FITNESS & HEALTH

Bukan Cuma Skincare, Kesehatan Mental Ternyata Berpengaruh Besar pada Kondisi Kulit

Fatha Annisa
Minggu 26 Juli 2026 / 16:56
Ringkasnya gini..
  • Kesehatan mental berpengaruh besar terhadap kondisi kulit, bahkan disebut lebih penting daripada penggunaan produk skincare.
  • Stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon kortisol yang memicu penuaan dini hingga melemahkan skin barrier.
  • Untuk menjaga kulit tetap sehat, para ahli menyarankan mengelola stres.
Jakarta: Perawatan kulit lebih sering berfokus pada apa yang diaplikasikan ke kulit, seperti serum dan rutinitas skincare. Siapa sangka bahwa kesehatan mental ternyata memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kondisi kulit dibandingkan produk yang digunakan?
 
Kulit mencerminkan apa yang terjadi di dalam tubuh sekaligus kondisi pikiran. Global Head of Mental Health and Wellbeing Roundglass Living, Prakriti Poddar, menjelaskan mengapa menjaga kesehatan mental dapat menjadi kunci untuk mendapatkan kulit yang lebih sehat.
 

Bagaimana Kesehatan Mental Memengaruhi Kesehatan Kulit?

Prakriti Poddar menegaskan, stres dan kesehatan kulit memiliki hubungan yang sangat erat.
 
"Saat kita mengalami stres, kecemasan, atau tekanan emosional dalam waktu lama, tubuh akan melepaskan lebih banyak hormon kortisol," ujarnya, dikutip dari Hindustan Times, Minggu, 26 Juli 2026.
 
Ketika kadar kortisol terus tinggi dalam waktu yang lama, keseimbangan hormon dalam tubuh pun menjadi terganggu. Di sinilah proses penuaan dini sering kali dimulai, jauh di dalam lapisan kulit sebelum akhirnya terlihat di permukaan.
 
Menurutnya, stres kronis mengganggu produksi kolagen, memperlambat proses regenerasi kulit, dan melemahkan skin barrier. Karena itu, menjaga kesehatan mental dapat dianggap sebagai salah satu bentuk biohacking untuk mendukung penuaan yang sehat.
 
Baca juga: Pantesan Gampang Burnout, Ternyata Kondisi Kamar Ngaruh Banget ke Mental Health
 

Cara Mengelola Stres demi Kulit yang Lebih Sehat

Prakriti Poddar mengungkapkan bahwa mengelola stres, menjaga kesehatan emosional, dan membangun kebiasaan self-care dapat memberikan manfaat lebih besar bagi kulit dibandingkan banyak produk perawatan.
 
Semuanya bergantung pada bagaimana seseorang menghadapi stres. Reaksi terhadap stres biasanya terjadi secara otomatis. Respons otomatis tersebut merupakan bagian dari sistem alarm tubuh yang membuat kadar kortisol tetap tinggi sehingga kulit terus berada dalam kondisi memperbaiki diri secara berlebihan.
 
Sebaliknya, merespons stres yang dilakukan secara sadar, misalnya dengan berhenti sejenak untuk menarik napas sebelum larut dalam emosi, dapat membantu seseorang menghadapi situasi yang menekan dengan lebih tenang, bukan terbawa arus emosi.
 
Perubahan dari sekadar bereaksi menjadi merespons secara sadar merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan kulit. Beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat membantu:

 
Baca juga: Susah Fokus karena Terus Menunggu? Kenali Fenomena Waiting Mode yang Bisa Ganggu Aktivitas

 

1. Tidur yang Cukup

Tidur selama tujuh hingga delapan jam memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki diri sekaligus menjaga kadar kortisol tetap stabil. Menerapkan jam tidur yang konsisten dan menghindari penggunaan layar setidaknya satu jam sebelum tidur juga membantu proses pemulihan tubuh setiap malam.
 

2. Rutin Beraktivitas Fisik

Berjalan kaki sebentar, melakukan peregangan, atau yoga selama beberapa menit dapat membantu menurunkan hormon stres sekaligus meningkatkan sirkulasi darah.
 
Latihan pernapasan dan mindfulness selama lima hingga sepuluh menit setiap hari juga mampu menenangkan sistem saraf serta mengurangi dampak fisik akibat stres yang berkepanjangan. Kebiasaan ini membantu seseorang belajar merespons stres dengan lebih baik.

 
Baca juga: Anti Sepi-sepi Club: 5 Cara Seru Biar Harimu Gak Cuma Scrolling Galau!

 

3. Menetapkan Batasan Emosional

Menetapkan batasan emosional juga tidak kalah penting. Misalnya belajar mengatakan "tidak", menjauh dari percakapan yang menguras energi, atau meluangkan waktu untuk diri sendiri dapat mencegah stres menumpuk tanpa disadari.
 

4. Menjaga Pola Makan

Prakriti Poddar menekankan bahwa nutrisi memegang peranan penting. Mengonsumsi makanan bergizi secara teratur dengan protein dan lemak sehat yang cukup, serta menjaga tubuh tetap terhidrasi, membantu menjaga keseimbangan hormon sehingga proses regenerasi alami kulit dapat berlangsung optimal.
 

5. Menjaga Hubungan Sosial

Berbicara dengan teman, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau sekadar didengarkan oleh seseorang dapat membantu mengurangi beban emosional dengan cara yang tidak bisa digantikan oleh produk perawatan kulit apa pun.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)

MOST SEARCH