FITNESS & HEALTH

6 Gejala Lupus "Senyap" yang Tidak Boleh Dianggap Remeh

Mia Vale
Kamis 03 November 2022 / 09:00
Jakarta: Penyakit lupus merupakan kondisi autoimun yang dapat menyebabkan rasa sakit, masalah pada banyak organ dan sistem tubuh, peradangan, dan komplikasi yang berkisar dari ringan hingga mengancam jiwa. 

Penyakit ini bisa menyerang siapa pun, bahkan penyanyi sekelas Selena Gomez pun diketahui telah lama menderita dan berjuang melawan Lupus. Umumnya kondisi autoimun seperti lupus, menyerang sel-sel sehat pada sistem kekebalan tubuh.

Sebagian besar orang menderita lupus eritematosus sistemik di mana memengaruhi seluruh tubuh. Pun dapat menyerang hampir semua bagiannya, termasuk kulit, organ utama, rambut, otot, persendian, dan sistem pencernaan. Penyakit autoimun ini sulit didiagnosis karena meniru begitu banyak penyakit lain. Berikut gejala lupus yang tidak bisa kamu abaikan.
 

Terdapat ruam

Ruam merah berbentuk kupu-kupu di hidung dan pipi yang dipicu oleh sinar matahari adalah salah satu gejala lupus yang  unik, menurut Dr. Lee. Awalnya, mungkin hanya terlihat seperti memiliki wajah memerah karena panas, tapi bukan seperti ruam panas. Ruam lupus mungkin bertahan lebih lama walaupun kamu sudah tidak berada di bawah sinar matahari. 
 

Alami gejala seperti flu panjang

Demam, kedinginan, nyeri otot, dan kantuk adalah tanda klasik dari flu biasa, atau bahkan covid-19. Tetapi seperti yang dinukil dari The Healthy, banyak orang tidak menyadari bahwa itu adalah gejala lupus juga, kata Delphine Lee, MD, PhD, mantan direktur Dirks/Dougherty Laboratory for Cancer Research dan Department of Translational Immunology di John Wayne Cancer Institute di Providence Saint John's Health. 

"Perbedaan antara flu dan lupus adalah flu membaik dalam empat hingga 10 hari. Sementara, tanda-tanda lupus dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan atau datang dan pergi dalam siklus," ujar Lee. 
 

Kehilangan berat badan tanpa sebab

Tiba-tiba, berat badan turun dalam semalam mungkin merupakan salah satu tanda pertama lupus. Gangguan autoimun, menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang dirinya sendiri, itu dapat membuat tiroid dan hormon rusak, yang pada gilirannya mempengaruhi berat badan. 

Meskipun Dr. Lee mengatakan penurunan berat badan lebih sering terjadi, lupus juga dapat menyebabkan retensi air, yang dapat bermanifestasi sebagai penambahan berat badan pada beberapa orang.


(Menurut dr.Lee, salah satu gejala lupus yang paling jelas adalah rambut rontok. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
 

Ada benjolan di leher 

Kelenjar getah bening adalah struktur kecil berbentuk kacang di seluruh tubuh yang membantu melawan infeksi dan menyaring zat berbahaya. Biasanya kamu tidak dapat melihat atau merasakannya, tetapi ketika mereka bekerja lembur, seperti dalam kasus lupus, mereka dapat menjadi bengkak dan menyakitkan untuk disentuh. 

Tempat yang paling umum untuk merasakannya adalah di sepanjang leher, di bawah rahang, dan di belakang telinga, tetapi juga bisa membengkak di selangkangan, perut, ketiak, atau tempat lainnya. "Pembengkakan kelenjar getah bening kadang-kadang terlihat sebagai akibat dari penyakit lupus," jelas Joan T. Merrill, MD, direktur medis Yayasan Lupus Amerika dan kepala Program Penelitian Farmakologi Klinis di Oklahoma Medical Research Foundation Oklahoma City.
 

Rambut rontok

Walaupun lupus dapat memengaruhi kedua jenis kelamin, 90 persen dari semua diagnosis adalah terjadi pada wanita antara usia 15 dan 44 tahun. "Salah satu gejala lupus yang paling jelas adalah rambut rontok. Awalnya mungkin akan melihat rambut menipis dan kehilangan volume yang signifikan dalam waktu singkat," tutur dr. Lee. 
 

Tangan dingin walau cuaca panas

Bila jari tangan atau kaki sering menjadi sangat dingin, membiru, atau mati rasa, bisa jadi itu adalah sindrom Raynaud. Menurut Dr Lee, sindrom ini adalah penyakit yang memengaruhi sirkulasi di ekstremitas dan bisa menjadi salah satu tanda lupus.
(yyy)

MOST SEARCH