FITNESS & HEALTH

Ini Imbauan Kemenkes terkait Adanya Varian Omicron XBB

Medcom
Rabu 26 Oktober 2022 / 20:14
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan bahwa sub varian Omicron XBB dari virus Covid-19 telah terdeteksi di Indonesia. Masyarakat pun diminta untuk perketat protokol kesehatan.

Varian ini diketahui menyebabkan lonjakan yang tajam terhadap kasus positif Covid-19. XBB juga diketahui cepat menular namun fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron. Gejala seperti batuk, pilek, dan demam menyertai penderita pertama di Indonesia.

“Ada gejala seperti batuk, pilek dan demam. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September. Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober” jelas Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril mengenai pasien pertama varian XBB ini.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Tjandra Yoga Aditama juga turut mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat dan melakukan vaksinasi yang telah dianjurkan.

"Akan bagus sekali kalau kepada kita juga dapat disediakan vaksin Covid-19 bivalen untuk melindungi terhadap varian yang lalu dan juga Omicron yang kini melanda," katanya.

Hadirnya varian-varian baru dari Covid-19, kata Prof. Tjandra, menandakan bahwa pandemi ini masih belum dinyatakan usai. Masyarakat perlu untuk tetap waspada dengan berbagai varian yang mungkin saja akan kembali datang dengan karakteristik yang berbeda.

Selain XBB, ada juga sekuen XBB.1, yaitu XBB dengan tambahan substitusi spike di lokus G252V, dan XBC yakni suatu rekombinasi varian Delta dan subvarian Omicron BA.2 sub-varian.

Sementara itu, sub-varian terbaru juga muncul di Filipina pada 18 Oktober 2022 lalu dengan nama XBC yang telah mencatat 193 kasus positif.

"Jadi, kita kini nampaknya dalam serangan XBB, dan di dekat kita si XBC sudah pula ‘mengintai’. Semua ini menegaskan lagi bahwa kita masih dalam pandemi COVID-19," pungkas Prof Tjandra.

Sementara itu, per 26 Oktober 2022 Indonesia telah memiliki 4 kasus positif akibat sub-varian terbaru XBB dan seluruh pasien pun sudah dinyatakan sembuh melalui isolasi mandiri dan tidak dirawat di rumah sakit.

Aulia Putriningtias
 
(FIR)

MOST SEARCH