FITNESS & HEALTH

Citra Tubuh Atletis Bikin Taylor Lautner Gangguan Mental Usai 'The Twilight Saga' Berakhir

Mia Vale
Selasa 28 Februari 2023 / 13:05
Jakarta: Bagi pencinta film "The Twilight Saga", tentu sempat dibuat mabuk kepayang oleh karakter Jacob Black, sang manusia serigala yang diperankan oleh Taylor Lautner. 

Ya, siapa yang tidak jatuh cinta pada karakter yang menampilkan fisik sempurna, ganteng, tubuh atletis, dan perut berotot. Tak ayal Taylor pun menjadi pujaan para wanita kala itu dan memiliki banyak fans. 

Namun, keteneran seseorang tidak selamanya membawa kebahagiaan. Pasalnya, fisik yang Taylor sajikan dalam Twilight tersebut menyebabkan masalah citra tubuh dalam jangka panjang. 

Ya, akibat tuntutan selalu memiliki tubuh sempurna membuat aktor 31 tahun ini bermasalah dengan image tubuhnya sendiri.


(Taylor menyebutkan dalam podcastnya masalah image tubuh pasca memerankan tokoh Jacob Black dalam film "The Twilight Saga". Foto: Dok. Instagram Taylor Lautner/@taylorlautner)

Masalah ini Taylor ungkapkan dalam episode podcast barunya The Squeeze, bersama istri tercinta, Taylor Dome Lautner. Aktor tersebut membahas dampak psikologis yang ditimbulkan karena memiliki tubuh luar biasa. 

"Saat main film Twilight ini, saya berusia 16 sampai 20 tahun. Dan karakter saya diharuskan melepas baju setiap detik. Saya tidak tahu bahwa itu memengaruhi saya atau akan memengaruhi saya di masa depan dengan citra tubuh," aku Taylor seperti yang dilansir dari Insider. 

Untuk memerankan karakter Jacob, Taylor diharuskan membentuk tubuhnya agar berotot. Dirinya diminta berolahraga beberapa kali sehari, enam hari seminggu dan menjalankan diet ketat berkalori tinggi. 

"Itu adalah latihan dan pola makan yang menguras tenaga," jelas pria yang pernah menjadi kekasih Taylor Swift.

"Di film pertama, berat saya 140 lbs (63 kg) dan di 'New Moon' berat saya 175 lbs (79 kg). Jadi ya, itu bukan tubuh alami saya. Saya harus bekerja sangat keras untuk itu dan sangat, sangat keras hanya untuk mempertahankannya," tandas Taylor. 

Namun, setelah Twilight berakhir, dirinya mulai 'memberontak' untuk melawan gym. Dia muak dengan kegiatan nge-gym berjam-jam. Sampai pada akhirnya dia harus kehilangan perut delapan kotaknya dan mulai memiliki tubuh yang lebih normal.

Sayangnya, perubahan pada perut Taylor ini mendapat respons negatif dari para penggemar dan media sosial. Kritikan ini pun berdampak pada kesehatan mentalnya. 

"Saya sedang syuting film berjudul Run The Ride, dimana berperan bukan sebagai pria atletis. Saya pikir itu akan baik-baik saja. Tapi ternyata, saya salah," curhat Taylor. 

Bahkan menurutnya para warganet, secara online membandingkan dirinya dengan memajang foto dirinya yang bertelanjang dada dari adegan di Eclipse dengan foto dirinya yang ada di film Run The Ride. 

"Saya seperti, 'Ya ampun. Apakah saya benar-benar melepaskan semuanya?' Saya tidak berpikir saya terlihat seburuk itu," aku Taylor. 

Aktor ini pun mengatakan dia akhirnya harus belajar bagaimana memprioritaskan perawatan diri dengan memprioritaskan kesehatan mentalnya daripada citra tubuhnya. 

"Jangan menemukan kebahagiaan semata-mata hanya dalam bentuk tubuh yang kamu inginkan. Jangan berpikir hanya karena kehilangan 20 lbs (9 kg) atau menambah otot, kamu akan bangun dan melihat ke cermin dan tiba-tiba menjadi bahagia. Itu bukan satu-satunya nilai dari dirimu," tukas Taylor mengingatkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH