FITNESS & HEALTH
Penyakit Lyme dan Gejala yang Perlu Diwaspadai
Kumara Anggita
Jumat 04 Juni 2021 / 15:10
Jakarta: Pernahkah kamu mendengar tentang penyakit Lyme? Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Lyme adalah penyakit yang ditularkan ke manusia melalui gigitan kutu berkaki hitam yang terinfeksi.
Kamu perlu hati-hati dengan Lyme. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebar ke persendian, jantung, dan sistem saraf.
Agar bisa segera mendapatkan tindakan yang tepat, hal pertama yang kamu perlu ketahui adalah gejala-gejala yang mungkin muncul. Berikut hal yang perlu kamu ketahui dari Mayo Clinic:
Benjolan kecil berwarna merah, mirip dengan bekas gigitan nyamuk, sering muncul di tempat gigitan kutu. Kejadian normal ini tidak menunjukkan penyakit Lyme. Namun, gejala dapat terjadi dalam waktu satu bulan setelah kamu terinfeksi.
Dari tiga hingga 30 hari setelah gigitan kutu yang terinfeksi, area merah yang meluas mungkin muncul yang terkadang hilang di tengah. Ruam (eritema migrans) berkembang perlahan selama berhari-hari dan dapat menyebar hingga 12 inci (30 sentimeter). Biasanya tidak gatal atau nyeri tetapi mungkin terasa hangat saat disentuh.
Eritema migrans adalah salah satu ciri penyakit Lyme, meskipun tidak semua orang dengan penyakit Lyme mengalaminya. Beberapa orang mengalami ruam ini di lebih dari satu tempat di tubuh mereka.
Gejala lainnya adalah demam, kedinginan, kelelahan, nyeri tubuh, sakit kepala, leher kaku, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Jika tidak diobati, gejala baru infeksi Lyme mungkin muncul dalam beberapa minggu hingga bulan berikutnya. Ini termasuk:
1. Eritema migran
Ruam mungkin muncul di area lain di tubuh.
2. Nyeri sendi
Serangan nyeri sendi yang parah dan pembengkakan sangat mungkin memengaruhi lutut kamu, tetapi rasa sakitnya dapat berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya.
3. Masalah neurologi
Berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah infeksi, kamu mungkin mengalami peradangan pada selaput yang mengelilingi otak (meningitis), kelumpuhan sementara pada satu sisi wajah (Bell's palsy), mati rasa atau kelemahan pada anggota tubuh kamu dan gangguan gerakan otot.
Beberapa minggu setelah infeksi, beberapa orang mengalami masalah jantung, seperti detak jantung yang tidak teratur, peradangan mata, peradangan hati (hepatitis), dan kelelahan parah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Kamu perlu hati-hati dengan Lyme. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebar ke persendian, jantung, dan sistem saraf.
Agar bisa segera mendapatkan tindakan yang tepat, hal pertama yang kamu perlu ketahui adalah gejala-gejala yang mungkin muncul. Berikut hal yang perlu kamu ketahui dari Mayo Clinic:
Gejala awal
Benjolan kecil berwarna merah, mirip dengan bekas gigitan nyamuk, sering muncul di tempat gigitan kutu. Kejadian normal ini tidak menunjukkan penyakit Lyme. Namun, gejala dapat terjadi dalam waktu satu bulan setelah kamu terinfeksi.
Ruam
Dari tiga hingga 30 hari setelah gigitan kutu yang terinfeksi, area merah yang meluas mungkin muncul yang terkadang hilang di tengah. Ruam (eritema migrans) berkembang perlahan selama berhari-hari dan dapat menyebar hingga 12 inci (30 sentimeter). Biasanya tidak gatal atau nyeri tetapi mungkin terasa hangat saat disentuh.
Eritema migrans adalah salah satu ciri penyakit Lyme, meskipun tidak semua orang dengan penyakit Lyme mengalaminya. Beberapa orang mengalami ruam ini di lebih dari satu tempat di tubuh mereka.
Gejala lainnya adalah demam, kedinginan, kelelahan, nyeri tubuh, sakit kepala, leher kaku, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Gejala lanjutan
Jika tidak diobati, gejala baru infeksi Lyme mungkin muncul dalam beberapa minggu hingga bulan berikutnya. Ini termasuk:
1. Eritema migran
Ruam mungkin muncul di area lain di tubuh.
2. Nyeri sendi
Serangan nyeri sendi yang parah dan pembengkakan sangat mungkin memengaruhi lutut kamu, tetapi rasa sakitnya dapat berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya.
3. Masalah neurologi
Berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah infeksi, kamu mungkin mengalami peradangan pada selaput yang mengelilingi otak (meningitis), kelumpuhan sementara pada satu sisi wajah (Bell's palsy), mati rasa atau kelemahan pada anggota tubuh kamu dan gangguan gerakan otot.
Gejala yang tidak umum terjadi
Beberapa minggu setelah infeksi, beberapa orang mengalami masalah jantung, seperti detak jantung yang tidak teratur, peradangan mata, peradangan hati (hepatitis), dan kelelahan parah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)