FITNESS & HEALTH

Apakah Menatap Layar Televisi Terlalu Dekat Bisa Merusak Mata?

Raka Lestari
Selasa 06 April 2021 / 19:52
Jakarta: Anak-anak gemar menonton kartun dan cenderung menonton berjam-jam jika tidak diawasi. Kadang-kadang, mereka terlalu dekat menatap layar televisi karena terlalu asyik dengan acara mereka. 

Perilaku ini sering membuat oranag tua khawatir karena takut mata anak-anak rusak. Namun, para ahli menganggap anggapan ini salah.

“Itu hanyalah mitos belaka,” ujar Dr Norman Saffra, seorang dokter mata di Maimonides Medical Center di Brooklyn. “Itu hanyalah kebiasaan orang zaman dahulu, dan itu sudah tidak relevan lagi untuk masa sekarang,” ujarnya.

Alisan Duran dalam "Will Sitting Too Close To The TV Really Hurt Your Eyes?" melalui The List bilang televisi modern memancarkan lebih sedikit radiasi yang tidak berbahaya bagi mata. 

Dinukil dari sumber yang sama, katanya pada tahun 1967 ada berita mengenai kebocoran radiasi pada televisi dana itu hampir terjadi pada semua model. 

Sejak itu, TV, komputer, dan perangkat seluler telah meningkat dengan pesat, dan layarnya tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Namun, yang terbaik adalah tetap tidak menggunakan layar elektronik secara berlebihan. Menurut WebMD, menonton dari dekat layar dapat menyebabkan sakit kepala, tetapi tidak akan menyebabkan masalah mata yang parah. 

Rabun jauh bisa menjadi alasan mengapa orang cenderung mendekati TV saat menonton untuk melihat gambar dengan jelas.
 

Mata tegang atau asthenopia


Selain sakit kepala, menatap layar televisi dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan mata tegang. Tetapi ada lebih banyak faktor yang menyebabkan kondisi mata tersebut. 

Ketegangan mata juga dikenal sebagai asthenopia, dan ini terjadi ketika seseorang kurang berkedip saat menonton TV atau bekerja di depan komputer untuk waktu yang lama.

Berkedip penting untuk kesehatan mata karena dapat melumasi dan menyegarkan mata, tetapi jika dilakukan lebih sedikit maka akan menyebabkan mata kering dan lelah

Fokus yang konstan pada suatu objek di layar dapat menyebabkan mata tegang, seperti saat menonton TV dalam gelap. Kurangnya cahaya di dalam ruangan dapat membuat iris mata terbuka lebih lebar untuk membiarkan lebih banyak cahaya masuk.

Saat memfokuskan pada layar, iris mata gagal berkontraksi sebanyak yang seharusnya. Terkadang, kondisi mata menyebabkan sakit kepala, dan itu tidak menyenangkan. 

Para ahli merekomendasikan untuk melihat bagian lain dari ruangan pada waktu tertentu untuk mengalihkan fokus mata, untuk mencegah ketegangan mata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH