengonsumsi kapsul capsaicin meningkatkan tingkat rasa kenyang dan menurunkan total asupan kalori.
Yang harus diingat, jangan berlebihan saat mengonsumsi rempah atau herbal ini. Tidak lebih dari satu sendok makan (14 gram) per hari dan pastikan untuk memadukannya dengan makanan utuh yang kaya nutrisi untuk membantu meningkatkan penurunan berat badan lebih banyak lagi.
Jika mengonsumsi herbal dalam bentuk suplemen, penting untuk tetap berpegang pada dosis yang dianjurkan pada kemasan untuk mencegah efek samping.
Bila mengalami efek samping negatif atau gejala alergi makanan, segera hentikan penggunaan dan bicarakan dengan dokter. Dan, perlu kamu ingat, semua itu harus juga dibarengi dengan olahraga rutin ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)