FITNESS & HEALTH
Rumah Kelihatan Bersih, namun Ada Jamur Hitam Diam-diam Bikin Drop
Yatin Suleha
Senin 01 Juni 2026 / 16:28
- Jamur hitam yang suka muncul di dinding atau langit-langit lembap itu bukan cuma bikin rumah kelihatan kotor.
- Jangan disepelekan, karena kalau dibiarkan terus, jamur ini bisa merusak struktur bangunan.
- Bagi orang yang sensitif atau memiliki alergi, paparan jamur hitam bisa memicu mata merah.
Jakarta: Jamur hitam yang suka muncul di dinding atau langit-langit lembap itu bukan cuma bikin rumah kelihatan kotor, lho. Jangan disepelekan, karena kalau dibiarkan terus, jamur ini bisa merusak struktur bangunan dan—yang paling bahaya—mengancam kesehatan orang-orang di dalam rumah.
Beberapa bahaya utama jamur hitam di rumah yang perlu diwaspadai yaitu gangguan saluran pernapasan. Jamur berkembang biak dengan melepaskan spora kecil ke udara. Jika terhirup secara terus-menerus, spora ini dapat menyebabkan batuk-batuk dan bersin kronis.
Hidung tersumbat atau berair (mirip gejala flu yang tak kunjung sembuh) atau iritasi tenggorokan dan sinus. Dan parahnya lagi, pemicu serangan asma yang lebih sering dan parah bagi penderitanya.
Selain itu juga ada reaksi alergi dan iritasi di kulit. Bagi orang yang sensitif atau memiliki alergi, paparan jamur hitam bisa memicu mata merah, gatal, dan berair. Muncul ruam, gatal-gatal, atau memperparah kondisi eksem.
Dampak jamur hitam berbahaya. Beberapa jenis jamur hitam memproduksi senyawa beracun yang disebut mycotoxins.
Pada paparan jangka panjang atau volume yang besar, racun ini dapat menyebabkan gejala yang lebih berat, seperti sakit kepala parah dan pusing, kelelahan kronis (chronic fatigue), hingga gangguan konsentrasi atau brain fog.
Dampak ini akan jauh lebih berbahaya jika di rumah terdapat bayi dan anak-anak (sistem imun dan paru-paru mereka masih berkembang), lansia, dan orang dengan penyakit imunodefisiensi (misalnya pasien kanker yang sedang kemoterapi).
Menjawab permasalahan tersebut, Vinilon Group secara resmi mengumumkan, lini produk pipa & fitting PVC unggulannya meraih sertifikasi antifungal (anti jamur) dari lembaga inspeksi global, International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO) Group Indonesia. Sertifikasi ini mencakup produk Pipa PVC Vinilon tipe AW dan D serta Pipa PVC Vinilon tipe VP dan VU.
Capaian ini menegaskan komitmen Vinilon dalam menghadirkan produk perpipaan berkualitas tinggi yang mampu melindungi masyarakat dari ancaman risiko pertumbuhan jamur dan mengedepankan faktor higienitas pada pipa.
Proses sertifikasi dilakukan melalui pengujian ketat oleh IAPMO Group Indonesia, sebagai lembaga global terkemuka yang berfokus pada kesehatan dan keselamatan masyarakat melalui pengembangan kode, standar, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi sistem perpipaan serta mekanik. IAPMO membantu memastikan sistem perpipaan yang aman dan efisien.
“Kami percaya bahwa kualitas bukan hanya tentang kekuatan produk, tetapi juga tentang bagaimana produk tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna dalam jangka panjang."
"Sertifikasi antifungal ini menjadi salah satu langkah nyata Vinilon dalam menjaga standar sistem perpipaan yang lebih sehat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Christian Rudolf, selaku GM Marketing Vinilon Group. Tentunya ini membantu membangun hidup yang lebih bersih, aman, dan berkualitas bagi keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Beberapa bahaya utama jamur hitam di rumah yang perlu diwaspadai yaitu gangguan saluran pernapasan. Jamur berkembang biak dengan melepaskan spora kecil ke udara. Jika terhirup secara terus-menerus, spora ini dapat menyebabkan batuk-batuk dan bersin kronis.
Hidung tersumbat atau berair (mirip gejala flu yang tak kunjung sembuh) atau iritasi tenggorokan dan sinus. Dan parahnya lagi, pemicu serangan asma yang lebih sering dan parah bagi penderitanya.
Selain itu juga ada reaksi alergi dan iritasi di kulit. Bagi orang yang sensitif atau memiliki alergi, paparan jamur hitam bisa memicu mata merah, gatal, dan berair. Muncul ruam, gatal-gatal, atau memperparah kondisi eksem.
Dampak jamur hitam
Dampak jamur hitam berbahaya. Beberapa jenis jamur hitam memproduksi senyawa beracun yang disebut mycotoxins.
Pada paparan jangka panjang atau volume yang besar, racun ini dapat menyebabkan gejala yang lebih berat, seperti sakit kepala parah dan pusing, kelelahan kronis (chronic fatigue), hingga gangguan konsentrasi atau brain fog.
Dampak ini akan jauh lebih berbahaya jika di rumah terdapat bayi dan anak-anak (sistem imun dan paru-paru mereka masih berkembang), lansia, dan orang dengan penyakit imunodefisiensi (misalnya pasien kanker yang sedang kemoterapi).
Menjawab permasalahan tersebut, Vinilon Group secara resmi mengumumkan, lini produk pipa & fitting PVC unggulannya meraih sertifikasi antifungal (anti jamur) dari lembaga inspeksi global, International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO) Group Indonesia. Sertifikasi ini mencakup produk Pipa PVC Vinilon tipe AW dan D serta Pipa PVC Vinilon tipe VP dan VU.
Capaian ini menegaskan komitmen Vinilon dalam menghadirkan produk perpipaan berkualitas tinggi yang mampu melindungi masyarakat dari ancaman risiko pertumbuhan jamur dan mengedepankan faktor higienitas pada pipa.
Proses sertifikasi dilakukan melalui pengujian ketat oleh IAPMO Group Indonesia, sebagai lembaga global terkemuka yang berfokus pada kesehatan dan keselamatan masyarakat melalui pengembangan kode, standar, pengujian, inspeksi, dan sertifikasi sistem perpipaan serta mekanik. IAPMO membantu memastikan sistem perpipaan yang aman dan efisien.
“Kami percaya bahwa kualitas bukan hanya tentang kekuatan produk, tetapi juga tentang bagaimana produk tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna dalam jangka panjang."
"Sertifikasi antifungal ini menjadi salah satu langkah nyata Vinilon dalam menjaga standar sistem perpipaan yang lebih sehat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Christian Rudolf, selaku GM Marketing Vinilon Group. Tentunya ini membantu membangun hidup yang lebih bersih, aman, dan berkualitas bagi keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)