FITNESS & HEALTH

Penggunaan Vaksin di Bawah 12 Tahun Diizinkan, Ini Rencana BPOM Selanjutnya

Raka Lestari
Selasa 02 November 2021 / 14:29
Jakarta: Saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia sudah memberikan izin terkait penggunaan vaksin covid-19 untuk anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun. Hal ini dilakukan mengingat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah mulai dilakukan di berbagai sekolah di Indonesia.

"Telah diterbitkannya izin penggunaan vaksin covid-19 dari vaksin Sinovac, Coronavac, dan vaksin covid-19 dari Bio Farma untuk anak usia 6-11 tahun. Menyusul pada penggunaan izin sebelumnya, yaitu 12-17 tahun,” kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam konferensi pers, Senin, 1 November 2021.

Dari ketiga vaksin tersebut, Sinovac menjadi lebih luas jangkauannya. Mengingat sekarang penggunaan vaksin dari Tiongkok itu bisa digunakan untuk anak usia 6-17 tahun dan tentunya dewasa.

"Saya kira ini suatu berita yang menggembirakan karena saya yakin sekali bahwa vaksinasi anak menjadi suatu yang urgent sekarang. Apalagi sekarang PTM sudah dimulai,” jelas Penny.

Selanjutnya, BPOM bakal mempelajari tentang penggunaan vaksinasi covid-19 untuk anak di bawah usia enam tahun. Yang menurutnya, masih perlu tahapan penelitian lebih lanjut.

“Segmen usia anak-anak menjadi segmen usia yang penting, maka 6-17 tahun sudah bisa dilakukan vaksin. Di bawah dari umur 6 tahun masih terus kita upayakan data-data yang lebih lengkap lagi. Karena tentunya untuk anak usia dini membutuhkan kehati-hatian yang lebih,” tutur Penny.

Meskipun demikian, Penny menjelaskan bahwa kewaspadaan tetap harus dilakukan. Saat ini tren kasus covid-19 di Indonesia terus menurun.

"Namun di belahan dunia lain angka positivity rate nya juga meningkat sehingga masih menjadi kewaspadaan kita semua pandemi belum berakhir,” tutupnya.
(FIR)

MOST SEARCH