FITNESS & HEALTH
Perlu Diterapkan, Ini Takaran Komposisi Gizi dalam Menu Makanan yang Tepat
Medcom
Senin 11 Juli 2022 / 08:00
Jakarta: Pola makan memengaruhi kondisi kesehatan tubuh. Namun, tak hanya jenis makanan yang perlu diperhatikan, tapi juga porsi setiap menu dalam satu porsi makan.
Dr. Diana Suganda, Sp.GK mengatakan komposisi makanan bagus yang bagus itu dengan menyajikan menu makanan yang bervariasi. Misalnya, tahu, tempe, dan sayur bayam, dalam satu harinya.
"Bayam, tempe gitu pagi, siang, sore. Jadi memang dalam satu hari kalau bisa menu tidak berulang. Sehingga ada variasi," tuturnya.
Ahli gizi itu menyarankan untuk di pagi hari sebaiknya menyantap sajian sayuran hijau, sedangkan siang hari mengonsumsi sayur berwarna oranye seperti wortel, labu, atau paprika. Kemudian, mengonsumsi sayuran berwarna ungu, seperti kol ungu, terong, atau bayam ungu.
"Nanti kandungannya beda. Jadi misalnya pagi bayam, siangnya ada tomatnya, nanti malamnya ada terong. Jadi memang paling bagus ya harus seimbang, terus dia punya menu yang bervariasi," papar dr. Diana.

(Komposisi makanan bagus yang bagus itu dengan menyajikan menu makanan yang bervariasi. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Selain itu, sajian menu masakan yang bervariasi juga bisa mencegah kebosanan pada anak dan memberikan kandungan yang bermacam untuk terserap dalam tubuh.
Sayuran berwarna hijau mengandung protein, antioksidan, mineral, serta vitamin A, B, C, E, dan K. Sayuran berwarna oranye mengandung betakarotin sebagai antikanker, zat besi, serat, hingga bisa meningkatkan daya imun.
"Sedangkan, sayuran berwarna ungu, mengandung kalium, serat, asam ellagic, serta vitamin A, B2, dan C. Juga mengandung antosianin sebagai penghindar tukak lambung dan meningkatkan daya ingat," tutup dr. Diana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(yyy)
Dr. Diana Suganda, Sp.GK mengatakan komposisi makanan bagus yang bagus itu dengan menyajikan menu makanan yang bervariasi. Misalnya, tahu, tempe, dan sayur bayam, dalam satu harinya.
"Bayam, tempe gitu pagi, siang, sore. Jadi memang dalam satu hari kalau bisa menu tidak berulang. Sehingga ada variasi," tuturnya.
Ahli gizi itu menyarankan untuk di pagi hari sebaiknya menyantap sajian sayuran hijau, sedangkan siang hari mengonsumsi sayur berwarna oranye seperti wortel, labu, atau paprika. Kemudian, mengonsumsi sayuran berwarna ungu, seperti kol ungu, terong, atau bayam ungu.
"Nanti kandungannya beda. Jadi misalnya pagi bayam, siangnya ada tomatnya, nanti malamnya ada terong. Jadi memang paling bagus ya harus seimbang, terus dia punya menu yang bervariasi," papar dr. Diana.

(Komposisi makanan bagus yang bagus itu dengan menyajikan menu makanan yang bervariasi. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)
Selain itu, sajian menu masakan yang bervariasi juga bisa mencegah kebosanan pada anak dan memberikan kandungan yang bermacam untuk terserap dalam tubuh.
Sayuran berwarna hijau mengandung protein, antioksidan, mineral, serta vitamin A, B, C, E, dan K. Sayuran berwarna oranye mengandung betakarotin sebagai antikanker, zat besi, serat, hingga bisa meningkatkan daya imun.
"Sedangkan, sayuran berwarna ungu, mengandung kalium, serat, asam ellagic, serta vitamin A, B2, dan C. Juga mengandung antosianin sebagai penghindar tukak lambung dan meningkatkan daya ingat," tutup dr. Diana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(yyy)