FITNESS & HEALTH

Waspada, Lelah dan Sakit Tenggorokan di Pagi Hari Bisa Jadi Gejala Covid-19

Mia Vale
Kamis 28 Juli 2022 / 14:43
Jakarta: Kasus covid-19 saat ini sedang mengalami kenaikan. Dan menurut Profesor Tim Spector, peneliti dan pendiri aplikasi Covid Zoe, gejalanya hampir sama, hanya saja akan merasa lebih lelah dan sakit tenggorokan. Bahkan, gejala ini bisa dialami saat bangun tidur.

Dengan kondisi tersebut, para ahli mengingatkan untuk selalu mengecek kondisi tubuh saat bangun tidur. Pasalnya menurut kutipan yang dilansir dari The Herald, kini gejala covid-19 umumnya bukan lagi demam, melainkan kelelahan kala bangun pada pagi hari. 

Spector mengingatkan, "Kelelahan di pagi hari, meski tidur nyenyak dan sakit tenggorokan adalah tanda infeksi SARS-CoV-2."



(Masyarakat Inggris diimbau untuk melakukan tes jika merasakan gejala sakit tenggorokan dan kelelahan. Foto: Ilustrasi/Freepik.com)


Selain itu, diungkapkan pula, sebanyak 58 persen orang melaporkan sakit tenggorokan, diikuti sakit kepala (49 persen), lalu hidung tersumbat, batuk kering dan pilek (semuanya 40 persen). 

Spector menyatakan, hingga 14 Juli 2022 lalu, ada peningkatkan covid-19, berkisar 7 persen di Inggris, dari 3,5 juta kasus menjadi 3,8 juta kasus. Namun, diharapkan kenaikan ini segera berakhir.

Rasanya berbeda dengan awal pandemi, ketika gejala seperti demam dan kehilangan penciuman. "Covid-19 masih merajalela dalam populasi. Data Zoe Health Study menunjukkan bahwa ada lebih dari 350.000 kasus covid-19 setiap hari minggu ini - rekor baru untuk Inggris," jelas Spector.

Masyarakat Inggris diimbau untuk melakukan tes jika merasakan gejala layaknya covid-19, utamanya bila sakit tenggorokan dan kelelahan. 

Bila tidak memungkinkan untuk dites covid-19, Spector menyarankan agar melakukan isolasi mandiri. Anggap saja sedang terkena flu, dan mejauhlah dari orang lain sampai tubuh merasa lebih baik.

(TIN)

MOST SEARCH