FITNESS & HEALTH
5 Hal yang Harus Dilakukan Jika Menstruasi Terlambat
A. Firdaus
Selasa 06 Januari 2026 / 16:10
Jakarta: Banyak wanita mungkin pernah mengalami momen cemas ketika menstruasi datang terlambat dan pikiran langsung melayang ke berbagai kemungkinan. Mulai dari kehamilan hingga masalah kesehatan lainnya.
Namun, penting untuk mengetahui bahwa keterlambatan menstruasi bukan selalu tanda buruk dan ada langkah-langkah praktis yang bisa diambil untuk menangani situasi ini dengan tenang.
Jika hanya terlambat sedikit misalnya menstruasi terlambat 3 hari atau 5 hari segera lakukan tes kehamilan. Tes ini mudah dilakukan di rumah dan bisa memberikan jawaban cepat.
Jika tidak hamil dan menstruasi terlambat, ingatlah bahwa melewatkan menstruasi atau menstruasi terlambat sesekali biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, tidak menstruasi dalam waktu lama atau jarang menstruasi dapat menjadi tanda masalah kesehatan.
Selain itu, dapat juga menyebabkan masalah lain, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, infertilitas, dan osteoporosis. Oleh karena itu, penting untuk memantau dan berkonsultasi jika perlu.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan jika menstruasi terlambat dan harap segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu bisa mengatasi kecemasan dan mengambil tindakan yang tepat karena kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari kesejahteraan keseluruhan:
1. Tidak mendapatkan menstruasi selama tiga bulan berturut-turut. Ini bisa menunjukkan masalah hormonal serius.
2. Memiliki kurang dari 9 siklus menstruasi setiap tahun. Siklus yang terlalu jarang perlu dievaluasi.
3. Dulu memiliki menstruasi teratur tetapi sekarang tidak teratur. Perubahan mendadak bisa menjadi tanda peringatan.
4. Memiliki menstruasi yang berlangsung lebih dari 10 hari. Pendarahan yang terlalu lama bisa terkait dengan kondisi medis.
5. Memiliki siklus menstruasi yang berjarak lebih dari 35 hari. Siklus menstruasi normal biasanya berlangsung 28 hari, tetapi beberapa wanita memiliki rentang normal antara 21 hingga 35 hari. Di luar itu, konsultasikan untuk memastikan tidak ada masalah.
Jika melewatkan menstruasi karena hamil, hubungi penyedia layanan kesehatan untuk membuat janji pemeriksaan pra-natal.
Sementara itu, gunakan kalkulator tanggal lahir untuk mengetahui kapan bayi mungkin lahir karena akan membantu merencanakan langkah selanjutnya dengan baik.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Namun, penting untuk mengetahui bahwa keterlambatan menstruasi bukan selalu tanda buruk dan ada langkah-langkah praktis yang bisa diambil untuk menangani situasi ini dengan tenang.
Jika hanya terlambat sedikit misalnya menstruasi terlambat 3 hari atau 5 hari segera lakukan tes kehamilan. Tes ini mudah dilakukan di rumah dan bisa memberikan jawaban cepat.
Jika tidak hamil dan menstruasi terlambat, ingatlah bahwa melewatkan menstruasi atau menstruasi terlambat sesekali biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, tidak menstruasi dalam waktu lama atau jarang menstruasi dapat menjadi tanda masalah kesehatan.
Selain itu, dapat juga menyebabkan masalah lain, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, infertilitas, dan osteoporosis. Oleh karena itu, penting untuk memantau dan berkonsultasi jika perlu.
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan jika menstruasi terlambat dan harap segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu bisa mengatasi kecemasan dan mengambil tindakan yang tepat karena kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari kesejahteraan keseluruhan:
1. Tidak mendapatkan menstruasi selama tiga bulan berturut-turut. Ini bisa menunjukkan masalah hormonal serius.
2. Memiliki kurang dari 9 siklus menstruasi setiap tahun. Siklus yang terlalu jarang perlu dievaluasi.
3. Dulu memiliki menstruasi teratur tetapi sekarang tidak teratur. Perubahan mendadak bisa menjadi tanda peringatan.
4. Memiliki menstruasi yang berlangsung lebih dari 10 hari. Pendarahan yang terlalu lama bisa terkait dengan kondisi medis.
5. Memiliki siklus menstruasi yang berjarak lebih dari 35 hari. Siklus menstruasi normal biasanya berlangsung 28 hari, tetapi beberapa wanita memiliki rentang normal antara 21 hingga 35 hari. Di luar itu, konsultasikan untuk memastikan tidak ada masalah.
Jika melewatkan menstruasi karena hamil, hubungi penyedia layanan kesehatan untuk membuat janji pemeriksaan pra-natal.
Sementara itu, gunakan kalkulator tanggal lahir untuk mengetahui kapan bayi mungkin lahir karena akan membantu merencanakan langkah selanjutnya dengan baik.
Secillia Nur Hafifah
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)