FITNESS & HEALTH
Bahaya Terlalu Lama di Ruangan Ber-AC, Tak Hanya Ganggu Pernapasan
Fatha Annisa
Selasa 14 April 2026 / 17:57
- Penggunaan air conditioner (AC) jadi solusi utama untuk menjaga kenyamanan.
- Namun, berada di ruangan ber-AC terlalu lama bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
- Dampaknya mulai dari perubahan metabolisme hingga membuat tubuh lebih pasif.
Jakarta: Di tengah cuaca panas, penggunaan air conditioner (AC) jadi solusi utama untuk menjaga kenyamanan. Namun, terlalu lama berada di ruangan ber-AC ternyata tidak sepenuhnya baik bagi kesehatan.
Menurut Dr. Melissa Sathyan, konsultan penyakit dalam, paparan AC secara terus-menerus dapat memicu perubahan metabolisme karena tubuh tidak beradaptasi secara alami dengan pendinginan buatan.
Salah satu dampak utama adalah penurunan kemampuan tubuh dalam mengatur suhu alami (thermoregulation). Saat tubuh terus berada di lingkungan dingin, pembakaran kalori menjadi lebih sedikit.
Apabila dibarengi dengan kebiasaan duduk lama, kondisi ini dapat memperlambat metabolisme dan meningkatkan risiko penumpukan lemak. Tak heran, terlalu sering berada di ruangan ber-AC juga dikaitkan dengan kenaikan berat badan.
Udara dingin dari AC juga cenderung kering, sehingga dapat menarik kelembapan dari tubuh. Akibatnya, seseorang bisa mengalami dehidrasi ringan, ditandai dengan tenggorokan kering, kulit kering, dan rasa tidak nyaman pada mata.
Adapun beberapa gejala yang perlu diwaspadai jika terlalu sering berada di ruangan ber-AC antara lain:
Agar tetap nyaman tanpa mengorbankan kesehatan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
Pada dasarnya, penggunaan AC tidak berbahaya jika digunakan secara bijak. Selalu jaga kesehatan, ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(PRI)
Menurut Dr. Melissa Sathyan, konsultan penyakit dalam, paparan AC secara terus-menerus dapat memicu perubahan metabolisme karena tubuh tidak beradaptasi secara alami dengan pendinginan buatan.
Salah satu dampak utama adalah penurunan kemampuan tubuh dalam mengatur suhu alami (thermoregulation). Saat tubuh terus berada di lingkungan dingin, pembakaran kalori menjadi lebih sedikit.
Apabila dibarengi dengan kebiasaan duduk lama, kondisi ini dapat memperlambat metabolisme dan meningkatkan risiko penumpukan lemak. Tak heran, terlalu sering berada di ruangan ber-AC juga dikaitkan dengan kenaikan berat badan.
| Baca juga: Tips Hemat Listrik, Tagihan Bulanan Bisa Lebih Irit |
Picu Kelelahan
Melansir Hindustan Times, paparan AC dalam waktu lama juga bisa menyebabkan kelelahan. Hal ini disebabkan oleh kualitas udara yang menurun, kelembapan rendah, serta sirkulasi udara yang terus berputar di dalam ruangan. Kondisi tersebut dapat mengurangi kesegaran oksigen.Udara dingin dari AC juga cenderung kering, sehingga dapat menarik kelembapan dari tubuh. Akibatnya, seseorang bisa mengalami dehidrasi ringan, ditandai dengan tenggorokan kering, kulit kering, dan rasa tidak nyaman pada mata.
Gangguan Saluran Pernapasan
Dalam jangka panjang, terlalu lama berada di ruangan ber-AC juga berisiko menyebabkan iritasi saluran pernapasan, masalah sinus, hingga infeksi yang lebih sering terjadi. Terutama di ruang tertutup seperti kantor.| Baca juga: Apa Itu PK AC? Ini Cara Hitung dan Rekomendasinya |
Adapun beberapa gejala yang perlu diwaspadai jika terlalu sering berada di ruangan ber-AC antara lain:
- Mudah lelah
- Sakit kepala
- Tenggorokan kering
- Sering flu
- Kenaikan berat badan tanpa sebab jelas
Tips Aman Menggunakan AC
Agar tetap nyaman tanpa mengorbankan kesehatan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi
- Lakukan peregangan atau bergerak setiap 1 jam
- Sempatkan menghirup udara segar di luar ruangan
- Hindari suhu AC yang terlalu dingin
Pada dasarnya, penggunaan AC tidak berbahaya jika digunakan secara bijak. Selalu jaga kesehatan, ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)