FITNESS & HEALTH

Mengapa Sabun Lebih Baik Daripada Hand Sanitizer untuk Mencuci Tangan?

Raka Lestari
Senin 04 Januari 2021 / 11:00
Jakarta: Sabun dan hand sanitizer memang bisa menjadi pengganti satu sama lain, tetapi keduanya digunakan dalam keadaan yang berbeda.

Meskipun hand sanitizer bisa menjadi pilihan untuk membersihkan tangan ketika sedang bepergian, para ahli kesehatan menyarankan penggunaan sabun cuci tangan merupakan yang paling efektif dalam membunuh kuman. 

Meskipun menggunakan pembersih tangan lebih baik daripada tidak sama sekali, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan pakar kesehatan lainnya mengatakan bahwa sabun dan air adalah cara terbaik untuk mempraktikkan kebersihan tangan yang baik dan melindungi diri sendiri.

Hand sanitizer memang merupakan disinfektan, dan itulah mengapa mereka bisa membunuh kuman. Akan tetapi, hand sanitizer tidak melakukan apa pun untuk menghilangkan kuman secara fisik dari kulit kamu seperti yang bisa dilakukan sabun dan air.

"Sabun adalah detergen, itulah sebabnya sabun ini menjadi berbusa dan berbuih. Detergen bekerja dengan melarutkan air dan minyak, jadi sederhananya adalah sabun dapat menghilangkan mikroba dari tangan kamu seperti ketika sabun membersihkan lemak dari piring makan," kata Alex Berezow, ahli mikrobiologi dan Wakil Presiden Komunikasi Ilmiah di American Council on Science and Health.

CDC mengatakan bahwa mencuci tangan, meski tidak secara langsung dapat membunuh kuman, serta mengurangi jumlah kuman di tangan. 

Sabun dan air lebih efektif daripada pembersih tangan, terutama jika tangan kamu terlihat berminyak atau kotor. Setelah makan, berolahraga, jika tangan kamu kotor dan berminyak, maka hand sanitizer tidak efektif.

CDC merekomendasikan agar kamu membasahi tangan dengan air mengalir, mematikan keran, lalu menggosok tangan dengan sabun setidaknya selama 20 detik. Jika kamu tidak mencuci setidaknya 20 detik, maka tidaka akan efektif membunuh kuman. 

Penggunaan sabun jauh lebih efektif daripada hand sanitizer karena sabun mengandung surfaktan, yaitu zat yang mengangkat minyak dan mikroba dari kulit. 

Perlu diingat bahwa tidak ada perbedaan antara menggunakan sabun biasa dan sabun "antibakteri" karena keduanya terbukti sama efektifnya dalam menghilangkan kuman dan kotoran dari tangan kita. Dan jangan bosan untuk selalu mencuci tangan setelah melakukan berbagai hal dan melakukan protokol kesehatan.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun. 
(TIN)

MOST SEARCH